Hipertensi: Konsumsi Makanan Rendah Lemak dan Kaya Serat untuk Menyembuhkan Darah Tinggi Anda

Advertisement

ANDA ingin sukses menurunkan hipertensi atau darah tinggi? Tentu saja iya. Sebab, penderita hipertensi berisiko kena sakit stroke atau sakit jantung. Untuk itu, Anda harus mengonsumsi makanan-makanan yang rendah lemak dan makanan kaya serat.

Ya, penderita hipertensi memang harus bekerja keras untuk menurunkan tekanan darah mereka. Jika tidak, huhh.. risikonya sangat berat dan kehidupannya sangat menyedihkan.

Apalagi, jika tensi Anda mendekati 200/110 mmHg. Ancaman stroke sangat dekat.

Tetapi, sebelum bicara lebih jauh tentang cara mengatasi hipertensi, ada baiknya kita pahami dulu apa pengertian hipertensi dan bagaimana cara mengetahui seseorang terkena Ini sangat penting supaya usaha Anda tepat dan tensi darah Anda kembali turun.

Pengertian hipertensi, menurut alodokter.com adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri atau pembuluh darah bersih, meningkat. Hipertensi bisa diketahui dengan mengukur tekanan darah menggunakan alat pengukur atau tensimeter.

Jika hasil pengukuran tekanan darah Anda adalah di atas 240/90 mmHg, itu berarti Anda terkena penyakit hipertensi. Anda harus segera menurunkannya ke tingkat tekanan darah normal. Jika tidak diturunkan, Anda bisa terkena stroke atau sakit jantung.

Contohnya kenalan saya seorang profesor ahli ilmu hukum. Enerjik, mobilitasnya tinggi, banyak ide besar, masih usia muda, tetapi tiba-tiba terkena penyakit stroke berat. Sebagian anggota badannya lumpuh dan sulit bicara.

Sudah satu setengah tahun ini dia menggunakan kursi roda. Walau sudah rajin terapi, tetapi ia belum bisa bicara dengan baik.

Oleh karena itu, jika sekarang Anda telah menderita hipertensi atau sakit darah tinggi, Anda harus bekerja keras menurunkannya sampai ke tingkat tekanan darah normal. Syukur bisa mencapai di bawah 120/80 mmHg. Jika tidak bisa, ya di bawah 140/90 mmHg sudah baik.

Misalnya, dengan minum obat hipertensi atau obat penurun darah tinggi. Baik obat hipertensi kimiawi, obat hipertensi herbal atau obat hipertensi alami buatan sendiri.

Ya, minum obat hipertensi apa pun. Yang penting, Anda harus berusaha menurunkan darah tinggi Anda. Tidak boleh tidak. Penyakit hipertensi jangan dianggap sepele. Walaupun, sekarang Anda masih beraktivitas seperti biasa.

Anda masih bisa kemana-mana. Anda masih bisa melakukan pekerjaan ini itu sebagaimana sebelumnya. Yaitu, sebelum kena penyakit hipertensi.

Ya, tujuan utama menurunkan tensi tinggi tidak lain supaya Anda kembali sehat. Anda bisa bebas dari risiko stroke atau penyakit jantung. Dua penyakit ini adalah penyakit berat, terutama stroke.

Salah satu cara mengobati penyakit darah tinggi adalah Anda harus mengonsumsi makanan rendah lemak dan makanan kaya serat. Pertanyaannya, makanan macam apa itu? Apa contoh-contohnya?

makanan rendah lemak  makanan rendah lemak untuk mencegah atau menurunkan hipertensi (sumber:tipscaralangsing.com)

Daftar Makanan Rendah Lemak dan Kaya Serat untuk Penderita Hipertensi

Banyak makanan rendah lemak yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan hipertensi Anda. Tidak perlu semuanya. Pilih mana yang mudah pengadaannya, murah harganya, mudah memprosesnya, dan nyaman mengonsumsinya.

Demikian pula makanan yang kaya serat, sangat bermanfaat untuk menurunkan darah tinggi Anda yang berarti mengurangi risiko terkena stroke atau sakit jantung. Ada serat larut dan serat tidak larut.

