Sakit Maag, Cara Mudah Membuat Lambung Sehat Setelah 15 Tahun Sakit

LAMBUNG saya kembali sehat setelah 15 tahunan menderita sakit maag. Tentu saja, saya sangat senang dengan kesehatan lambung saya. Apalagi, cara penyembuhannya sangat mudah dan murah.

Pertanyaannya: obat maag apa yang saya konsumsi sehingga bisa sembuh? Berapa lama saya minum obat sakit maag hingga sembuh?

Sebelum menjawab pertanyaan yang maha penting itu, saya ingin berbagi pengalaman menghadapi penyakit lambung atau penyakit maag.

Saat masih menderita sakit maag, saya rajin periksa dokter. Baik dokter perusahaan tempat saya bekerja, dokter rumah sakit A atau rumah sakit B. Tetapi, penyakit lambung saya tak segera sembuh.

Saat minum obat maag dari resep dokter, lambung saya tak terasa perih.

Tetapi satu minggu atau dua minggu setelah obat dari resep dokter habis, rasa perih di lambung kembali mendera kehidupan saya.

Saya benar-benar marasa tidak nyaman dan tidak tenang dengan kehidupan seperti itu. Tak hanya siang hari. Terkadang, tengah malam saat tidur nyenyak, saya harus bangun karena lambung perih.

Ya, seperti orang yang sangat lapar. Bahkan, lebih dari itu karena rasa sakit (perih) yang menjadi-jadi di lambung. Jika sudah demikian, saya tidak bisa merasa tenang.

Bahkan, juga tidak nyaman. Saya terpaksa mencari makanan apa yang tersedia untuk saya makan sebagai pengganjal perut biar lambung tidak terasa perit. Penyakit maag bisa kembali reda.

Sakit Maag: Sering Mengabaikan Waktu Makan Siang

maagpenyakitmaag.net

MENJENGKELKAN: maag sering menjengkelkan karena pengobatannya terkadang memakan waktu

Saya lupa sejak usia berapa menderita sakit maag. Tetapi, penyakit lambung ini terjadi gara-gara saya ketika itu suka mengabaikan makan siang.

Saya baru makan siang setelah pekerjaan selesai. Ya, kadang jam 15.00, kadang jam 15.30 atau lebih sore lagi. Ya, jam makan siang tidak menentu.

Sesungguhnya saya sudah dengar cerita teman yang punya sakit maag.

Penyakit maag atau dispesia itu berawal dari terjadinya radang pada dinding lambung bagian dalam. Radang lambung yang sering atau terus-menerus terjadi menyebabkan lapisan dinding lambung bagian dalam terkikis.

Dari kondisi itu terjadilah luka di lambung atau tukak lambung. Gejala umum dari penyakit ini adalah rasa perih atau panas dari leher hingga perut bagian tengah.

Ada beberapa penyebab sakit maag. Antara lain akibat luka terbuka di lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres.

Untuk pengobatan sakit maag, saya rajin datang ke dokter. Apalagi, pengobatan karyawan yang menderita sakit dibiayai oleh perusahaan. Saya tidak perlu mengeluarkan biaya sedikit pun.

Tetapi, bertahun-tahun sakit lambung tak kunjung sembuh. Meskipun saya selalu mematuhi saran dokter dengan.

Perawat di rumah sakit pun bertanya kepada saya, “Lho, kok sakitnya nggak sembuh-sembuh to Pak”.

“Ya, saya tidak tahu. Kan dokter yang memeriksa dan mengobati,” jawab saya.

Saat itu, saya belum punya perhatian khusus untuk penyembuhan diri saya dengan mengenali karakteristik atau gejala penyakit maag. Misalnya, dengan membaca buku-buku tentang sakit maag.

Apalagi, mencari informasi tentang gejala sakit maag dan berbagai permasalahannya di internet. Penggunaan internet belum meluas seperti sekarang.

Saat itu, barulah era pengenalan komputer. Artinya, penggunaan komputer sebagai alat kerja baru dimulai. Itu pun belum banyak kantor yang menggunakan komputer untuk pekerjaan karyawannya. Tentu saja, pengetahuan saya tentang sakit maag sangat minim. Bahkan, bisa dibilang nol.

makanan sehat

hindari masakan pedas dan asam..(copy:kesehatanku.net)

Saya hanya menyerahkan ke dokter untuk penyembuhan sakit maag saya. Saya selalu minum obat maag berdasarkan resep dokter.

