Khasiat Jus Tomat untuk Ibu Hamil, Diet dan Mengatasi Banyak Penyakit

Diposting pada

ANDA suka mengonsumsi jus tomat? Jika belum biasa mengonsumsi jus tomat, coba mulailah mengonsumsi. Manfaat jus tomat cukup besar, termasuk untuk ibu hamil dan Anda yang melakukan diet untuk menurunkan berat badan.

Jus tomat juga bisa Anda konsumsi untuk mengatasi banyak penyakit, seperti kolesterol tinggi, darah tinggi, sakit jantung, mata, kanker, dsb. Sebagai obat alami, tentu Anda perlu kesungguhan dan ketekunan untuk mengonsumsi buah atau jus tomat.

Buah tomat bisa Anda dapatkan dengan mudah. Ibu rumah tangga yang suka memasak tiap hari tentu tidak bisa lepas dari tomat. Setiap hari mereka membutuhkan tomat untuk kelengkapan masakan biar lezat dan sehat.

Maka, pasokan tomat selalu melimpah di pasar, termasuk pasar swalayan. Tomat memang menjadi penyedap masakan yang tidak bisa ditinggalkan. Apalagi, harganya juga tidak mahal. Harga tomat sekitar Rp 10.000 per kilogram.

Tetapi, tahukah Anda bahwa manfaat buah tomat cukup besar, yakni mampu mengatasi banyak penyakit? Darah tinggi, kolesterol tinggi, sariawan dan peradangan, sakit mata, sakit tulang, pencernaan, kanker, dan masih banyak lagi. Jika Anda ingin terhindar dari berbagai penyakit itu, ya konsumsilah buah tomat atau minum jus tomat.

Manfaat jus tomat untuk kesehatan sangat besar, termasuk jus tomat untuk ibu hamil.

Bagaimana cara mengonsumsi buah tomat? Dikonsumsi langsung atau harus dibuat jus tomat? Mana yang lebih bermanfaat dan lebih menyehatkan?

Cara Terbaik Mengonsumsi Tomat: Dimasak, Dibuat Jus atau Dikonsumsi Mentah?

khasiat jus tomat
(sumber:berkahwalatra.com)

Sebelum membicarakan bagaimana cara mengonsumsi buah atau jus tomat biar lebih berkhasiat untuk kesehatan tubuh, di sini akan disampaikan dulu tentang kandungan gizi tomat.

Kandungan nutrisi tomat antara lain vitamin A, C, E, K, folat, kalsium, sodium, lemak jenuh, kolesterol, karbohidrat, protein, kalsium, likopen, dan kalori rendah. Selain itu, tomat juga kaya mineral yang baik seperti thiamin, niacin, vitamin B6, magnesium, fosfor, dan tembaga.

Tomat adalah kelompok sayur, bukan kelompok buah. Tetapi, jika Anda tiap hari menyebut buah tomat, ya tidak apa-apa. Tomat termasuk kelompok buah atau sayuran telah menjadi perdebatan panjang sampai akhirnya diputuskan melalui peradilan. Pengadilan Amerika Serikat, US Supreme Court, akhirnya memutuskan bahwa tomat termasuk keluarga sayuran, bukan buah.

Tetapi, di Indonesia kata buah tomat lebih populer dibandingkan kata sayuran tomat. Di Amerika, kata buah tomat atau sayur tomat berkaitan dengan masalah pajak. Jika masuk kelompok sayur kena pajak, tetapi jika masuk kelompok buah tidak dipajaki.

Tomat juga mengandung zat antioksidan yang kuat (likopen) dan terbanyak. Satu potong buah tomat mengandung 515 mikrogram likopen.

Kandungan antioksidan akan lebih banyak lagi ketika tomat dimasak selama 15 menit. Kadar likopennya meningkat 171% dibandingkan dengan tomat mentah. Tetapi, kandungan vitamin C berkurang 15% ketika dimasak.