Serat larut artinya serat yang mudah larut dalam air. Serat ini sangat bermanfaat untuk menurunkan darah tinggi, menurunkan kolesterol tinggi, dan tidak mudah lapar.

Contoh makanan kaya serat larut: beras, sereal gandum, havermut, oatmeal, kacang-kacangan, kacang merah, kacang polong, kedelai, ubi jalar, brokoli, wortel, timur, seledri, buah apel, blueberry, pisang, legume, jeruk, apricot, kismis, bit, persik, pir, biji wijen, dsb.

BACA JUGA:

Cek Hipertensi Sejak Usia 40 Tahun Penyebab Hipertensi & Cara Mencegahnya
16 Tips Mencegah Hipertensi Mengenali 9 Gejala Hipertensi

Serat tidak larut artinya tidak mudah larut dalam air. Serat ini bermanfaat untuk membawa makanan melalui sistem pencernaan sehingga Anda bisa terhindar dari sembelit.

Contoh makanan kaya serat tidak larut, misalnya, beras merah, kacang-kacangan, wortel, mentimun dan tomat, sayuran daun hijau tua, umbi-umbian dengan kulitnya, dan buah dengan kulitnya.

Tentu saja, pengaruh makanan penurunan tekanan darah tidak seketika seperti halnya obat penurun darah tinggi. Pengaruh makanan terhadap penurunan hipertensi adalah secara keseluruhan dari semua yang Anda konsumsi.

Tetapi, pengaruh positif untuk membantu menurunkan darah tinggi sangat nyata. Yakni, bisa mempercepat penurunan tekanan darah tinggi.

Lain halnya jika Anda tidak menghindari makanan penyebab darah tinggi dan tidak mengonsumsi makanan penurun darah tinggi. Anda hanya mengandalkan konsumsi obat. Penurunan darah tinggi akan berjalan sangat lamban.

Atau, bahkan pengaruh obat penurun darah tinggi kalah besar dibandingkan dengan makanan penyebab darah tinggi yang Anda konsumsi.

Berikut ini adalah daftar beberapa makanan rendah lemak dan makanan kaya serat yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan atau mencegah darah tinggi. Anda bisa memilih mana yang Anda suka.

ace maxs obat hipertensi yang cukup terkenal, ace maxs (sumber: apotekmaxs.com)

A. Buah Penurun Hipertensi

Sesungguhnya banyak buah yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan darah tinggi atau hipertensi. Di bawah ini akan disebutkan beberapa buah penurun hipertensi dan Anda bisa memilih mana yang Anda suka.

1. Buah Apel. Buah ini selain sama sekali tidak mengandung lemak (rendah lemak), juga mengandung sedikit kalori atau rendah kalori. Sebaliknya, apel adalah buah/makanan kaya serat (2g) dan antioksidan. Selain efektif untuk menurunkan darah tinggi, buah ini juga bisa untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Serat dapat mengikat lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh.

2. Beragam Jenis Berry. Buah jenis ini, khususnya blueberry, juga sangat baik untuk Anda yang menderita darah tinggi. Sebab, kelompok buah ini mengandung senyawa alami flavonoid tinggi. Asupan flavonoid bisa menurunkan hipertensi, mengurangi kolesterol jahat, dan menjaga kesehatan jantung.

3. Buah Pisang. Buah ini mudah didapatkan dan harganya cukup murah. Ia bisa Anda sertakan dalam menu diet hipertensi. Buah pisang mengandung kalium tinggi yang berfungsi untuk menurunkan darah tinggi Anda. Ia sangat baik disajikan di pagi hari, siang hari atau malam hari. Pisang rendah lemak (1%) dan serat (1%).

4. Melon dan Semangka. Saya sangat suka dua buah ini. Selain berkhasiat menurunkan hipertensi, semangka dan melon adalah buah yang segar, manis dan murah. Keduanya kaya kalium dan magnesium, yang membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Karotenoid dalam melon dan semangka juga bisa mencegah pengerasan dan penyempitan dinding arteri dan vena. Ini akan mencegah aliran darah menyempit.

