Kenali 6 Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya

Advertisement

MENGENALI gejala penyakit jantung dan pencegahannya sangat penting bagi siapa pun. Tidak terkecuali Anda. Mengapa? Dengan mengenali gejala penyakit jantung secara dini, Anda bisa terhindar dari penyakit mematikan itu.

Saya punya adik ipar. Sudah berbulan-bulan ia merasakan sakit di punggung, tengkuk, dsb. Ia hanya mengundang tukang pijat untuk menyembuhkan sakitnya itu. Tetapi, sakitnya itu tidak kunjung sembuh.

Ya, setelah dipijat atau minum jamu, sakitnya hilang. Tetapi, tidak berapa lama rasa sakit kembali muncul. Ia mengira itu hanya sakit biasa. Ternyata, apa yang terjadi?

Ketika penyakitnya kian lama kian dirasakan bertambah sakit, ia datang ke puskesmas untuk periksa dokter. Setelah diperiksa, dokter meminta ia cek ke laboratorium.

Ternyata, adik ipar saya menderita kolesterol tinggi (285 mg/dL) dan dicurigai telah berdampak pada jantungnya. Jantungnya mulai “terganggu” akibat kolesterol tinggi yang tidak diobati.

Ia pun akhirnya harus opname di rumah sakit untuk pengobatan sakit kolesterol dan sakit jantung yang dideritanya.

Miliki Buku Catatan Soal Tensi, Kolesterol, Jantung dan Pencegahannya

obat penyakit jantungnyeri di tengkuk, gejala sakit jantung (sumber: tren.co.id)

Ya, Anda sebaiknya selalu mewaspadai segala sesuatu yang terjadi berkaitan dengan kesehatan diri Anda. Apalagi, jika Anda telah berusia 40 tahun lebih. Anda sebaiknya mulai punya data akurat tentang kesehatan diri Anda.

Seperti di puskesmas, klinik atau rumah sakit, Anda perlu membuat buku khusus tentang catatan perkembangan kesehatan. Saat Anda sakit, berobat, dan bagaimana hasilnya, semua harus Anda catat di suatu buku khusus.

Dengan buku khusus kesehatan seperti itu, Anda bisa memantau kesehatan Anda dengan baik dan melakukan pencegahan jika diketahui ada hal-hal yang mencurigakan.

Ya, Anda harus cek darah tinggi, kolesterol, jantung, asam urat, gula darah, dsb. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana kesehatan Anda. Apakah Anda benar-benar sehat atau punya penyakit tertentu tetapi belum muncul.

Saat usia 40 tahun, dokter langganan mengingatkan bahwa saya punya potensi sakit darah tinggi. Saya perlu hati-hati, dan jangan mengonsumsi makanan pemicu darah tinggi.

Betul juga apa kata dokter langganan saya. Satu tahun kemudian, saya mulai merasakan gejala hipertensi atau darah tinggi yang muncul dengan gejala sakit kepala. Saya pun mulai rajin memeriksakan darah tinggi.

Namun demikian, saya tetap harus “jatuh bangun” karena penyakit hipertensi. Karena kekurangtahuan saya, terkadang saya mengonsumsi makanan yang mengandung zat-zat pemicu darah tinggi seperti makanan kaya sodium.

Apalagi, saya kurang olahraga dan terkadang stres karena pekerjaan di kantor. Mudah sekali dihinggapi oleh penyakit tekanan darah tinggi.

Ya, hampir semua peristiwa darah tinggi naik terjadi setelah saya mengonsumsi makanan “larangan” di luar rumah. Misalnya, di restoran, rumah makan, tempat pesta atau saat bertamu.

Makanan yang disajikan umumnya cenderung kaya sodium dan zat lain yang mampu memicu darah tinggi saya.

Hanya satu kali tensi naik akibat makanan di rumah. Yakni, saat istri saya menjamu tamu dengan lontong opor ayam. Santannya yang sangat kental membuat tensi saya naik.

Dengan mengenali gejala jantung dan pencegahannya sejak dini, Anda bisa menghindarkan diri dari terkena sakit jantung. Jadi, sekali lagi, Anda perlu mengetahui gejala penyakit sakit jantung, khususnya Anda yang menderita hipertensi, kolesterol, diabetes, dsb.

