Sangat Penting, Mengetahui Gejala Asam Urat dan Cara Penyembuhannya

MENGETAHUI gejala asam urat sangat penting bagi siapa pun, terutama Anda yang menderita asam urat. Dengan mengetahui gejalanya, Anda bisa segera menyembuhkan penyakit yang Anda derita sehingga tidak berkembang menjadi sakit parah.

Bahkan, jika mungkin Anda bisa mencegah asam urat kambuh. Kata pepatah, mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Sebab, selain biayanya lebih murah, Anda tidak akan merasa kesakitan yang sangat berat dan aktivitas keseharian Anda tidak terganggu. Hidup pun jadi nyaman.

Ingin seperti itu? Ya, silakan kenali dengan baik gejala penyakit asam urat. Dengan mengetahui gejalanya, Anda bisa melakukan pencegahan sebelum rasa sakit akibat asam urat meningkat tinggi.

Lebih baik lagi jika Anda bisa melakukan pencegahan dini sehingga asam urat Anda tidak akan kambuh lagi.

Mungkinkah itu?

Asam Urat yang Tak Disembuhkan Bisa Mengakibatkan Batu Ginjal

gejala asam urat sendi kaki bengkak akibat asam urat (sumber:obatasamurat.toko-gumilar.com)

Apa saja gejala penyakit asam urat yang perlu Anda ketahui?

Sebelum membahas tentang gejala dan pengobatannya, Anda perlu tahu bahwa penyakit asam urat (gout) adalah rasa nyeri yang sangat pada sendi, terutama di jempol kaki. Kadangkala juga disertai pembengkakan dan rasa panas di sekitar sendi Anda.

Ya, sendi di kaki, di tangan atau lainnya. Tetapi, penyakit asam urat yang paling sering terjadi di sendi jari kaki, lutut, dan pergelangan kaki. Penyakit ini bisa berlangsung 3 – 10 hari.

Daerah yang mengalami sakit asam urat biasanya bengkak dan kulit memerah atau membiru. Bagian yang diserang antara lain ibu jari kaki, telapak kaki, pergelangan kaki, dan lutut.

Umumnya penderita sakit ini adalah lelaki usia 30 tahun ke atas. Tetapi, ini tidak berarti anak muda bebas dari asam urat. Mereka juga bisa kena jika pola makan dan pola hidupnya buruk. Sementara, wanita yang terjangkiti asam urat umumnya setelah lanjut usia (menopause).

Pembengkakan kadangkala terjadi tidak hanya di sendi, tetapi juga daerah sekitarnya disertai warna merah. Biasanya, dalam kondisi seperti itu, penderita tidak bisa bergerak leluasa.

Ya, pasien harus istirahat. Pasien tidak masuk kerja.

Apa saja gejala asam urat yang harus Anda waspadai?

Ada beberapa gejala yang harus Anda pahami supaya Anda bisa mencegahnya secara dini. Misalnya:

1. Sendi terasa gatal dan bersisik.

Banyak orang yang tidak memperhatikan gejala ini. Sebaiknya, Anda segera obati karena ini adalah gejala awal sakit asam urat. Dengan terapi dini, sakit asam urat Anda tidak akan membesar, yang membuat bengkak dan memunculkan batu ginjal.

2. Rasa nyeri, ngilu, kesemutan pada bagian sendi kaki, jari jempol, jari tangan, dsb.

Bahkan, bisa terjadi pembengkakan disertai warna kemerahan.

3. Rasa nyeri umumnya terjadi saat bangun tidur atau malam hari.

Ini bisa membuat penderita tidak bisa tidur, emosional, tidak bisa menggerakkan kaki dan fisik lemah.

4. Rasa nyeri bisa berulang-ulang (kambuh)

Anda sebaiknya mengobati penyakit ini hingga tuntas dan tidak mengonsumsi makanan pantangan.

Hindari Asam Urat Meluas dan Terjadinya Kerusakan Sendi Permanen

makanan penurun asam uratmakanan penurun asam urat (sumber:urat-ku.blogspot.com)

Penyakit asam urat timbul karena Anda mengonsumsi makanan yang mengandung zat purin tinggi tanpa diimbangi dengan pola makan dan pola hidup sehat.

Asam urat juga terjadi akibat perusakan sel-sel dalam tubuh dan kinerja ginjal yang tidak optimal dalam mengeluarkan racun dari tubuh.

Asam urat dikeluarkan dari tubuh dalam bantuk fases dan urin. Zat asam urat menjadi masalah jika ginjal tidak bisa memproses seluruhnya karena pasokan sangat tinggi melebihi kapasitas untuk memprosesnya.

Kelebihan asam urat tersimpan di beberapa sendi pada tubuh Anda sehingga terjadilah penyakit asam urat di beberapa sendi.

Cara terbaik untuk menghindari penyakit sendi ini kambuh adalah menghindari makanan yang mengandung zat asam urat (purin) atau melakukan diet asam urat.

Sesungguhnya penyakit asam urat akan hilang dengan sendirinya saat serangan penyakit sudah mereda, bagian yang bengkak telah mengempis dan kulit tampak bersisik dan terasa gatal.

Namun, pengobatan ataupun pencegahan diperlukan supaya penyakit asam urat tidak menyebar ke seluruh sendi pada tubuh Anda. Kalau semua sendi sakit, wooww.. penderitaan Anda seperti apa. Tidak terbayangkan sakitnya… Anda tentu repot dan payah saat sakit kambuh.

Selain itu, pengobatan asam urat diperlukan supaya saat penyakit kambuh, Anda tidak merasakan sakit yang makin berat. Pengobatan diperlukan untuk menghindari kerusakan pada beberapa sendi secara permanen.

Anda perlu mengetahui gejala dan ciri penyakit asam urat dan pengobatannya.

