Hati-hati, 19 Gejala Diabetes yang Mungkin Anda Derita

Posted on

Hati-hati dengan gejala diabetes. Waspadai 19 gejala yang mungkin sudah ada pada diri Anda. Segera cek biar Anda tidak terkena penyakit diabetes nantinya. Banyak orang terkena diabetes atau kencing manis karena terlambat mengetahui gejalanya.

Kalau sudah kena diabetes, waduhh.. penyembuhannya sangat lama. Anda pun harus menghindari banyak makanan pantangan sehingga bisa merepotkan. Jika Anda tidak ingin terkena penyakit ini, ya Anda perlu kenali gejala diabetes sejak dini.

Jika ternyata gejala penyakit diabetes itu sudah ada pada diri Anda, maka Anda harus segera menurunkannya sehingga tidak berkembang menjadi penyakit yang nyata.

Anda harus berusaha keras mencegah supaya gejala penyakit diabetes yang ada pada diri Anda tidak menjadi kenyataan.

Ya, penyakit apa pun sesungguhnya ada gejala atau tanda-tanda sebelumnya, termasuk tanda-tanda diabetes.

Dulu, sebelum saya menderita sakit hipertensi atau darah tinggi, dokter sudah memberitahu bahwa saya punya potensi terkena hipertensi. Dokter minta saya berhati-hati.

Sayang, saya tidak menindaklanjuti pemberitahuan dokter itu. Akibatnya, kini saya menderita darah tinggi. Seharusnya, saat itu saya segera menurunkan tensi saya sehingga tekanan darah bisa kembali turun menjadi normal.

Bukan terus naik dan akhirnya saya menderita penyakit darah tinggi hingga sekarang.

Menderita Diabetes karena Suka Makan Enak dan Manis-manis

makanan manismakanan manis penyebab penyakit diabetes (sumber:soloraya.com)

Penyakit diabetes juga demikian. Beberapa waktu lalu saya bertemu seorang penderita sakit diabetes atau pengakit gula.
Dia bercerita bahwa dulu dirinya sangat suka makan enak dan manis-manis. Ia tidak pernah menduga akan terkena diabetes. Ia tidak pernah periksa dokter karena merasa tubuhnya selalu sehat.

Sampai akhirnya suatu saat dia punya luka yang sulit disembuhkan. Ia pun periksa dokter. Ketika itulah, dokter memberitahu dirinya menderita diabetes. Banyak makanan yang harus dihindari supaya diabetesnya bisa sembuh atau tidak makin parah.

Setelah sembuh pun ia tetap harus menjauhi makanan pantangan supaya penyakit diabetesnya tidak kambuh. Diabetes memang penyakit tahunan. Ya, itulah akibat dia tidak pernah memikirkan kesehatan dirinya dan suka makan enak dan manis.

Seharusnya, siapa pun harus menerapkan pola makan sehat untuk menjaga tubuhnya agar selalu sehat. Dengan menjalankan pola makan sehat, Anda tidak mudah terkena penyakit, termasuk penyakit diabetes.

Penyakit diabetes (diabetes melitus) adalah penyakit jangka panjang atau kronis. Penyakit diabetes atau penyakit gula terjadi akibat kadar gula darah (glukosa) meningkat melebihi angka normal.

Glukosa sebenarnya sangat penting untuk kesehatan. Ia merupakan sumber energi utama untuk otak dan sel-sel yang membentuk otot dan jaringan dalam tubuh kita.

Tetapi, jika kadar gula darah Anda berlebihan, ya jadinya penyakit diabetes atau gula darah. Oleh karena itu, Anda harus berusaha mencegah terjadinya sakit diabetes sejak dini.

19 Gejala Penyakit Diabetes yang Wajib Anda Ketahui

Apa saja gejala atau tanda-tanda penyakit diabetes?

Banyak sekali gejala penyakit diabetes yang perlu Anda kenali. Ini sangat penting supaya Anda bisa mencegah terjadinya diabetes ketika Anda tahu gejala atau tanda-tandanya.

Jika Anda menemukan gejala diabetes, Anda perlu memastikan dengan cek di laboratorium. Misalnya ke puskesmas atau klinik. Nanti akan diperoleh hasil yang memastikan Anda terkena diabetes atau tidak.

Gula darah normal adalah 70 – 100 mg/dL (saat diperiksa Anda puasa 8 jam) dan 70 – 140 mg/dL (saat diperiksa sudah tidak puasa).

Ke-19 gejala diabetes adalah:

1. Kesemutan atau mati rasa

Kesemutan atau mati rasa merupakan salah satu gejala atau tanda bahwa Anda terkena sakit diabetes. Biasanya, kesemutan terjadi pada kaki, tangan dan jari-jari.