Saya tak ada upaya lain untuk mencari cara tepat pengobatan maag saya.

Sakit maag saya mulai reda ketika seorang teman memberi tahu saya untuk menggunakan obat herbal.

Saya disarankan untuk minum jamu kunyit. Yaitu, parutan kunyit yang diperas menggunakan air.

Pada awalnya, saya mencoba minum jamu kunyit tiap pagi. Istri selalu membuatkan jamu kunyit untuk saya. Terkadang minuman jamu kunyit dicampur dengan madu atau kuning telur.

Tentu saja, rasa segar setelah minum jamu kunyit tiap pagi. Secara bertahap, rasa perih di lambung pun mulai berkurang. Biasanya, saya minum terus-menerus tiap pagi selama satu sampai dua minggu.

Begitu terasa nyaman, saya berhenti minum jamu kunyit. Saya minum jamu kunyit buatan sendiri saat maagsaya kambuh lagi. Walaupun sakit maag kambuhan masih dalam tahap ringan, biasanya saya segera membeli kunyit. Istri saya pun siap membuat jamu kunyit untuk penyembuhan maag saya.

Terkadang saya membuat jamu kunyit sendiri saat istri sedang repot. Tidak sulit untuk membuat jamu dari kunyit. Hanya jari dan telapak tangan tampak warna kuning bekas kunyit.

Ya, hasil dari penggunaan jamu kunyit untuk penyembuhan maag saya memang luar biasa hebatnya. Dalam waktu pendek, satu minggu, lambung tak terasa perih lagi. Pertanda maag saya reda.

Maag Sembuh Setelah Puasa Senin-Kamis

 

puasa senin kamissumber:ahlinyaobatherbal.com

Maag saya akhirnya tak pernah kambuh sejak tiga tahun belakangan. Menurut perasaan saya, maag saya sembuh setelah saya puasa Senin-Kamis atau puasa sunah lainnya.

Tentu saja, yang pertama saya lakukan terus-menerus adalah menghindari makanan pedas dan asam. Pengaruh kedua jenis makanan itu sangat cepat reaksinya. Tidak ada satu hari setelah mengonsumsi makanan pedas atau asam, saya langsung merasakan lambung perih.

Saya lupa berapa lama saya puasa Senin-Kamis itu. Saya tak mencatatnya. Saya juga lupa sejak kapan saya puasa Senin-Kamis dan puasa sunah lainnya yang membuat maag saya sembuh total.

Yang jelas, saya sekarang tak pernah minum jamu kunyit. Saya juga tidak mengonsumsi obat maag khusus untuk itu.

Saya coba makan mangga beberapa kali. Ternyata, lambung saya tetap aman.

Berbeda dengan saat maag saya belum sembuh. Habis makan mangga, lambung terasa perih. Bahkan, rasa perihnya meningkat.

Walaupun, mangga yang saya makan adalah mangga yang sangat manis. Ya, bagi Anda yang sehat, rasa mangga itu manis. Tetapi bagi Anda yang punya sakit maag, mangga matang itu tetap terasa asam dan membuat penyakit maag saya kambuh lagi.

Dengan pengalaman ini, saya berkesimpulan puasa bisa membantu penyembuhan sakit maag. Sebenarnya, saat maag saya belum sembuh, saya selalu menjalankan puasa Ramadhan tiap bulan suci itu datang.

Saya tidak pernah tidak berpuasa karena khawatir maag saya kambuh. Justru saat puasa bulan Ramadhan, maag saya tak kambuh. Tetapi, satu atau dua minggu setelah Ramadhan usai, rasa perih di lambung kembali muncul. Pertanda maag saya belum sembuh.

Tetapi, puasa Ramadhan belum cukup untuk menyembuhkan penyakit maag saya. Seharusnya, saya menambahnya dengan puasa sunah lainnya seperti puasa 6 hari di bulan Syawal setelah puasa Ramadhan usai.

Ya, seperti pengobatan dokter, pasien harus menghabiskan semua obat maag yang diberikan oleh dokter. Artinya, pengobatan harus tuntas sehingga sakit tidak kambuh lagi.

Demikianlah artikel tentang Cara Mudah Membuat LambungĀ  Sehat Setelah 15 Tahun Sakit Maag. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua pembaca.