16 Tips Mencegah Hipertensi dengan Cara Sangat Mudah

Advertisement

BAGAIMANA mencegah hipertensi? Ya, kata pepatah “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Sebab, mencegah terjadinya hipertensi adalah lebih murah daripada mengobatinya. Juga lebih mudah, kecil risikonya, dan diri Anda akan selalu sehat. Yang lebih penting, sehat itu nyaman dan menyenangkan.

Ya, saya bisa mengatakan seperti itu bukan sekadar teori. Sebab, saya telah mengalami sendiri. Sudah 26 tahun saya menyandang penyakit darah tinggi. Jatuh bangun dengan sakit hipertensi telah saya lalui dengan penuh dinamika. Kesimpulannya, mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Biarpun harus jatuh bangun menghadapi hipertensi, saya tidak pernah putus asa. Saya terus berusaha, dengan kemampuan saya sendiri. Pada awalnya saya rajin periksa dokter. Tetapi, kian lama saya makin memahami perilaku penyakit darah tinggi.

Akhirnya, sepanjang saya masih bisa usaha, mengobati atau menurunkan hipertensi saya lakukan sendiri. Baik yang menyangkut upaya mencegah hipertensi ataupun mengobati hipertensi.

Daftar 16 Tips untuk Mencegah Hipertensi

piza hati-hati mengonsumsi piza, bisa menjadi penyebab hipertensi (sumber:troppa.nl.com)

Jika mampu, mencegah hipertensi lebih baik daripada mengobati hipertensi. Tetapi, jika hipertensi sudah terjadi, misalnya tensi darah Anda telah mencapai 175/100 mmHg, tentu yang harus Anda lakukan secepatnya adalah mengobati atau minum obat hipertensi.

Tujuan mengobati adalah menurunkan tensi darah tinggi hingga mencapai tensi darah normal. Tensi darah normal adalah kurang 120/80 mmHg. Di atas 120/80 hingga 140/90 adalah prahipertensi. Di atas 140/90 adalah hipertensi tahap I dan tahap II.

Mencegah hipertensi berarti melakukan tindakan sebelum terjadinya penyakit hipertensi. Atau, mencegah supaya penyakit hipertensi tidak makin tinggi hingga melampaui daya tahan Anda. Jika itu terjadi, risikonya bisa terkena stroke atau sakit jantung.

Apakah yang harus Anda lakukan sebagai upaya pencegahan hipertensi? Berikut ini ada 16 tips cara mencegah atau menurunkan hipertensi. Ke-16 tips tersebut adalah:

1. Cek hipertensi. Ya, Anda harus cek dulu berapa kadar darah tinggi Anda. Setidaknya, cek tensi mulai usia 40 tahun. Walaupun, ada juga orang terkena darah tinggi sejak usia 20 tahun. Tetapi, ini jarang terjadi.

2. Cek darah tinggi pertama dengan periksa dokter. Biasanya, dokter tahu apakah Anda punya potensi darah tinggi. Waktu usia 40 tahun, saya periksa dokter dan dokter menyatakan bahwa saya punya potensi terkena penyakit darah tiggi. Saya diminta hati-hati.

3. Ikuti Petunjuk Dokter. Jika Anda dinyatakan punya potensi terkena penyakit hipertensi, tanya dokter apa pencegahannya dan bagaimana cara mencegahnya. Apa yang harus Anda lakukan. Walau petunjuknya klasik, seperti jangan mengonsumisi banyak garam, olahraga, istirahat cukup, dsb. Anda tetap harus menjalankan petunjuk itu jika ingin terhindar dari penyakit hipertensi.

4. Makanan penyebab hipertensi. Hindari konsumsi berlebih atas makanan larangan atau makanan penyebab hipertensi. Misalnya, hindari makanan terlalu asin (tinggi garam), batasi aneka gorengan, batasi makan daging kambing, minum kopi, pizza, makanan kaleng, gula, dsb.

Kalau perlu, catat semua penyebab hipertensi atau darah tinggi dan tempelkan catatan itu di meja makan atau di mana saja Anda bisa membacanya. Tujuannya supaya Anda tidak mengonsumsi makanan penyebab hipertensi. Sakitnya lebih berat daripada rasa makanan itu.

5. Perbanyak makan buah, khususnya buah yang punya khasiat besar untuk menurunkan dan mencegah darah tinggi. Selengkapnya Baca 9 Buah Penurun Darah Tinggi.

6. Perbanyak minum air putih. Air putih juga bisa dijadikan sebagai cara menurunkan hipertensi. Setidaknya dalam sehari minum air putih 2,5 liter. Ini akan membuat diri Anda sehat.

7. Lakukan rutin olahraga, senam, jogging, bersepeda, dsb. Anda bisa melakukan sendiri atau bersama-sama. Lakukan minimal 4 kali dalam seminggu dan tiap kali berolahraga selama 30 menit.

