Berapa Kolesterol Jahat Anda? Masih Aman atau dalam Bahaya?

Advertisement

Anda sedang berusaha keras untuk menurunkan kolesterol? Berapa kolesterol jahat Anda? Masih amankah atau dalam level bahaya?

Ya, Anda harus berusaha keras untuk menurunkan kolesterol jahat Anda. Apalagi, jika kolesterol Anda cukup tinggi atau berada pada level kolesterol tinggi.

Mengapa? Karena efeknya sangat buruk. Ia bisa menyebabkan sakit jantung, ginjal, paru-paru, hipertensi, dsb.

Bahkan, ia juga bisa menyebabkan kematian jika sakit yang diakibatkan oleh kolesterol tinggi tidak segera diatasi atau diobati.

Tentu saja, Anda tidak ingin mengalami peristiwa tragis hanya karena kolesterol. Anda harus berusaha menurunkan kolesterol Anda ke tingkat normal.

Itu tidak sulit jika Anda sungguh-sungguh untuk menurunkannya hingga tingkat kolesterol normal. Sebab, saya sudah mengalami sendiri terkena kolesterol tinggi, yaitu 253 mg/dl. Ya, ini benar-benar tinggi karena yang normal maksimal 200 mg/dl.

Hanya perlu waktu 21 hari, kolesterol saya bisa kembali normal, yaitu 191 mg/dl. Saya saat itu tidak menggunakan obat kolesterol dosis tinggi. Saya gunakan obat murah. Mengapa?

 

aneka gorenganhindari aneka gorengan, sumber kolesterol tinggi (sumber:food.detik.com)

Antara Kolesterol Baik dan Kolesterol Jahat

Apakah kolesterol itu? Apa ciri-ciri seseorang terkena penyakit kolesterol?

Kolesterol adalah senyawa lemak yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh. Dan, seperempat kolesterol dalam tubuh kita, diproduksi oleh sel-sel hati.

Sesungguhnya, tubuh kita juga memerlukan kolesterol untuk tetap sehat. Tetapi, yang dibutuhkan oleh tubuh adalah kolesterol yang baik. Bukan kolesterol jahat.

Jadi, kolesterol terbagi dalam dua jenis, yaitu:

1. kolesterol baik (HDL-High Density Lipoprotein).

2. kolesterol jahat (LDL-Low Density Lipoprotein).

Tentu saja, yang harus Anda waspadai adalah kolesterol jahat.

Mengapa? Karena ia adalah salah satu penyebab utama pembentukan ateroma atau penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh lemak.

Ateroma adalah plak lemak yang menumpuk di dinding arteri pembuluh darah. Jika tidak segera diatasi, ia bisa terus menumpuk di dinding pembuluh darah.

Makin lama makin tebal. Bahkan, ia bisa menyumbat aliran darah sehingga terjadilah stroke, serangan jantung atau penyakit yang lebih berat lagi.

Tentu saja, tingkat kolesterol tiap orang tidak sama. Itu tergantung pada banyak faktor, termasuk makanan, gaya hidup, bahkan juga keturunan.

Berapa kolesterol Anda?

Pengukuran kadar kolesterol dilakukan dengan mengetahui berapa miligram (mg) kolesterol yang ada dalam setiap desiliter (dL) darah Anda.

Kadar kolesterol yang normal adalah 200 mg/dL. Lebih dari itu berarti tidak sehat dan Anda harus menurunkannya.

Jika Anda belum pernah cek berapa kolesterol Anda, coba cek. Apalagi, jika usia Anda sekarang sudah 40 tahun lebih. Coba cek di puskesmas atau klinik. Murah kok biayanya.

Jangan sampai Anda mengalami seperti adik ipar. Tidak pernah cek kolesterol, tahu-tahu ketika disuruh cek oleh dokter, kolesterolnya sangat tinggi. Bahkan, jantungnya juga sudah kena akibat kolesterol yang tidak diobati.

Apalagi, jika Anda banyak makan makanan yang bisa mengundang datangnya kolesterol. Wooo.., kolsterol menjadi ancaman utama bagi Anda.

