Cara Sukses Mengatasi dan Menurunkan Darah Tinggi di Usia Muda

Diposting pada

PENYAKIT darah tinggi (hipertensi) tidak hanya menimpa orang dewasa atau tua. Anak muda juga bisa kena. Pertanyaannya, bagaimana cara mengatasi darah tinggi di usia muda?

Dalam rubrik kesehatan, seorang anak muda usia 20 tahun menyatakan bahwa tensi darahnya mencapai 170/120 mmHg. “Apakah itu bahaya, dok? Bagaimana cara mengatasinya?”, tanyanya.

Oleh karena itu, anak muda sekarang juga perlu mulai memperhatikan kesehatan diri. Ya, tidak hanya menyangkut darah tinggi, tetapi juga penyakit lain. Termasuk penyakit jantung, hepatitis,  kolesterol tinggi, diabetes, kegemukan (obesitas), dsb.

Apalagi dengan kemajuan sekarang, banyak anak mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Suka makan fast food, junk food, dsb. Makanan yang mudah menimbulkan penyakit, terutama jika apa yang dimakannya tanpa mempertimbangkan faktor kesehatan.

Makanan yang sehat saja, jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus juga bisa menjadi makanan yang tidak menyehatkan. Cara terbaik adalah selalu mempertimbangkan makanan yang ingin dikonsumsinya. Baik Anda sudah terkena penyakit atau belum.

Bagi yang belum kena suatu penyakit, ya jaga-jaga supaya tidak terkena penyakit. Misalnya, setelah usia 20 tahun, coba cek tensi darah Anda. Berapa tensinya?

Jika melebihi angka tensi darah normal, ya Anda harus periksa dokter, minum obat dan menghindari makanan penyebab darah tinggi. Ya, baca 9 tips yang bisa Anda lakukan untuk membuat tekanan darah Anda selalu normal.

8 Cara Mengatasi Darah Tinggi di Usia Muda yang Perlu Kamu Perhatikan

Berapa tensi darah Anda? Tensi darah normal adalah 120/80 mmHg. Jika lebih dari angka itu, maka tensi digolongkan pra-hipertensi, yakni 120/81 – 139/90. Mulai 140/90 mmHg ke atas digolongkan darah tinggi. Ada hipertensi 1 dan hipertensi 2.

Tetapi, ada yang menyatakan hitungannya lebih sulit sehingga hanya dokter yang bisa memastikan seorang remaja menderita darah tinggi atau tidak. Pengukuran tensi pun tidak bisa dilakukan hanya sekali, tetapi perlu diulang untuk memastikan akurasinya.

(video dari Tiara Lestari)

Oleh karena itu, remaja sebaiknya selalu menghindari makanan yang bisa menyebabkan darah tinggi dan sering melakukan olahraga. Setudajbya ada 33 makanan penyebab darah tinggi yang harus jauhi.

Ini dimaksudkan supaya tubuh remaja selalu sehat sehingga tidak mudah dihinggapi penyakit darah tinggi.

Jadi, Anda yang remaja hendaknya selalu menjalani pola hidup sehat. Jangan berpedoman mumpung masih muda dan tidak perlu harus memperhatikan pola makan. Ini cara berpikir yang keliru.

Buktinya, ya banyak anak muda yang menderita sakit akibat pola hidup dan pola makan yang tidak memperhatikan kesehatan. Bahkan, ada juga yang akhirnya meninggal dunia akibat cara hidup yang tidak sehat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh remaja supaya tetap sehat dan tidak mudah dihinggapi penyakit darah tinggi adalah:

  1. Menjalani pola makan/pola hidup sehat (misalnya tidak makan dengan kadar garam yang tinggi, termasuk makanan dalam kaleng. Demikian pula makanan tinggi gula, juga harus dibatasi. Minum alkohol dan merokok juga harus dihindari.
  2. Rajin berolahraga, setidaknya 3 hari per minggu.
  3. Menghindari kegemukan. Jika berat badan Anda melebihi ukuran ideal, ya usahakan bisa diturunkan dengan membatasi makanan dan minum yang membuat Anda tambah gemuk. Jangan suka ngemil, apalagi ngemil yang manis-manis dan ngemil aneka gorengan.
  4. Hindari makanan dengan lemak tinggi.
  5. Hindari stres
  6. Usahakan selalu tidur dengan teratur. Usahakan tiap hari tidur 7 – 8 jam.
  7. Jika Anda punya penyakit tertentu seperti sakit ginjal, kelenjar gondok, dll, ya usahakan disembuhkan.
  8. Jika orang tua punya penyakit darah tinggi, ya hati-hati. Lakukan pola hidup dan pola makan sehat biar terhindar dari darah tinggi.

Ya, itulah hal-hal penting yang harus Anda lakukan untuk menghindari atau menurunkan darah tinggi Anda. Cek tensi darah bisa dilakukan 5 tahun sekali sehingga Anda bisa mengetahui persis kesehatan diri Anda.

Kunci Sukses Cara Mengatasi Darah Tinggi pada Pengaturan Pola Makan

Selain menghindari pola hidup dan makan yang tidak sehat seperti dijelaskan di atas, Anda sebaiknya sering mengonsumsi makanan yang bisa menurunkan darah tinggi. Ini juga cara mengatasi darah tinggi di usia muda yang sangat baik.

Sangat banyak makanan yang mampu membantu Anda untuk mencegah tensi naik menjadi tinggi. Baik berupa sayuran maupun buah.