Lalu, mana yang terbaik untuk dikonsumsi? Dimasak dulu atau dikonsumsi mentah? Ya, terserah Anda sesuai dengan kebutuhan. Sebab, semua ada plus minusnya. Ada keuntungan dan kerugiannya.

Yang terbaik, ya keduanya. Satu kali mengonsumsi tomat dimasak, lain kali mengonsumsi tomat mentah. Anda akan mendapatkan manfaat dari kedua cara itu, termasuk dibuat dalam bentuk jus tomat.

Nutrisi tomat, menurut para ilmuwan, mempunyai mekanisme perlindungan yang bisa mencegah peradangan dan pembekuan darah.

Daftar 15 Khasiat Jus Tomat untuk Mengatasi Banyak Penyakit

Berikut ini 15 manfaat buah tomat untuk kesehatan, baik dikonsumsi secara langsung dalam kondisi mentah atau dibuat jus tomat atau dimasak. Biar mampu menyehatkan tubuh, Anda sebaiknya selalu mengonsumsi jus tomat atau buah tomat setiap hari.

1. Terhindar dari sakit kanker. Ini terjadi karena kandungan antioksidan yang tinggi seperti vitamin C dan likopen. Juga bisa mencegah pembentukan radikal bebas yang bisa menyebabkan kanker, terutama kanker prostat dan kanker usus (kolorektal).

2. Menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda punya darah tinggi, ada baiknya mengonsumsi jus tomat atau buah tomat. Sebab, tomat mengandung kalium tinggi yang merupakan lawan dari natrium (garam).

3. Mencegah sakit jantung. Kandungan kalium yang tinggi dalam buah tomat tentu membuat jantung lebih sehat. Apalagi, bersamaan dengan itu Anda juga mengurangi konsumsi garam. Jantung Anda akan lebih sehat.

4. Mencegah diabetes. Tomat yang kaya antioksidan bisa membantu penurunan kadar gula darah dan sekaligus mencegah terjadinya komplikasi pada penderita diabetes. Di sisi lain, kandungan kromium juga bisa menyeimbangkan kadar gula sehingga lebih stabil dan tidak membahayakan kesehatan.

5. Menjaga kesehatan mata. Tomat kaya akan vitamin A yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh mata. Sering mengonsumsi jus tomat atau buah tomat mentah juga akan membuat penglihatan Anda lebih jernih dan tajam.

6. Memperlancar kerja pencernaan. Mengonsumsi tomat juga bisa memperlancar kerja pencernaan. Sebab, tomat kaya serat yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan pencernaan. Ada baiknya Anda membuat tomat sebagai cemilan.

7. Menyehatkan rambut. Dengan kandungan vitamin A yang tinggi, buah tomat juga sangat bagus untuk menyehatkan dan menghitamkan rambut kapala Anda. Apalagi buat wanita, rambut adalah mahkota yang perlu dijaga kesehatannya.

8. Menyehatkan kulit. Memiliki kulit yang halus, mulus dan jernih tentu sangat membanggakan, terutama untuk wanita. Mengonsumsi vitamin C sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dari panas matahari, polusi, kerutan, dsb. Tomat kaya akan vitamin C.

9. Menghindari sembelit. Pernah mengalami sembelit? Aduhh, sangat menyiksa. Bahkan, bisa berisiko kena kanker usus. Mengonsumsi buah yang kaya kandungan air dan serat seperti tomat bisa membantu menghindari sembelit.

10. Melindungi janin dari kecacatan. Mengonsumsi tomat juga penting bagi wanita hamil. Sebab, tomat mengandung asam folat yang bisa melindungi janin dari risiko cacat tabung saraf.

11. Menghindari depresi. Dengan kandungan asam folat, mengonsumsi tomat bisa mencegah Anda dari depresi. Sebab, konsumsi folat mencegah kelebihan pembentukan homosistein, penyebab depresi.