Berapa Kolesterol Total Anda? Aman atau Bahaya?

jus alpukatjus alpukat sangat baik untuk menurunkan kolesterol tinggi (sumber:kiat-sehat.com)

Kini, Anda perlu mengetahui cara pengkuran kolesterol. Jika Anda punya alatnya, Anda bisa melakukan pengukuran sendiri. Banyak dijual alat tes kolesterol digital. Harganya tidak mahal kok. Anda bisa pilih harga Rp 150.000, Rp 200.000 dan seterusnya. Tergantung merek, kapasitas, dsb.

Walaupun, akurasi hasil pemeriksaan dengan alat cek kolesterol digital tidak 100%, tetapi itu bisa menjadi petunjuk tentang kadar kolesterol Anda.

Jika masih normal, alhamdulillah. Jika hasilnya 200 mg/dl lebih, ya Anda perlu menurunkannya. Jika tidak diturunkan, risikonya bisa  kena stroke dan sakit jantung.

Secara rinci, ukuran kolesterol yang terbaik adalah:

A. Kolesterol Baik (HDL)

Makin tinggi tingkat HDL Anda makin baik. Ia bisa melindungi jantung Anda untuk tetap sehat. Jika kurang dari normal, ia bisa membuat jantung Anda sangat berisiko terkena sakit.

Tingkat HDL kolesterol Anda yang terbaik minimal adalah 60 mg/dL. Yang buruk adalah kurang dari 40 mg/dL. Artinya, jika kolesterol baik Anda kurang dari 60 mg, Anda perlu meningkatkannya.

B. Kolesterol Jahat (LDL)

Kolesterol jahat tentu saja adalah kebalikan dari kolesterol baik. Jika angka LDL Anda melebihi ukuran normal berarti buruk. Bisa rawan mendatangkan penyakit seperti risiko stroke, sakit jantung, dsb.

Yang terbaik adalah kurang dari 100 mg/dL. Tetapi, jika kolesterol jahat Anda adalah 100-129 mg/dL, ini berarti berada dalam batas ambang toleransi.

Ya, Anda perlu berhati-hati karena Anda rawan terkena penyakit stroke, ateroma atau penyakit jantung.

Bagaimana jika kolesterol jahat Anda lebih tinggi dari angka di atas?

Jumlah LDL 130-159 mg/dL telah memasuki ambang batas tinggi. LDL 160-189 mg/dL masuk level tinggi. LDL 190 mg/dL dan seterusnya berada pada level sangat tinggi.

C. Kolesterol Gabungan (Total)

penurun kolesterol

obat herbal penurun kolesterol (sumber:tokoamanahherba.com)

Untuk menentukan seberapa besar kesehatan kolesterol Anda, perlu penggabungan hasil pengukuran kolesterol baik dan kolesterol jahat.

Jika hasilnya adalah kurang dari 200 mg/dL, maka itu bisa ditoleransi. Jika kadar kolesterol Anda adalah 200 – 239 mg/dL, itu berarti kolesterol Anda masuk ambang batas tinggi.

Jika kolesterol Anda lebih dari 240 mg/dL berarti telah masuk ambang batas tinggi dan harus segera diturunkan atau diobati.

Kolesterol saya akhir tahun lalu adalah 253 mg/dL. Berarti telah masuk tingkat kolesterol tinggi. Ini membuat fisik saya tidak sehat.

Tetapi, dengan minum obat dan buah penurun kolesterol, diet, dan senam kolesterol secara rutin, dalam satu bulan kolesterol saya bisa turun menjadi 191 mg/dL. Atau, pada tingkat kolesterol normal.

Alhamdulillah, dokter menyatakan saya sehat. Angka kolesterol jahat saya telah turun drastis. Walaupun, disarankan agar tetap hati-hati dan selalu melakukan diet dan menerapkan pola hidup sehat.

BERMANFAAT: perbanyak gerak fisik jika Anda tak pernah olahraga. Misalnya dengan senam, jalan kaki, berkebun, bersih-bersih rumah, dsb.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Advertisement