Connect with us

Diet Sehat

Gejala Darah Rendah dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Published

on

MENGENALI gejala darah rendah sangat penting. Banyak orang menderita darah rendah serius karena tidak mengenali tanda-tanda atau gejala yang muncul. Gejala yang ada sering dianggap sepele. Itu sakit biasa, kata mereka.

Maka, Anda sebaiknya selalu memberikan perhatian kepada kesehatan diri sendiri atau kesehatan keluarga. Dengan mengenali gejala awal darah rendah, Anda bisa segera mengatasinya sehingga penyakit tidak berkembang lebih jauh.

Meskipun risiko sakit darah rendah tidak seberat darah tinggi, tetapi namanya sakit tetap membuat tubuh menderita. Merasakan sakit dan tidak bisa melakukan aktivitas keseharian.

Bahkan, tidak bisa bekerja karena harus istirahat untuk menyembuhkan sakit darah rendahnya. Siapa yang bersedia punya darah rendah?

Rekanan darah rendah (hipotensi) terjadi karena kurangnya suplai atau pasokan darah ke otak atau organ tubuh penting lainnya seperti ginjal. Kondisi ini menyebabkan tekanan darah saat mengalir di dinding arteri menjadi lemah.

Pertanyaannya, bagaimana cara menyembuhkan dan mengatasi tekanan darah rendah? Apa yang harus Anda lakukan supaya tensi darah bisa naik sehingga selalu sehat?

gejala darah rendahsumber:halosehat.com

Daftar 14 Gejala Darah Rendah yang Harus Anda Waspadai

Salah satu cara yang praktis untuk mengetahui tekanan darah Anda adalah melakukan pengukuran atau cek tekanan darah. Cek bisa dilakukan dengan alat khusus seperti tensimeter, termasuk tensimeter digital.

Jika Anda tidak punya tensimeter sendiri, ya datang saja ke puskesmas, rumah bersalin, rumah sakit, klinik atau lainnya. Jika Anda punya alat ukur sendiri, ya tinggal “pencet-pencet” langsung jadi.

Hanya dalam waktu beberapa detik, Anda bisa langsung mengetahui hasilnya. Tekanan darah normal adalah 120/90 mmHg. Dikatakan tekanan darah rendah jika hasil pengukuran darah adalah 90/60 mmHg atau kurang dari itu.

Ada 14 gejala darah rendah yang harus Anda kenali dan waspadai, yaitu:

1. Kepala pusing

2. Pandangan kabur atau buram

3. Mata berkunang-kunang

4. Tidak bisa konsentrasi

5. Mual dan muntah

6. Merasa kedinginan, baik di malam hari atau siang hari.

7. Kulit tiba-tiba terlihat pucat, berkeringat, dingin

8. Jantung berdebar kencang atau tidak teratur.

9. Badan lemas.

10. Tubuh goyah karena tidak ada keseimbangan

11. Napas pendek-pendek atau cepat

10. Jatuh pingsan.

11. Dehidrasi atau merasa mudah haus

12. Badan terasa tidak enak (sehat)

13. Kehilangan kesadaran

14. Pusing, gelap mata dan seperti akan pingsan. Biasanya terjadi saat akan bangkit dari tempat duduk atau bangun dari tiduran.

Gejala tekanan darah rendah yang harus diwaspadai adalah:

1. Kepala terasa pusing berputar-putar yang cukup lama dan tidak segera menghilang.

2. Perasasan seperti tubuh melayang yang tidak segera hilang

3. Pingsan mendadak

4. Rasa haus yang berlebihan

Cara terbaik untuk menyembuhkan darah rendah adalah berusaha meningkatkan tekanan darah menjadi tekanan darah normal. Banyak cara bisa Anda lakukan untuk membuat darah Anda normal.

Perbaikan pola makan adalah yang utama. Lalu, lengkapi dengan olahraga teratur dan istirahat cukup. Olahraga setidaknya 4 kali dalam satu minggu. Tiap olahraga sekitar 30 menit.

Bagaimana Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah?

Bagaimana cara mengatasi darah rendah? Jika pada suatu saat Anda mengalami gejala tekanan darah rendah atau hipotensi, misalnya, mata berkunang-kunang, pandangan kabur, apa yang harus Anda lakukan?

Ya, Anda tidak perlu panik dan bingung. Jika mengalami berbagai gejala darah rendah seperti dijelaskan di atas, ya Anda harus segera berhenti dari kegiatan atau aktivitas yang sedang Anda lakukan.

Anda langsung duduk atau berbaring. Segera minum air putih. Ya, membawa air putih ke mana saja bagi penderita darah rendah ataupun darah tinggi sangat penting.

Dengan cara itu, Anda bisa minum air putih di mana saja dan kapan saja. Ini akan membantu Anda menjaga kesehatan diri. Anda bisa minum 8 – 12 gelas air putih per hari.

Langkah-langkah lain yang penting untuk meningkatkan darah rendah sekaligus mengatasi darah rendah Anda supaya ke posisi darah normal adalah:

1. Selalu mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna. Usahakan Anda sering mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B. Misalnya ikan, daging, sayur, telur, dan produk susu.

2. Istirahat yang cukup, terutama tidur. Setidaknya tidur selama 6 – 8 jam per hari.

3. Sering makan dengan porsi kecil, misalnya, separo dari biasanya. Ya, seperti orang kegemukan yang ingin badannya bisa langsing. Mereka bisa makan 5 – 6 kali sehari dengan porsi kecil.

4. Hindari stres dan jaga atau jangan mudah emosi.

5. Melakukan olahraga dengan teratur. Pilih olahraga yang mudah Anda lakukan. Misalnya, senam, jalan kaki mengelilingi kompleks perumahan, jogging, dsb.

6. Jangan merokok dan minum alkohol.

7. Tambah konsumsi garam, tetapi jangan terlalu tinggi.

8. Sering mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 dan asam folat. Misalnya, ikan, susu, yogurt, sayuran hijau, telur dan brokoli. Bersamaan dengan itu, Anda harus menghindari makanan yang bisa menyebabkan darah rendah.

9. Mengonsumsi obat darah rendah, termasuk obat herbal ataupun obat alami. Obat herbal darah rendah, misalnya Obat Tekanan Darah Rendah / Hipotensi Alami Spirulina Plus Tablet 6Q4U RH, Cabe Jawa Herbal utk Darah Rendah, Tiens Promo Suplemen Anemia (Obat Kurang Darah), dsb.

Denikian cara mengatasi darah rendah yang bisa Anda lakukan. Jika Anda bisa menaikkan tensi darah Anda menjadi tekanan darah normal, Anda akan sehat. Dan itu prestasi besar Anda untuk kesehatan tubuh Anda.

darah rendah anak
anak kena hipertensi? (sumber:sdc.gov.com)

Ibu Hamil Mudah Mengalami Darah Rendah

Tekanan darah rendah pada ibu hamil juga perlu mendapatkan perhatian. Ibu hamil selalu berusaha mencegah terjadinya darah rendah. Bahkan, juga rentan mengalami kurang darah (anemia).

Risiko tekanan darah pada ibu hamil juga sama beratnya dengan risiko ibu hamil yang mengalami kurang darah atau penyakit anemia. Ibu hamil yang mengalami darah rendah jika tidak diatasi segera bisa menyebabkan kematian janin dalam kandungan.

Ibu hamil sebaiknya juga mengenali gejala tekanan darah rendah. Jika ternyata muncul gejala darah rendah, Bunda bisa mengatasinya dengan cepat dan tensi darah Anda kembali normal. Bunda dan bayi yang dikandungnya juga sehat.

Baca Juga: Cara Jitu Membuat Tensi Darah Wanita Hamil Selalu Normal

Penyebab terjadinya darah rendah pada ibu hamil adalah:

1. Pembesaran rahim pada ibu hamil

2. Aliran darah menuju otak berkurang

3. Kondisi cuaca dan udara

4. Terjadi dehidrasi (kurang minum).

Cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil adalah:

1. Perbanyak makan kacang-kacangan. Ya, makanan kacang apa saja bisa.

2. Perbanyak makan daging ayam

3. Perbanyak minum air mineral atau air putih (menghindari dehidrasi).

4. Lakukan pola makan yang sehat.

5. Hindari konsumsi minuman keras.

Demikia artikel mengenai Gejala Darah Rendah dan Cara Mengatasinya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang punya masalah darah rendah.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




DISCLAIMER

Semua tips dan cara yang dimuat di blog Sehatfisik.com ini hanya merupakan informasi dan pengetahuan berdasarkan pengalaman penulis atau orang lain. Tidak
memiliki tujuan mengganti saran dan obat dari dokter. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan tips-tips yang dimuat di blog ini.
Terima Kasih.