Buah lain yang juga bisa Anda pilih untuk menurunkan sakit hipertensi Anda adalah alpukat, mengkudu, jeruk, kiwi, dan blewah.

Daftar buah kaya serat: apel dengan kulitnya, alpukat, aprikot, pisang, blueberry, melon, buah ara (kering), jeruk bali, jambu, jeruk, peach, pir dengan kulitnya, plum, dan kismis,

Konsumsi buah tiap hari bisa memperkecil risiko kena sakit hipertensi (darah tinggi) dan diabetes.

B. Sayuran Penurun Hipertensi

Berikut ini adalah sejumlah buah yang berkhasiat bisa menurunkan darah tinggi. Anda bisa memilih mana yang Anda suka untuk menurunkan hipertensi Anda.

1. Sayur brokoli. Ternyata, sayuran brokoli ini kaya akan zat anti kanker dan mengandung serat yang sangat tinggi atau kaya serat. Tentu saja, dengan mengonsumsi brokoli ini, Anda bisa menurunkan berat badan dan hipertensi Anda dengan cepat. Lemak yang terbakar di tubuh Anda makin banyak.

2. Jagung. Ini adalah biji-bijian yang mengandung protein nabati tinggi dan baik untuk diet, termasuk diet darah tinggi.

3. Bayam. Sayuran ini sangat rendah lemak, tetapi mengandung serat tinggi. Bahkan, mengandung berbagai nutrisi yang bisa membuat jantung Anda lebih sehat. Sangat baik untuk membuat kadar darah tinggi Anda tetap normal.

Selain bayam, sayuran lain seperti selada, kubis, dan lobak juga sangat bagus untuk menurunkan hipertensi Anda. Silakan untuk mencobanya.

4. Kentang. Dengan kandungan magnesium dan kalium, kentang sangat baik untuk Anda konsumsi. Asupan kalium yang banyak bisa menurunkan kadar natrium dalam tubuh sehingga Anda merasa lebih sehat.

5. Biji bunga matahari. Sama dengan kentang, maka biji bunga matahari juga merupakan sumber magnesium yang tinggi. Di Indonesia, makanan ringan ini dikenal dengan nama kuaci. Tapi, pembuatan kuaci tidak boleh tinggi garam.

6. Kacang-kacangan. Makanan ringan ini juga kaya gizi dan serbaguna. Selain itu, kacang-kacngan juga sangat kaya akan serat terlarut, magnesium dan dan kalium. Tentu efektif untuk menurunkan hipertensi. Harga kacang-kacangan murah, tetapi kaya akan gizi.

Sayuran lain yang sangat baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah tomat, seledri, bawang, mentimun, buncis, dsb.

Daftar Sayuran Tinggi Serat: bit hijau, sawi, brokoli, wortel, kembang kol (dimasak), kubis, jagung, terong, kacang buncis, mentimun, tomat, ubi jalar (dimasak), bayam, kentang dengan kulitnya, kangkung, bawang mentah, jamur, kacang merah, kacang buncis, dan kale.

C. Penurun Hipertensi Lainnya

1. Susu Skim. Mengonsumsi susu skim sangat baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi karena rendah lemak. Selain itu, ia sangat kaya kalsium dan vitamin D.

Tetapi, jika Anda bukan penggemar minuman susu, Anda bisa menggantinya dengan yogurt yang juga rendah lemak. Tetapi, jangan susu yang mengandung banyak gula.

2. Makanan dari Gandum.  Anda bisa mengganti atau memvariasi makanan nasi dengan gandum. Gandum memang satu suku dengan beras. Bentuk keduanya hampir sama. Kandungan karbohidratnya juga hampir sama dengan beras, yaitu 60 % sampai 80%.<

Kandungan lain berupa mineral 1,5 – 2%, protein 6 – 17%, lemak 1,5 – 2%, dan sejumlah vitamin. Gandum juga bermanfaat untuk kesehatan, termasuk menurunkan kadar darah tinggi, diabetes dan jantung koroner.