Pilih buah yang Anda sukai. Atau buah berharga murah sehingga tidak akan menguras isi kantung Anda, tetapi Anda bisa selalu sehat.

Mengatur pola makan yang sehat menjadi kunci sukses Anda untuk hidup sehat dan bebas dari hipertensi. Ini pengalaman saya 27 tahun punya penyakit darah tinggi.

Kunci sukses bukan konsumsi obat, tetapi mengatur pola makan yang bisa menghindarkan Anda dari tekanan darah yang cenderung suka naik. Cara menurunkan darah tinggi di usia muda dengan mengatur pola makan juga nyaman.

Sebab, cara ini tidak menimbulkan efek samping yang merugikan kesehatan Anda. Oleh karena itu, usahakan betul selalu mengonsumsi makanan sehat dan buah supaya Anda tidak kena darah tinggi.

Usia muda harus menyiapkan diri untuk selalu hidup sehat. Baik untuk lelaki ataupun wanita. Untuk wanita, darah tinggi suka terjadi pada saat wanita haid (menstruasi), hamil atau manula.

Banyak orang tidak memperhatikan makanan yang dikonsumasi, akhirnya kena darah tinggi.

Sungguh, darah tinggi bukan penyakit ringan. Banyak orang salah memperlakukan sakit darah tinggi. Mereka menganggap sepele karena penyakit darah tinggi tidak berat.

Tetapi, efeknya Anda bisa kena stroke. Aduhh, kalau sudah kena stroke, dunia seolah sudah kiamat. Penyembuhannya sangat lama dan cenderung sulit. Anda akan mengalami cacat seumur hidup. Anda harus selalu di atas kursi roda atau di atas tempat tidur.

Makan, minum, berpakaian, dan melakukan aktivitas lain harus dibantu orang lain. Semua anggota keluarga ikut repot.

Tetangga saya yang menderita stroke, Bapak Joko Waluyo, berpesan kepada anak-anaknya supaya tidak ada yang sampai kena stroke. Sangat repot dan selalu merepotkan atau membebani orang lain.

Tiga Kelompok Remaja Rentan Kena Sakit Darah Tinggi

Dari uraian di atas bisa disimpulkan bahwa ada tiga kelompok remaja yang rentan kena darah tinggi. Mereka perlu melakukan cara mengatasi darah tinggi di usia muda. Siapa saja para remaja itu?

penyakit kegemukan

mengalami kegemukan (foto:merdeka.com)

  1. Mereka yang Orang Tuanya Punya Darah Tinggi

Remaja yang punya orang tua menderita darah tinggi punya risiko lebih besar kena sakit darah tinggi. Oleh karena itu, jika Anda punya orang tua atau nenek yang punya darah tinggi, hendaknya lebih hati-hati.

Anda harus selalu menjalankan pola hidup dan pola makan sehat. Cara ini akan menghindarkan Anda dari sakit darah tinggi. Anda tidak akan mudah kena darah tinggi.

  1. Punya Badan Gemuk

Remaja yang bertubuh gemuk (obesitas) punya risiko bisa terkena darah tinggi. Maka, sebaiknya Anda selalu berusaha menurunkan berat badan Anda biar tidak gemuk. Jika Anda punya potensi mudah gemuk, coba atur makan Anda.

Setidaknya ada 13 cara untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Anda bisa memilih cara menurunkan kegemukan yang bisa Anda praktekkan.

Misalnya, makan dengan porsi kecil. Lebih baik makan 6 kali sehari dengan porsi kecil dibandingkan makan 3 kali sehari dengan porsi besar. Kurangi kebiasaan gemil.

Saat menonton TV jangan sambil ngemil. Nanti, makanan kecil satu toples bisa habis hanya dalam satu jam. Pilih saja buah yang tidak membuat kamu gemuk.

  1. Punya Pola Makan yang Tidak Sehat

Selalu pilih makanan yang tidak membuat Anda gemuk. Sebaliknya, pilih makanan yang membuat Anda mudah kenyang dan kenyang untuk waktu lama. Dengan cara ini, Anda tidak sebentar-sebentar ing makan. Apalagi makan di malam hari. Woww.. tubuh Anda cepat gemuk.

15 Makanan dan Buah Penurun Darah Tinggi yang Harus Kamu Konsumsi

Berikut ini 15 makanan dan buah yang bisa Anda konsumsi supaya Anda, para remaja, terhindar dari sakit darah tinggi. Ini bukan makanan modern, tetapi jika Anda mengonsumsinya dengan teratur, Anda akan selalu sehat.

Jika Anda bisa melaksanakan cara mengatasi darah tinggi di usia muda seperti dijelaskan di atas, Anda akan terhindar dari sakit darah tinggi (hipertensi), stroke, sakit jantung, dsb.

Pilih makanan dan buah yang ingin Anda konsumsi. Atau Anda lakukan kombinasi atau berganti-ganti buah dan makanan biar selalu mengundang selera sekaligus bisa sehar.

Makanan dan buah yang bisa membantu menurunkan darah tinggi atau menghindarkan Anda dari sakit darah tinggi adalah:

  1. Buncis
  2. Sayur Bayam
  3. Seledri
  4. Bawang Putih
  5. Tomat
  6. Kentang
  7. Kedelai
  8. Buah Pisang
  9. Alpukat
  10. Jeruk
  11. Kiwi
  12. Melon
  13. Blewah
  14. Coklat pekat
  15. Yoghurt

Demikian artikel mengenai Cara Mengatasi Darah Tinggi di Usia Muda. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *