Connect with us

Herbal

10 Cara Mudah Mengecilkan Paha dan Betis Tanpa Olahraga

Published

on

KAMU punya paha dan betis besar? Tidak usah minder. Sebaiknya kamu cuek saja dengan omongan orang atau teman. Yang penting, mulai sekarang kamu harus bertekad untuk mengecilkan paha dan betis tanpa olahraga.

Ya, cara terbaik memang mengecilkan paha dan betis dengan olahraga. Tetapi, jika kamu tidak bisa olahraga atau tidak ingin berolahraga, ya tidak apa. Kamu tetap bisa mengecilkan paha dan betis tanpa olahraga.

Caranya? Ya, banyak cara bisa Anda lakukan. Misalnya, pilih makanan dan minuman yang tidak menyebabkan paha dan betis Anda bertambah besar. Sebaliknya, konsumsi makanan dan minuman yang bisa membuat paha dan betis Anda menjadi ramping tetapi berisi.

Atau dengan operasi pemotongan saraf betis. Dengan cara ini, otot betis kian lama menjadi layu dan betis menyusut menjadi lebih kecil.

Tetapi, yang ingin disampaikan di sini adalah cara mengecilkan paha dan betis dengan mengonsumsi makanan tertentu. Yakni, makanan rendah lemak yang bisa membuat paha dan betis Anda menjadi ramping dan berisi.

Jadi, ini adalah cara mengecilkan paha dan betis tanpa olahraga. Tetapi, jika Anda ingin tetap menjalankan olahraga, meskipun olahraga ringan, itu akan lebih baik. Setidaknya ada 6 olahraga ringan tetapi mampu mengecilkan paha dan betis.

Olahraga, termasuk senam, tidak hanya akan membuat paha dan betis Anda menjadi lebih kecil atau proporsional. Tetapi, olahraga akan membuat Anda sehat untuk seluruh tubuh.

Cara Mengecilkan Paha dan Betis Tanpa Olahraga, Pilih Cara yang Mudah

cara mengecilkan paha dan betis tanpa olahraga

sumber:parkwonjin.blogspot.com

Apa saja yang harus Anda lakukan untuk mengecilkan paha dan betis tanpa olahraga? Ya, setidaknya ada 10 cara yang bisa Anda lakukan dengan mudah tetapi mampu mengecilkan paha dan betis.  Berikut ini rincian tentang 10 cara mengecilkan paha dan betis tanpa olahraga.

1. Makan dengan Porsi Kecil, 4 – 5 Kali Sehari

Umumnya masyarakat kita makan tiga kali sehari. Anda sebaiknya makan 4 – 5 kali sehari, tetapi dengan porsi kecil. Artinya, porsi makan jangan seperti biasanya. Tetapi, kurangi. Misalnya, kurangi sepertiga.

Takut lapar? Tak perlu takut lapar. Toh, Anda bisa makan sampai 5 kali sehari. Bisanya hanya 3 kali. Nanti kalau sudah terbiasa makan dengan prosi kecil, Anda akan merasa nyaman dengan pola makan yang baru.

Yang penting, Anda mampu mengecilkan paha dan betis. Selain akan terlihat lebih menarik dan cantik, Anda juga lebih sehat.

2. Hindari Makanan Cepat Saji

Banyak mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula bisa menyebabkan kegemukan, termasuk paha dan betis. Oleh karena itu, Anda harus menghindari makanan minuman yang mengandung gula tinggi. Makanan minuman yang manis-manis atau sangat manis bisa menyebabkan kegemukan.

Misalnya, kue kering, es krim, permen, dan semua makanan minuman yang mengandung banyak gula. Minuman es yang sangat manis dan sirup juga harus Anda hindari.

Makanan cepat saji (fast food) juga harus Anda hindari jika Anda ingin paha dan betis atau anggota tubuh lainnya bisa langsing. Makanan cepat saji, misalnya, kentang goreng, hot dog, donat, bacon, keripik kentang, es krim, stick keju, burger, nugget, dan pizza.

Ya, Anda boleh makan tetapi jangan terlalu sering dan jangan terlalu banyak. Jika Anda ingin mengecilkan paha, betis atau anggota tubuh lain, lebih baik hindari untuk sementara waktu. Sampai kapan? Sampai Anda sukses mengecilkan paha dan betis.

Anda lebih baik memperbanyak konsumsi ikan yang disteam, sayur dan buah-buahan. Ini adalah makanan sehat yang bisa mengecilkan paha dan betis Anda.

3. Minuman Teh Hijau

Minum teh hijau setidaknya sehari sekali juga bisa menjadi cara untuk mengecilkan paha dan betis. Sebab, teh hijau mengandung zat kafein dan tanin yang mampu mengikis tumpukan lemak di paha dan betis atau di bagian tubuh lainnya.

4. Pisang dan Pepaya, Rendah Lemak dan Non-Kolesterol

Pisang dan pepaya juga efektif untuk membakar lemak di paha dan betis Anda. Buah pisang mengandung potasium, mineral, vitamin C dan B6 serta magnesium. Pepaya termasuk buah rendah lemak dan tidak mengandung kolesterol.

Mengonsumsi kedua buah itu juga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan sehingga penumpukan lemak di tubuh Anda bisa dihindari, termasuk penumpukan lemak di paha dan betis.

4. Buah Alpukat

Anda juga bisa mengecilkan paha dan betis dengan mengonsumsi buah alpukat. Sebab, buah ini mengandung zat anti jamur dan anti bakteri. Kedua zat itu mengandung asam amino dan lesitin yang mampu menjaga kesehatan tubuh dan mempertajam memori otak.

Kandungan lain adalah asam folat. Manfaatnya bisa membuat Anda terhindar dari sakit stroke dan maag.

Ada lagi kandungan yang membakar banyak lemak dan menurunkan kadar kolesterol. Namanya zat betasitosterol. Ya, Anda bisa pilih buah mana yang cocok. Atau berganti-ganti buah biar tidak bosan.

5. Yoghurt Yunani

Yoghurt Yunani juga bagus untuk dipilih sebagai menu harian untuk mengecilkan paha dan betis atau anggota tubuh lainnya. Yoghurt Yunani dapat membakar lemak lebih cepat sehingga Anda akan memiliki paha yang ideal.

Selain itu, mengonsumsi yoghurt bisa mendorong pertumbuhan bakteri baik sehingga Anda terhindar dari perut kembung serta insulin dan hormon penyimpanan kalori lebih stabil.
Protein tinggi dalam yoghurt yunani bisa membuat kamu kenyang lebih lama. Berarti tidak sebentar-sebentar ingin makan yang akhirnya membuat perut buncit, paha dan betis besar.

6. Kacang-kacangan, Membakar Lemak dan Membangun Otot

Banyak jenis kacang-kacangan yang efektif untuk membakar lemak di paha dan betis. Misalnya, kacang almond, kacang mede, kacang hijau, kacang merah, dan kacang pistachio. Tetapi, sebaiknya Anda juga mengonsumsi kulitnya. Selain membakar lemak, kacangan-kacangan juga berfungsi membangun otot.

7. Batasi Konsumsi Lemak Jenuh

Hindari konsumsi lemak jenuh, sebab itu tidak ada gunanya. Lemak jenuh justru menjadi penghambat pembakaran lemak di paha.

Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan harus Anda hindari antara lain daging, olahan susu, minuman hidrogenasi, minyak kelapa sawit, minyak kelapa, minyak ikan dan makanan tinggi lemak jenuh

8. Telur Juga Efektif Mengecilkan Paha

Mengonsumsi telur juga efektif untuk mengecilkan paha. Sama dengan kacang-kacangan, telur juga bisa membantu proses pembentukan otot dan pembakaran banyak lemak.

Telur adalah makanan rendah kalori dan mampu menurunkan berat badan sampai 65%. Biar manfaatnya lebih maksimal untuk kesehatan tubuh, maka Anda bisa menambahkan gandum utuh dan sayuran dalam program menu harian.

9. Mengonsumsi Sayuran Pembakar Lemak

Setidaknya ada 10 sayuran yang bisa Anda konsumsi untuk mengecilkan paha dan betis. Sayuran-sayuran itu kaya serat dan rendah kalori, kaya vitamin yang bisa meningkatkan metabolisme untuk membakar banyak lemak.

Ke-10 sayuran itu adalah brokoli, bayam, kacang-kacangan, asparagus, wortel, ubi jalar, cabai, bit, buncis, dan kale. Anda bisa memilih sayuran mana yang Anda suka dan punya kemampuan membakar lemak lebih tinggi.

10. Minum Air Putih Sebelum Makan

Minum air putih punya manfaat besar untuk membakar lemak dalam tubuh. Tetapi, yang lebih diutamakan adalah minum air putih sebelum makan. Ini manfaatnya lebih besar dibandingkan dengan minum air putih setelah makan.

Mengapa? Minum air putih sebelum makan bisa menyebabkan Anda hanya akan makan lebih sedikit dibandingkan dengan tidak minum air putih sebelum makan. Karena minum sebelum makan membuat makan Anda lebih sedikit (tidak menambah), minum air putih bisa mengurangi asupan kalori.

Tetapi supaya hasilnya lebih sehat, paha dan betis Anda bisa kecil, setiap hari harus minum air putih sekitar 6 – 8 gelas (2,5 liter).

Demikian artikel mengenai cara mengecilkan paha dan betis tanpa olahraga. Caranya, yakni dengan memperbaiki pola makan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




DISCLAIMER

Semua tips dan cara yang dimuat di blog Sehatfisik.com ini hanya merupakan informasi dan pengetahuan berdasarkan pengalaman penulis atau orang lain. Tidak
memiliki tujuan mengganti saran dan obat dari dokter. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan tips-tips yang dimuat di blog ini.
Terima Kasih.