Jika Anda mengalami kondisi seperti itu, Anda sebaiknya cek gula darah di puskesmas atau klinik. Atau, Anda memiliki sendiri alat cek gula darah digital yang harganya lebih murah. Dengan cek gula darah, Anda bisa memastikan terkena penyakit diabetes atau tidak.

Mengapa kesemutan? Meningkatnya kadar gula darah bisa membuat serabut saraf rusak dan terjadilah kesemutan.

2. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil juga merupakan gejala penyakit diabetes yang harus Anda waspadai. Meskipun adakalanya sering buang air kecil, terutama di malam hari, karena suhu dingin atau akibat usia lanjut. Tetapi, jika bukan karena kedua faktor itu, misalnya Anda bukan orang tua dan tidak berada di tempat dengan suhu dingin, Anda patut curiga.

Jangan-jangan itu adalah tanda penyakit diabetes. Tentu saja, untuk memastikan Anda kena diabetes atau tidak, ya cek laboratorium atau ke klinik atau pakai alat cek diabetes sendiri.

berat badan menurunmengapa berat badan saya turun drastis? Ada apa yaaa?? (sumber:cauchymurtopo.wordpress.com)

3. Berat badan selalu turun

Berat badan yang selalu turun juga patut dicurigai sebagai tanda terjadinya penyakit diabetes. Kecuali jika Anda sengaja menurunkan berat badan akibat kegemukan. Jika Anda tidak sedang diet tetapi berat badan Anda terus turun, Anda patut curiga dan perlu periksa dokter. Jangan-jangan itu gejala penyakit diabetes.

4. Nafsu makan meningkat, mudah lapar

Pernah mengalami nafsu makan meningkat? Jika ya, coba perhatikan, apa penyebabnya. Apakah karena Anda mengonsumsi vitamin, minum obat tertentu, atau akibat faktor lain. Kalau tidak ada faktor tertentu yang menonjol, jangan-jangan itu karena Anda menderita penyakit diabetes.

Makanan yang Anda konsumsi tidak bisa masuk ke sel-sel tubuh sehingga Anda selalu merasa lapar. Saya pun pernah mengalami nafsu makan meningkat tinggi akibat minum jus mengkudu atau pace.

5. Penglihatan tidak jelas atau kabur

Biasanya, jika kadar glukosa meningkat, penderita akan merasakan penglihatannya kabur atau tidak jelas. Kadar glukosa yang naik tinggi bisa merusak pembuluh darah dan membatasi cairan yang masuk ke mata. Bentuk lensa mata pun bergeser sehingga penglihatan menjadi kabur.

Tetapi, jika Anda secepatnya menyembuhkan atau menurunkan diabetes, maka mata Anda bisa kembali melihat dengan jelas. Sebaliknya, jika Anda tak berbuat sesuatu untuk menyembuhkannya, Anda bisa mengalami kebutaan permanen.

Ya, pandangan kabur adalah gejala penyakit diabetes yang juga perlu Anda waspadai.

6. Kulit bersisik, gatal, mudah kering

Kulit bersisik juga bisa sebagai tanda-tanda diabetes. Kulit bersisik akibat kelenjar keringat mengalami disfungsional. Kecuali kulit bersisik, akibat lain adalah kulit gatal, mudah kering dan terjadi iritasi. Tetapi, kulit bersisik juga bisa disebabkan oleh faktor lain.

7. Sering merasa sangat haus

Kondisi ini diakibatkan oleh seringnya buang air kecil. Sering buang air kecil membuat diri Anda sangat ingin minum. Sering buang air kecil memang bisa menyebabkan dehidrasi (kurang air) sehingga perlu sering minum. Tetapi, hal ini juga bisa sebagai tanda-tanda sakit diabetes. Apalagi, rasa haus sangat ekstrem.

8. Luka yang sulit disembuhkan

Ini adalah gejala yang umum dihadapi oleh penderita diabetes. Punya luka yang sulit disembuhkan? Ini terjadi akibat sakit diabetes sehingga kekebalan tubuh Anda menurun. Dampak berikutnya, luka sulit disembuhkan. Setidaknya, penyembuhan luka memakan waktu lama.

9. Sering keluar darah pada gusi

Gangguan pada gusi sering dialami oleh penderita diabetes. Misalnya, gusi berdarah, gusi bengkak, dan iritasi. Ada juga yang merasa giginya menyusut dan terjadilah infeksi gusi.

tanda diabetes jamur di kulit tanda kena penyakit diabetes (sumber:passionmagz.com)

10. Infeksi jamur, wanita perlu waspada

Hati-hati, diabetes membuat tubuh Anda rentan terhadap penyakit. Baik berupa bakteri atau jamur. Apalagi jumlah bakteri atau jamur yang masuk ke tubuh tinggi, Anda akan rentan terhadap penyakit. Sistem imun Anda lemah. Inilah yang membuat wanita mengalami keputihan akibat infeksi jamur.