Cek Kadar Asam Urat dan Hindari Makanan Penyebab Sakit

obat herbal asam uratobat herbal asam urat (copy:tokopedia.com)

Apakah Anda sekarang sehat? Bagaimana asam urat Anda? Sudah cek di laboratorium?

Ya, mengetahui kepastian berapa kadar asam urat, Anda perlu cek di laboratorium. Anda bisa juga datang ke puskesmas untuk itu.

Atau, Anda bisa memiliki alat cek asam urat digital. Harganya tidak mahal, kok. Tetapi, Anda bisa mengetahui perkembangan asam urat Anda setiap saat. Alat ini penting terutama bagi Anda yang sudah nyata memiliki penyakit asam urat.

Misalnya, Easy Touch GCU Alat Cek Asam Urat, Gula Darah dan Kolesterol; Nesco Multicheck, Autocheck,  Family Dr Alat Cek Asam Urat, dsb, Harga alat cek kolsterol ini antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. Anda bisa memilih alat kesehatan terbaik untuk Anda.

Jika dari cek diketahui kadar asam urat Anda melebihi angka normal, Anda harus segera menurunkannya. Jangan menunggu sampai penyakit sendi Anda tinggi atau parah. Efeknya lebih berat.

Bahkan, sakit asam urat yang tidak diobati dengan baik bisa menyebabkan gangguan batu ginjal. Penyembuhan sakit batu ginjal harus dengan dioperasi. Wahh… berat nih??

Kadar asam urat normal bagi lelaki adalah 3,5 – 7 mg/dL. Untuk wanita, asam urat normal adalah 2,6 hingga 6 mg/dL.

Cara terbaik supaya Anda bebas dari penyakit asam urat adalah tidak mengonsumsi makanan penyebab sakit. Lebih-lebih makanan yang kandungan asam uratnya sangat tinggi.

Misalnya, limpa domba atau kambing, kafein (kopi), jeroan hewan (jantung, hati, ginjal, dan otak), sarden, jamur kuping, limpa sapi, dsb. Hindari juga cemilan dan minuman rasa manis. Selengkapnya baca tentang Menghindari Makanan Pantangan Adalah Cara Sukses Menyembuhkan Sakit Asam Urat.

Selain itu, banyak mengonsumsi makanan penurun asam urat. Ini juga sama pentingnya dengan usaha menghindari makanan penyebab asam urat.

Anda sebaiknya melakukan olahraga dan mengonsumsi sayur penurun asam urat secara teratur sehingga mampu menurunkan sakit asam urat Anda dengan cepat.

Bentuk olahraga bisa Anda pilih. Atau melakukan senam, jalan kaki, bersepeda, dsb. Olahraga akan membantu pengobatan yang Anda lakukan, baik dengan obat farmasi, obat herbal atau lainnya.

Setelah rasa sakit reda, kulit di sekitar sendi yang sakit tampak bersisik, terkelupas dan terasa gatal.

Meski serangan rasa nyeri bisa reda dengan sendirinya, kondisi ini tidak boleh diabaikan. Pengobatan harus tetap dilakukan, antara lain untuk mencegah risiko kambuh dengan tingkat keparahan gejala yang meningkat, risiko penyebaran ke sendi-sendi yang lain, dan risiko kerusakan permanen pada sendi.

Cara Mencegah Asam Urat Kambuh

Anda bisa mengonsumsi vitamin C untuk mencegah penyakit asam urat kambuh. Konsumsi vitamin C juga bisa membuat kinerja ginjal Anda makin baik dan mampu membuang asam urat dari tubuh Anda. Bisa mengonsumsi 500 miligram perhari.

Makanan dengan kandungan vitamin C yang tinggi dan perlu Anda konsumsi agar asam urat Anda tidak kambuh antara lain:

01 Kubis (92, 6 mg/100 gram) 06 Kembang kol (26 mg/ 100 gram)
02 Paprika hijau (56,5 mg/ 50 gram) 07 Labu (23 mg / 100 gram)Lobak (22,1/100 gram)
03 Kale (53 mg/ 50 gram) 08 Ubi jalar (21,3 mg / 100 gram)
04 Brokoli (49 mg / 100 gram) 09 Kentang (15,2 mg/100 gram)
05 Bok choy (42 mg / 100 gram) 10 Rumput laut (12,3 mg/100 gram)

Kandungan vitamin C lebih tinggi bisa Anda peroleh dengan konsumsi buah, yaitu:

01 Jambu biji (378 mg / 60 gram) 10 Jeruk (69 mg/100 gram)
02 Blackcurrant (200mg/68 gram) 11 Kiwi (62 mg/ 100 gram)
03 Buah leci (132 mg/100 gram) 12 Sukun (62 mg/ 100 gram)
04 Anggur Hijau (15 mg / 100 gram) 13 Mangga (58.2 mg / 100 gram)
05 Pepaya (85mg/100 gram) 14 Belimbing (46 mg/100gram)
06 Stroberri (83 mg/ 100 gram) 15 Jeruk nipis (18,7 mg/ 1 jeruk nipis kecil)
07 Jeruk bali (79 mg/ 100 gram) 16 Lemon (45 mg/ 1 lemon ukuran sedang)
08 Nanas (77 mg/100 gram) 17 Melon (26,3 mg / 1 potong kecil lemon)
09 Markisa (72 mg/100 gram) 18 Alpukat (21 mg/ 1 alpukat kecil)

Demikian artikel tentang Mengetahui Gejala Asam Urat dan Cara Penyembuhannya. Semoga Anda bisa menurunkan kadar asam urat Anda dan selalu sehat.

Terima kasih atas kunjungannya.

Silakan share artikel ini ke teman dan relasi kamu supaya mereka juga tetap sehat.