Biji gandum yang diolah menjadi roti, bahkan memiliki kandungan energi lebih tinggi dibandingkan dengan nasi beras. Demikian pula kandungan seratnya, juga cukup tinggi sehingga cocok untuk Anda yang kegemukan dan ingin menurunkan berat badan.

3. Minyak Zaitun. Minyak ini juga sangat baik untuk menurunkan hipertensi karena mengandung lemak tidak jenuh yang cukup tinggi. Tidak hanya untuk menurunkan darah tinggi, minyak ini juga sangat baik untuk mencegah kepikunan, menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, membuat usus selalu sehat, dsb.

Pendek kata, minyak zaitun sangat baik untuk dikonsumsi karena khasiat kesehatannya sangat tinggi. Bisa juga untuk menghilangkan flek di wajah, menghilangkan ketombe, membuat rambut tumbul tebal, dsb.

4. Bumbu Masakan. Anda bisa menambah atau memperbanyak beberapa bumbu masak pada makanan Anda. Misalnya, menambah bumbu dari bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, daun salam, dsb. Ya, tujuannya untuk membantu menurunkan darah tinggi Anda.

5. Camilan yang Aman. Jika menyediakan camilan di rumah, pilihlah camilan yang rendah garam, gula dan bukan camilan goreng. Ini akan membuat tensi darah Anda tidak akan naik. Bahkan, bisa turun.

tongseng kambing aduhhh… lezatnya makanan ini, tetapi sumber hipertensi (copy:resepcaramemasak.com)

Hindari Makanan Penyebab Hipertensi

Tentu saja, yang tidak kalah pentingnya untuk menurunkan atau mencegah hipertensi adalah menghindari makanan penyebab tensi tinggi. Ada beberapa makanan yang pengaruhnya sangat besar sebagai penyebab hipertensi.

Misalnya, makanan tinggi garam, gula dan semua makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, jeroan binatang, daging kambing, daging domba, kulit ayam, kuning telur, makanan cepat saji, makanan tinggi sodium seperti dalam kaleng, dsb.

Makanan tinggi sodium, di antaranya adalah makenan kemasan dalam kaleng, makanan diproses dan makanan siap saji. Jika Anda ingin mengonsumsi makanan dalam kaleng, coba baca kemasannya. Berepa kandium sodiumnya.

Jika kandungan sodium maksimal 5%, itu aman untuk Anda konsumsi. Tetapi jika lebih, apalagi lebih besar dari 20%, ya jangan dikonsumsi.

Setidaknya ada 33 jenis makanan yang bisa menyebabkan hipertensi dan perlu Anda jauhi.

Apalagi, Anda telah berusia 60 tahun lebih. Daya tahan tubuh Anda mulai menurun. Anda sebaiknya berhati-hati untuk mengonsumsi makanan yang bisa menyebabkan darah tinggi Anda naik. Kelezatan makanan tidak seimbang dengan sakit yang Anda derita setelah mengonsumsi makanan larangan itu.

Pendek kata, Anda harus selalu mengonsumsi makanan sehat untuk penderita hipertensi. Makanan yang justru membuat Anda menderita penyakit hipertensi atau darah tinggi harus Anda hindari. Anda memang harus berlatih untuk mampu mengendalikan diri.

Termasuk mengendalikan keinginan makan yang enak-enak, tetapi bisa menyebabkan tekanan darah naik tinggi.

Meskipun Anda minum obat darah tinggi, Anda sebaiknya tetap tidak mengonsumsi makanan penyebab hipertensi. Mengapa? Yang dikhawatirkan bisa menyebabkan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, seperti sakit stroke atau sakit jantung.

Sungguh, ini harus Anda hindari. Di wilayah saya bertempat tinggal, ada beberapa warga menderita sakit stroke saat usia memasuki pensiun, yaitu 60 tahun. Penyebabnya, kebanyakan karena mereka tidak mengobati sakit hipertensinya dengan baik.

Akibatnya, mereka menderita stroke dari yang ringan, sedang dan berat. Yang berat, selain sebagian anggota tubuh lumpuh, penderita tidak bisa berbicara dengan jelas dan lancar. Tentu saja, penderita ini tidak bisa menikmati masa pensiunnya.

Lakukan Diet Hipertensi secara Kontinyu

hipertensi

Cara terbaik untuk menurunkan hipertensi atau darah tinggi adalah dengan melakukan diet. Yaitu, diet hipertensi. Dengan diet, Anda bisa menurunkan darah tinggi dengan cara yang lebih baik dan terkontrol.

Berikut ini langkah-langkah praktis yang harus Anda lakukan saat menjalani diet hipertensi.

  1. Catat berapa tensi darah tinggi Anda saat mulai diet. Tentu saja, sebelumnya Anda harus cek dulu berapa tensi Anda saat akan mulai melakukan diet.
  2. Catat makanan apa saja yang harus Anda hindari. Misalnya, banyak garam (makanan yang terasa asin), makanan dan minuman banyak kandungan gula pasir, aneka gorengan, daging, kuning telur, telur puyuh, udang, jeroan, dsb.
  3. Catat makanan/buah yang harus Anda konsumsi untuk menurunkan tensi darah tinggi. Misalnya, buah semangka, melon, apel, alpukat, mengkudu, jeruk, kiwi, blewah, cokelat, yoghurt, susu skim bebas lemak, ikan salmon, roti gandum (umumnya roti tinggi garam dan gula), dan minyak zaitun.
  4. Pelanggaran kecil bisa dilakukan sesuai dengan tinggginya hipertensi Anda. Misalnya, Anda boleh makan satu potong tempe goreng sekali dalam satu minggu atau dua kali dalam seminggu. Itu tergantung pada ketinggian tensi Anda.
  5. Perbanyak minum air putih. Setidaknya 7 – 8 liter perhari.
  6. Istirahat cukup, plus tidur setidaknya 7 jam sehari.
  7. Konsumsi obat kolesterol sesuai keinginan Anda. Bisa obat resep dokter, obat herbal atau obat kolesterol alami. Jika kolesterol Anda tinggi sekali, konsumsi obat resep dokter. Sebab, daya sembuh obat kolesterol resep dokter lebih cepat. Tetapi, jika tak terlalu tinggi, bisa dengan obat herbal.
  8. Hindari merokok dan minum alkohol.
  9. Perbanyak konsumsi makanan rebus atau panggang. Perbanyak makanan yang membuat Anda sehat tapi tidak membuat tensi Anda tinggi.
  10. Lakukan olahraga rutin setidaknya 4 kali dalam satu minggu. Bisa juga dengan jalan kaki, jalan cepat, senam, bersepeda, dsb.
  11. Setelah satu bulan, cek kembali tensi darah Anda. Berapa penurunannya? Sangat besar, cukupan, atau terlalu kecil.
  12. Jika hasilnya bagus, bisa diteruskan sehingga tekanan darah Anda normal. Setelah normal, pertahankan hingga beberapa bulan ke depan. Setelah itu, diet hipertensi bisa diturunkan namun tetap dalam batas yang aman. Anda sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk membuat langkah diet yang aman tetapi sehat.

Demikian daftar diet hipertensi yang Anda harus jalankan untuk membuat tekanan darah Anda kembali normal. Daftar diet ini saya dasarkan pada pengalaman pribadi yang kini membuat saya lebih sehat. Saya sudah 26 tahun menderita hipertensi dan kini tetap sehat.

Semoga artikel mengenai Cara Mencegah atau Menyembuhkan Hipertensi dengan Mengonsumsi Makanan Rendah Lemah dan Kaya Serat ini bisa bermanfaat bagi Anda semua yang ingin selalu sehat.

Sekali lagi, yang diperlukan dari Anda adalah tekad untuk hidup sehat dengan menghindari makanan penyebab hipertensi dan memperbanyak konsumsi makanan dan buah penurun hipertensi.

Tekad ini sangat penting. Sebab, kenyataannya banyak penderita stroke, terutama yang masih muda, lalai untuk mengobati hipertensi mereka. Mereka kurang sungguh-sungguh untuk menurunkan darah tingginya.

Advertisement