12. Melindungi kulit dan wajah. Mengonsumsi tomat juga bisa mencegah kerusakan pada jaringan kulit akibat sinar ultraviolet dari matahari pada puncak panas (pukul 11.00 – 14.00).

13. Tomat dipadu kancang panjang. Seorang ahli kesehatan menyatakan bahwa jus tomat campur kacang panjang bisa merangsang inslet lengerhan pada sela-sela jaringan pankreas untuk memproduksi insulin. Jadi, jus ini efektif merangsang kerja pankreas berserta limpa dan juga liver.

14. Bagus untuk penderita anemia. Mengosumsi tomat bisa meningkatkan pertumbuhan hemoglobin dalam darah. Oleh karena itu, konsumsi tomat sangat penting bagi penderia anemia.

15. Menurunkan berat badan. Dengan mengonsumsi buah tomat, Anda akan merasa kenyang lebih lama. Ini berakibat turunnya berat karena bisa mengurangi atau mengatasi rasa lapar. Makan pun menjadi berkurang.

Baca Juga: Cara Sukses Mengecilkan Paha dalam 3 Hari

Inilah beberapa khasiat jus tomat yang bisa Anda gunakan untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan.  Ya, ini adalah cara alami dan cara murah untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh Anda. Yang diperlukan hanya ketekunan mengonsumsi buah atau jus tomat.

7 Manfaat Jus Tomat untuk Ibu Hamil dan Diet

Jus tomat juga sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil. Ibu hamil memerlukan nutrisi yang lebih banyak karena selain untuk dirinya, Bunda juga harus mengonsumsi nutrisi untuk calon bayi dalam kandungannya.

Jus tomat bisa menjadi pilihan penting karena kandungan nutrisinya sangat banyak. Antara lain kalsium, vitamin A, vitamin C, protein, zat besi, karbohidrat, senyawa kompleks, dsb.

  • Kalsium akan membantu mencegah Bunda kram saat hamil, mencegah tulang janin/bayi tidak sempurna, dan perkembangan bayi terhambat.
  • Vitamin A akan membantu perbaikan jaringan setelah Bunda melahirkan, pengihatan Bunda selalu normal, dan bisa melawan infeksi.Tetapi, konsumsi vitamin A tidak boleh berlebihan. Ini bisa membuat bayi cacat.
  • Zat besi diperlukan untuk pembentukan plasenta dan darah merah. Setiap hari Bunda membutuhkan zat besi 1040 mg.
  • Vitamin C dalam tomat sangatlah banyak. Vitamin C akan membantu penyerapan zat besi hingga 30%.
  • Protein akan meningkatkan kesehatan Bunda dan bayi dalam kandungan. Perlu 60 gram proteij tiap hari atai 10 gram lebih tinggi daripada kebutuhan poroteijn sebelum Bunda hamil.
  • Karbohidrat yang dibutuhkan Ibu hamil juga besar. Karbohidrat diperoleh dari kalori. Karbohidrat dibutuhkan untuk pembentukan energi, Energi bermanfaat untuk pembentukan plasenta, pembentukan pembuluh darah, metablolisme tubuh.

Sukses Diet dengan Jus Tomat

Anda juga bisa menyukseskan diet Anda dengan mengonsumsi jus tomat. Ini akan membuat Anda sukses menurunkan berat badan. Tomat termasuk buah dengan kalori rendah, lemak rendah, dan kandungan gula rendah.

Cara dietnya, mengonsumsi dua buah tomat usai sarapan pagi. Kandungan antioksidan dalam tomat bisa menurunkan nafsu makan.

Siangnya mengonsumsi sup tomat setelah makan siang. Porsi makan siang sedikit. Jangan makan berlebihan.

Setelah makan malam mengonsumsi jus tomat. Jus tomat mengandung nutrisi 5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan buah tomat mentah atau tomat segar. Selain itu, mengonsumsi jus tomat juga bisa menjadikan Anda lebih sehat.

Semoga artikel ini bermnafaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *