Daging Ayam: Konsumsi Tiap Hari Bisa Kena Kanker, Kolesterol Tinggi…

ANDA hobi makan daging ayam? Jika ya, hati-hati. Sebab, makan daging ayam tiap hari bisa menyebabkan penyakit kolesterol tinggi, kanker payudara, kanker kulit, kanker prostat, dsb.

Pendek kata, Anda harus hati-hati jika Anda suka mengonsumsi makanan olahan dengan bahan daging ayam. Walaupun, makan daging ayam kesukaan Anda. Tetapi, kesehatan tetap lebih penting daripada hobi Anda.

Pertanyaannya, mengapa konsumsi daging ayam bisa berakibat buruk dengan timbulnya ancaman berbagai penyakit? Apa kandungan daging ayam sehingga bisa mengakibatkan beberapa penyakit berat?

Bagaimana solusinya agar Anda bisa mengonsumsi daging ayam ini, namun tetap sehat? Bahkan, bisa membuat Anda lebih sehat lagi?

Beberapa Penyakit Akibat Mengonsumsi Daging Ayam Broiler

suntik hormonsuntik hormon untuk ayam broiler (sumber: hellosehat.com)

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa timbul akibat Anda suka mengonsumsi daging ayam potong terus-menerus tiap hari. Anda perlu hati-hati mengonsumsinya supaya tetap sehat karena dua hal. Yaitu suntik hormon dan suntik antibiotik.

Suntik hormon dengan harapan ayam pedaging cepat tumbuh besar. Suntik antibiotik membuat ayam potong selalu sehat, tidak mudah terkena penyakit.

1. Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Jika Anda suka mengonsumsi daging ayam, hindari makan kulitnya dan lemak (gajih). Itu adalah sumber kolesterol tinggi. Penumpukan kolesterol akibat terus-menerus mengonsumsi daging ayam bisa menyebabkan aliran darah ke jantung atau otak tidak lancar.

Ya, akibatnya Anda bisa menderita sakit jantung. Banyak orang terkena sakit jantung akibat sakit kolesterolnya tidak segera diobati. Umumnya, mereka tidak mengobati kolesterolnya karena mereka selalu merasa sehat. Tak ada tanda-tanda mereka sakit kolesterol, kecuali mereka periksa kolesterol.

Anda sebaiknya mengonsumsi daging unggas ini secara bijak. Tidak terus-menerus. Tidak sebagai hobi, yaitu mengonsumsi masakan daging ayam atau masakan dengan bahan dasar daging ayam tiap hari.

Selain menyebabkan stroke, kolesterol yang tidak segera diobati bisa membuat Anda sakit diabetes atau darah tinggi (hipertensi).

2. Menyebabkan Kanker Payudara

Konsumsi daging ayam terus-menerus tiap hari juga bisa menyebabkan penyakit kanker, seperti kanker payudara. Jika diproses dengan suhu yang sangat panas, daging ayam bisa menghasilkan heteroclyclic amines. Yaitu, zat berbahaya kelompok senyawa mutagenik (memungkinkan mutasi gen).

Zat inilah yang bisa menyebabkan pertumbuhan kanker payudara dan prostat/dubur.

Apabila daging ayam dimasak pada suhu di bawah 80 derajat, daging ayam bisa menyebarkan bakteri salmonela. Biar Anda tetap sehat, masaklah daging ayam dengan benar.

3. Menyebabkan Kram Perut, Mual dan Muntah

Ternyata, daging ayam juga bisa mengandung bakteri E.Coli akibat kebersihan kandang kurang terjaga. Daging ayam yang mengandung bakteri ini bisa membuat tingginya gas dalam perut, kram perut, terasa mual dan ingin muntah. Bakteri E Coli bisa masuk ke dalam sirkulasi darah, menginfeksi berbagai jaringan dalam tubuh melalui luka, dsb.

Oleh karena itu, sebelum Anda konsumsi, daging ayam harus dimasak dengan benar sehingga aman dikonsumsi dan Anda tetap sehat.

4. Menyebabkan Diare, Sakit Perut dan Demam

Pernah dengar nama bakteri salmonedia? Ya, bakteri ini pernah menggegerkan masyarakat Amerika karena 300 orang sakit akibat bakteri ini. Bakteri ini ditemukan dalam produk unggas, seperti daging ayam dan telur.

Akibat mengonsumsi makanan dengan bakteri ini adalah diare, muntah, sakit perut, demam, dan pusing. Anda perlu memasak daging dengan kandungan bakteri ini hingga suhu 80 derajat.

5. Menyebabkan Kanker Kulit, Diare

Ada juga ayam broiler yang mengandung zat arsenik. Yaitu, zat beracun yang dapat membuat Anda sakit kanker kulit, diare, muntah, bahkan berakhir dengan kematian. Selain itu, konsumsi banyak daging ayam potong juga bisa menyebabkan anak perempuan cepat mencapai umur dewasa. Meskipun di sisi lain, ayam potong bisa membuat anak lebih cerdas.

antibiotik ayamantibiotik alami untuk kesehatan ayam (sumber:cvrizkimandiri.blogspot.co.id)

Penggunaan Antibiotik Sumber Penyakit

Pertanyaannya, mengapa ayam potong bisa menjadi sumber penyakit jika terus-menerus dikonsumsi tiap hari?

Dari hasil penelitian diketahui bahwa hal itu terjadi akibat antibiotik yang ada pada ayam broiler. Antibiotik digunakan oleh para peternak untuk membuat ayam-ayam mereka selalu sehat sampai layak dipanen.

Ternyata, antibiotik yang disuntikkan pada ayam dan mengendap di hati dan daging itu bisa berakibat buruk kepada orang yang mengonsumsi daging ayam. Banyak peternak menggunakan antibiotik berupa penisilin untuk menyehatkan ayam mereka. Penisilin itu seharusnya hanya digunakan untuk manusia.

Jika Anda mengonsumsi daging ayam seperti ini terus-menerus tiap hari, efek sampingnya Anda bisa terkena sakit kanker. Percepatan ayam menjadi besar sehingga bisa segera dipanen dengan menggunakan antibiotik adalah pemicu utamanya.

Dengan antibiotik, dalam usia tiga bulan, ayam broiler bisa dipanen. Sementara, ayam kampung baru bisa dipotong menunggu hingga usia 6 bulan. Terpaut sangat jauh karena penggunaan antibiotik yang disuntikkan melalui leher atau sayap.

Solusinya, ya jangan makan daging ayam tiap hari. Selain itu, lengkapi makanan Anda dengan sayur dan lauk lainnya seperti tahu, tempe, daging dan ikan. Bukan melulu mengonsomsi daging ayam.

Anda juga bisa menghindari efek buruk dari makan daging ayam potong dengan membuang jeroan, ceker, leher, kulit, dan sayap. Selain telah tercemar obat, beberapa bagian dari daging itu juga tinggi kolesterol. Bahkan, juga darah tinggi.

Demikian artikel mengenai bahaya makan daging ayam terus-menerus tiap hari. Banyak penyakit yang bisa timbul akibat konsumsi daging ayam potong ini. Berbeda dengan ayam kampung.

Umumnya ayam kampung dipelihara tanpa penggunaan antibiotik sebagai sumber timbulnya efek samping berupa berbagai penyakit yang bisa menimpa Anda yang suka mengonsumsi daging ayam.

Semoga artikel ini bermanfaat. Silakan berbagi artikel ini kepada pembaca lain biar ikut sehat dengan klik tombol di bawah ini. Sehat fisik, sehat rohani, dan sehat segalanya……!!