Beberapa teman yang akhirnya operasi jantung atau pasang ring karena tidak mengenali gejalanya. Tahu-tahu, sakit jantung sudah agak berat dan harus operasi. Mereka tak mengenali gejalanya sehingga tidak berbuat apa-apa, kecuali setelah sakitnya agak berat.

sesak nafas

sesak nafas…. (foto:ahlipenyakitjantung.web.id)

Salah satu pencegahan yang sangat penting adalah menghindari tekanan darah naik melebihi angka normal, yaitu 140/90. Anda perlu mengonsumsi obat farmasi atau obat herbal. Mengonsumsi makanan penurun darah tinggi dan menghindari makanan pemicu darah tinggi.

Tambah satu lagi, jangan stres dan suka merokok atau minum minuman keras. Ya, semua ini harus Anda lakukan untuk menghindari terjadinya penyakit jantung.

6 Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya

Berikut ini adalah 6 gejala penyakit jantung yang harus Anda kenali dan waspadai. Dengan mengetahui gejalanya, Anda bisa melakukan pencegahan sehingga tidak berkembang menjadi penyakit yang serius, termasuk katup jantung bocor.

Sakit jantung serius menjadi ancaman terbesar di Indonesia sejak beberapa tahun belakangan ini.

1. Nyeri di Dada dan Tengkuk

Jika Anda mendapati rasa nyeri di dada, tengkuk atau leher, coba perhatikan. Jika terjadi beberapa kali, Anda sebaiknya periksa dokter dan minta untuk cek jantung Anda.

Jika ternyata jantung Anda sehat, ya alhamdulillah. Yang penting Anda tahu tentang kondisi jantung Anda, bukan hanya kira-kira.

Jika ternyata tidak sehat, Anda bisa segera mendapatkan pengobatan. Anda pun bisa berusaha menyelamatkan jantung Anda sebelum penyakitnya meluas dan bertambah berat. Anda juga bisa melakukan pengobatan dengan obat herbal.

Ya, Anda yang menderita sakit jantung dan kolesterol perlu mengenali gejala jantung sehingga bisa melakukan pencegahan dini.

2. Sesak Nafas

Sesak nafas adalah gejala sakit jantung yang sering terjadi pada penderita sakit jantung. Hal ini diakibatkan oleh masuknya cairan ke dalam rongga udara yang ada di paru-paru.

Sesak nafas merupakan suatu gejala yang sering ditemukan pada seseorang yang menderita gagal jantung. Hal ini disebabkan oleh adanya suatu cairan yang masuk ke dalam rongga udara yang terdapat pada organ paru-paru.

obat sakit jantungobat herbal sakit jantung, baik dan halal (sumber:bhinneka.com)

3. Mudah Merasa Lelah

Anda pernah merasa mudah kelelahan? Coba periksakan ke dokter. Apakah itu akibat gejala penyakit jantung atau akibat faktor lain.

Banyak orang salah perkiraan. Diduga itu hanya penyakit ringan atau akibat usia makin tua atau akibat kelelahan. Ternyata, setelah diperiksa dokter, itu adalah gejala sakit jantung.

4. Sakit Kepala

Saat darah tidak bisa mengalir lancar karena berbagai gangguan, salah satu organ yang langsung terkena efeknya adalah otak. Gejalanya muncul sakit kepala yang tiba-tiba.

5. Keringat Dingin

Jika Anda tiba-tiba merasakan keringat dingin di telapak tangan, bisa jadi itu tanda adanya kelainan pada jantung. Ini terjadi akibat sirkulasi darah kurang lancar seperti terhambat oleh plak-plak pada dinding arteri.

 6. Jantung Tiba-tiba Berdebar-debar Kencang

Jika Anda mendapati beberapa gejala penyakit jantung seperti disebutkan di atas, Anda sebaiknya segera periksa ke dokter. Dengan pemeriksaan dokter, Anda bisa segera mendapatkan terapi untuk penyembuhannya. Anda bisa terbebas dari penyakit jantung yang lebih berat dan mengancam kehidupan Anda.

Dengan mengetahui beberapa gejala penyakit jantung seperti disebutkan di atas, Anda bisa mengambil tindakan pencegahan dini jika Anda merasakan adanya gejala-gejala itu. Baik untuk diri Anda sendiri, keluarga, tetangga, teman atau lainnya.

Banyak metode pencegahan terhadap kemungkinan sakit jantung yang bisa Anda lakukan. Baik pencegahan preventif maupun kuratif. Yang terpenting adalah Anda selalu mewaspadai gejala penyakit jantung sejak dini sehingga bisa segera mengambil tindakan pencegahannya.

Demikian artikel tentang Kenali 6 Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya.  Dengan artikel ini, sehatfisik.com berharap Anda tetap sehat dan terhindar dari risiko sakit jantung.

Advertisement