Infeksi yang sama bisa terjadi pada vagina, kulit, saluran kemih (kencing) atau di bawah payudara. Ya, waspadalah kaum wanita.

11. Sakit di bagian sendi kaki dan tangan

Sakit atau rasa nyeri di sendi kaki dan tangan juga menjadi tanda Anda terkena sakit diabetes. Ini terjadi akibat kadar gula yang tinggi yang akhirnya mempengaruhi kesehatan saraf. Anda harus secepatnya menyembuhkan diabetes karena hal itu bisa membuat kerusakan saraf yang parah. Tetapi, pembakaran lemak ini justru menyebabkan terjadinya senyawa keton yang masuk ke aliran darah. Dampaknya, ya Anda sering muntah.

12. Sering mual, bisa sepanjang hari mual

Gejala diabetes lainnya adalah penderita sering mual. Bahkan, mual bisa berlangsung sepanjang hari. Tidak jelas apa penyebab mual itu. Ini terjadi saat tubuh melakukan pembakaran untuk mendapatkan energi dari cadangan lemak.

Mual menjadi gangguan yang paling sering terjadi pada penderita diabetes. Rasa mual yang terjadi bahkan bisa sepanjang hari dengan pemicu yang tidak jelas. Kondisi ini sebenarnya terjadi ketika tubuh melakukan pembakaran untuk mendapatkan energi dari cadangan lemak. Namun ternyata hasil pembakaran lemak ini menghasilkan senyawa keton yang bisa masuk ke dalam aliran darah. Efek dari proses ini adalah rasa mual yang berlebihan.

13. Suka muntah-muntah, mengeluarkan racun

Ini adalah rangkaian dari poin 12. Pembakaran lemak selain menyebabkan Anda mual, ada juga yang kemudian muntah. Keton yang masuk ke dalam darah tidak menghasilkan energi, tetapi justru berubah menjadi racun. Dengan muntah, tubuh ingin mengeluarkan racun-racun itu. Jika tidak dikeluarkan, racun bisa membuat tubuh tidak sehat.

14. Bau mulut manis, tak nafsu makan

Akibat lain dari keton adalah berubahnya sistem kelenjar dalam tubuh. Kelenjar air liur dalam mulut membuat bau mulut seperti gula. Bau mulut juga bisa terasa seperti bahan kimia pada cat kuku. Keadaan ini menyebabkan penderita kencing manis tidak nyaman, tak bernafsu makan, dan tubuh jadi lemah. Bau mult menandakan bahwa kadar keton dalam darah sangat tinggi.

15. Sakit perut, diare, mulas, dsb.

Gejala penyakit diabetes lainnya adalah sakit perut. Kondisi ini terjadi akibat banyaknya zat keton dalam tubuh. Biasanya, tanda-tanda diabetes ini terjadi bersamaan dengan gejala mual ataupun mutah yang berlebihan. Sakit perut bisa berbentuk diare, mulas, atau tidak nyaman lainnya.

16. Sesak nafas yang berat

Sesak nafa berat ini biasanya dialami oleh mereka yang sakit diabetesnya sudah parah. Ini terjadi akibat kadar gula dalam darah yang tinggi. Dengan darah yang dipenuhi oleh kadar gula, maka hanya sedikit oksigen dalam darah. Ini membuat nafas harus cepat untuk bisa menghasilakan oksigen untuk tubuh.

17. Mengantuk setelah sarapan dan makan siang

Hati-hati jika Anda sering mengantuk setelah sarapan pagi dan makan siang. Rasanya ingin tidur. Gehala diabetes ini  terjadi akibat kadar gula darah yang sangat tinggi dalam tubuh. Kondisi ini membuat perubahan energi dalam tubuh. Ini membuat Anda selalu mengantuk usai sarapan pagi dan makan siang.

18. Suka mendengkur saat tidur

Suka mendengkur saat tidur juga bisa sebagai tanda-tanda diabetes. Mengapa mendengkur? Ya, ini terjadi tidak lain akibat kadar gula darah Anda sangat tinggi. Tentu saja, kondisi ini menuntut tersedianya oksigen yang memadai dan seimbang.

Kekurangan oksigen bisa membuat organ pernafasan harus bekerja lebih keras untuk menyerap oksigen. Ini menjadikan tekanan pada organ pernafasan, yaitu tenggorokan dan hidung, lebih berat sehingga terjadilah dengkuran.

19. Banyak keringat dan denyut jantung cepat

Tanda diabetes lain adalah banyak mengeluarkan keringat dan denyut jantung bekerja cepat. Banyaknya cairan membuat tubuh bekerja keras melakukan metabolisme. Tetapi, kondisi ini membuat jantung tak mampu melakukan tugasnya dengan baik akibat gula darah yang tinggi. Dampaknya, banyak keringat keluar dan tubuh pun mudah lelah dan lemah.