8. Lakukan diet bagi Anda yang tubuhnya gemuk. Tubuh gemuk punya risiko terkena sakit jantung dan hipertensi. Selain itu, juga lakukan diet hipertensi sehingga Anda bisa menghindarkan diri dari penyebab hipertensi.

9. Hindari merokok dan mengonsumsi alkohol. Jika Anda sekarang suka merokok, coba hentikan kebiasaan tidak sehat itu. Sementara, Anda yang tidak merokok juga harus menghindari berdekatan dengan orang yang sedang merokok. Mengapa?

Anda akan ikut menghirup asap dari orang merokok. Pengaruh buruknya sangat besar untuk kesehatan Anda.

10. Istirahat cukup. Setidaknya Anda beristirahat selama 8 jam perhari. Tidur termasuk istirahat. Jadi, sesibuk apa pun, Anda harus istirahat cukup. Daya tahan Anda terbatas. Jangan paksa untuk terus bekerja dan kemudian sakit.

11. Infomasi darah tinggi. Perbanyak informasi mengenai pencegahan hipertensi dan seluk-beluknya. Baik melalui internet, baca buku, bertukar pengalaman dengan penderita darah tinggi lain, dsb.

12. Hindari stres. Latih diri Anda untuk tidak mudah stres. Biarpun Anda mengahadapi banyak masalah. Tetapi, semua harus Anda hadapi dengan tenang dan proporsional biar tidak stres.

Hindari stres dengan melakukan hobi, main game, berkebun, rekreasi, dsb. Tetapi, jangan menghindari stres dengan merokok, minum minuman keras, apalagi mengonsumsi narkoba. Itu justru akan menjerumuskan Anda ke lubang bahaya yang lebih berat.

13. Segera turunkan tensi. Jika tensi darah Anda naik, segera turunkan hingga kembali ke normal. Jangan biarkan berlama-lama dalam posisi tensi darah tinggi. Ini akan mempersulit upaya penurunan darah tinggi di masa depan.

Cara menurunkan hipertensi bisa dengan minum obat farmasi, obat herbal hipertensi, atau obat hipertensi alami yang bisa Anda buat sendiri dari tanaman obat.

14. Lakukan cek tensi secara periodik. Terserah waktunya. Sebulan sekali, dua bulan sekal, atau lebih. Itu tergantung pada daya tahan tubuh Anda dan berapa lama hipertensi Anda sering kambuh. Tindakan awal untuk menurunkan tensi darah tinggi bisa dengan minum obat. Ya, obat farmasi atau obat herbal.

15. Hindari minum kopi. Walaupun, beberapa pihak menyatakan minuman kopi bukan penyebab darah tinggi, tetapi jika minuman kopi membuat darah tinggi Anda naik, hindari saja. Jika toh Anda peminum kopi, jangan menjadi pencandu. Kadar kafeinnya pun jangan terlalu tinggi.

16. Banyak berdoa untuk kesehatan. Ya, ini juga sangat penting karena Tuhanlah pemberi kesehatan yang sebenarnya. Selain itu, berdoa bisa menjadi pendorong semangat bagi Anda untuk membuat diri sehat.

bersepedabersepeda bersama keluarag, mencegah penyakit hipertensi (sumber:combiphar.com)

Disiplin untuk Mencegah Hipertensi

Yang perlu mendapat perhatian besar dalam pencegahan hipertensi adalah disiplin menghindari makanan penyebab hipertensi dan disiplin berolahraga.

Dua hal ini harus Anda lakukan secara terus-menerus (kontinyu). Anda tidak boleh surut dan kemudian melanggar poin itu.

Anda harus rela berkorban dengan menghindari makanan kesenangan atau favorit jika memang itu menyebabkan tensi darah Anda naik. Jangan anggap remeh hipertensi dengan semboyan “Ah, tidak apa-apa makan ini. Paling tensi naik sedikit”.

Banyak orang akhirnya terkena stroke atau sakit jantung akibat kurang serius mengobati sakit hipertensinya. Banyak orang terjebak dengan penyakit hipertensi yang tak bergejala.

Demikian juga dengan olahraga, khususnya bagi Anda yang tidak hobi berolahraga. Banyak dari mereka yang akhirnya membiarkan penyakit hipertensi menggerogoti kesehatannya.

Padahal, olahraga, senam, jogging, jalan kaki, bersepeda, dsb. bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Senam di halam rumah, di jalan depan rumah, pada pagi hari, siang hari, sore hari, dsb.

Yang terpenting adalah semangat untuk siap melakukan apa saja demi kesehatan diri Anda. Kesehatan adalah anugerah Tuhan yang tertinggi dan harus kita pelihara.

Jangan sepelekan pencegahan hipertensi. Anda harus berusaha sungguh-sungguh untuk tidak terkena penyakit darah tinggi atau bisa sembuh dari gangguan darah tinggi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk menurunkan sakit darah tinggi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat, bagi ke teman-teman Anda biar mereka juga dapat manfaatnya. Bisa selalu sehat.

Advertisement