Di sisi lain, jantung berdenyut lebih cepat akibat adanya gangguan gula darah yang tinggi. Kondisi ini bisa menghambat kerja jantung dan terpaksa jantung bekerja lebih keras dan denyutannya pun menjadi lebih cepat.

Itulah 19 gejala penyakit diabetes. Sebenarnya masih ada beberapa, tetapi dengan mengetahui sebagian gejala sudah bisa memberi informasi apakah Anda menderita diabetes atau tidak. Tetapi, tanpa pemeriksaan dengan alat khusus, yakni alat cek diabetes, Anda belum bisa memastikan diri Anda menderita diabetes. Tanda-tanda diabetes yang Anda kenali baru sebagai peringatan dini.

Selain itu, dengan hanya mengetahui gejalanya, Anda belum bisa memastikan bahwa diri Anda menderita penyakit gula atau tidak. Untuk kepastiannya, Anda perlu cek di laboratorium atau menggunakan alat cek diabetes digital.

cek gula darahcek gula darah dengan alat cek digital (sumber:lifestyle.okezone.com)

Kapan Anda Harus Cek Gula Darah?

Ya, sekali lagi, cek gula darah adalah sangat penting untuk mengetahui diri Anda sehat atau memiliki potensi kena diabetes atau kencing manis. Atau, Anda sudah mengidap penyakit ini sejak lama, tetapi Anda tidak mengetahuinya seperti saya ceritakan di atas.

Yang terbaik adalah Anda tahu berapa kadar gula darah Anda. Rendah, normal, pradiabetes, atau sudah menderita diabetes. Jika Anda sudah berada pada pradiabetes, Anda harus secepatnya berusaha menurunkan sehingga Anda tidak terkena sakit diabetes.

Penurunan kadar gula darah sewaktu masih pradiabetes tentu lebih mudah dibandingkan setelah meningkat menjadi sakit diabetes.

Berikut patokan kadar gula darah Anda:

  • Gula Darah Rendah = kurang dari 70 mg/dL
  • Gula Darah Normal = <100 mg/dL atau 70 – 100 mg/dL
  • Pra-Diabetes = 101 – 126 mg/dL
  • Diabetes = 126 mg/dL ke atas.

Jika dari hasil tes di laboratorium atau Anda menggunakan alat tes gula darah digital, Anda bisa memastikan diri Anda sehat atau tidak. Jika hasilnya Anda telah menderita pradiabates, Anda harus secepatnya menurunkannya menjadi gula darah normal.

Jika Anda tidak segera menurunkan kadar gula dari posisi pradiabetes ke posisi normal, Anda sangat mungkin akan terkena penyakit diabetes. Jika sudah terkena penyakit gula darah, pengobatannya sangat berat.

Apalagi, jika kenaikannya sangat tinggi, pengobatan diabetes yang harus Anda lakukan tidak ringan. Bahkan, Anda punya risiko kena stroke atau serangan jantung. Waduhh.., semuanya penyakit kelas berat.

Tetangga saya, Bapak Joko kena stroke ringan. Sudah dua tahun ini dia berjuang keras untuk sembuh dari strokenya. Tetapi, dia menyatakan sangat berat. Rasa sakitnya masih naik turun.

Jalan kaki pun masih harus sangat pelan-pelan. Itu pun sering tidak bisa jauh. Padahal, terapi terus dilakukan.
Itu stroke ringan. Bagaimana dengan mereka yang terkena stroke biasa yang tingkat sakitnya lebih berat daripada stroke ringan?

Huhhh… !! Oleh karena itu, Anda sejak dini harus berusaha membebaskan diri dari berbagai penyakit yang bisa membuat stroke. Darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes adalah penyakit yang punya risiko kena stroke.

Maka, bersiaplah sejak dini untuk bebas dari berbagai penyakit itu, termasuk diabetes. Anda harus cek gula darah sejak usia 45 tahun. Jika ternyata Anda dinyatakan sehat, Anda perlu bersyukur dan periksa lagi 5 tahun mendatang.

Biaya periksa gula darah tidak mahal kok. Cuma Rp 35.000. Tetapi, manfaatnya sangat besar. Anda bisa memastikan diri bahwa Anda sehat. Gula darah Anda adalah normal.

Jika ternyata hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah Anda adalah di atas 100 mg/dL, maka Anda bisa segera  menurunkannya. Meskipun masih dalam tingkat pradiabetes.

Selamat untuk menjalankan cara hidup sehat.

2 thoughts on “Hati-hati, 19 Gejala Diabetes yang Mungkin Anda Derita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *