Connect with us

Ibu Hamil

5 Kelompok Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Muda yang Perlu Bunda Konsumsi

Published

on

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Muda – Banyak ibu muda sangat senang saat tahu dirinya hamil. Apalagi jika kehamilan itu sudah lama diharapkan. Misalnya, sudah menikah 4 tahun tetapi belum juga tampak bakal memiliki si buah hati.

Begitu dinyatakan positif telah hamil oleh dokter, tentu saja selain bersyukur kepada Tuhan yang memberikan kesempatan hamil, Bunda juga harus berusaha ekstra keras untuk menjaga supaya bayinya tumbuh sehat. Apalagi, jika bayi yang dikandungnya adalah anak pertama.

Tetapi, apa yang harus dilakukan supaya bayinya tumbuh sehat sehingga bisa lahir dengan lancar dan lahir normal nantinya? Ya, salah satunya adalah selalu mengonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil.

Banyak makanan sehat yang bisa Bunda konsumsi untuk menjaga kehamilannya sehingga ibu dan bayi yang dikandungnya selalu sehat. Jadi, makanan sehat untuk ibu hamil harus dikonsumsi untuk dua kepentingan. Yaitu, Bunda sehat dan bayi yang dikandungnya juga sehat.

Tentu saja, jumlah makanan yang dikonsumsi harus lebih banyak dari biasanya sebelum hamil. Makanan yang dikonsumsi harus menyehatkan Bunda sekaligus menyehatkan si calon bayi.

Lalu, apa saja makanan sehat untuk ibu hamil muda yang perlu Anda konsumsi? Ya, ikuti uraian selanjutnya untuk memastikan makanan yang Bunda konsumsi bisa mencukupi kebutuhan nutrisi Bunda dan bayi yang dikandungnya selalu sehat.

Ya, Bunda sehat dan si janin juga tumbuh sehat.

Contoh Menu Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Muda yang Harus Disiapkan Tiap Hari

makanan sehat untuk ibu hamil muda

Makanan sehat bagi ibu hamil sangat penting, terutama ibu hamil muda karena usia hamil pada trimester pertama itu masih rentan terjadinya keguguran. Tentu saja, Bunda, suami Bunda dan semua anggota keluarga atau kerabat tak ingin peristiwa buruk itu terjadi.

Itulah sebabnya, konsumsi makanan sehat bagi ibu hamil sangat diperlukan. Tidak hanya dari segi kuantitas, tetapi juga dari segi kualitas. Artinya, makanan yang Bunda sediakan juga harus sesuai dengan usia kehamilan dan bisa memenuhi kebutuhan ibu dan bayi yang dikandungnya.

Makanan sehat harus mendapatkan perhatian karena pada usia kehamilan muda, biasanya si calon ibu suka muntah-muntah (morning sickness). Kondisi tidak sehat ini bisa berpengaruh negatif pada kesehatan bayinya.  Pada hamil muda, biasanya sering mutah-muntah akan membuat nafsu makan menurun.

Beberapa makanan sehat untuk ibu hamil muda antara lain:

1. Makanan Sehat Sereal Kaya Vitamin, Serat dan Mineral

Bunda bisa menyediakan sereal untuk sarapan pagi. Makanan sehat sereal bisa mengatasi rasa mual, ingin muntah dan menurunnya nafsu makan pada kehamilan muda. Sereal dikenal sebagai makanan kaya vitamin, serat, dan mineral.

Mengonsumsi sereal selain bisa menangkal keinginan muntah dan rasa mual, sereal juga mengandung aneka minreal, vitamin B, karbohidrat dan kalsium. Juga mengandung energi dan serat yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil.

Ada 4 jenis sereal yang bisa Bunda pilih. Yaitu, sereal gandum, sereal oat atau haver, sereal jelai dan sereal dari biji-bijian atau kacang-kacangan. Sereal oat mengandung banyak vitamin dan asam folat yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Demikian pula sereal biji-bijian, mengandung banyak vitamin D, asam folat dan serat.

2. Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Muda dari Produk Susu

Bunda juga bisa mengonsumsi produk susu karena kandungannya bisa membantu untuk mendukung pertumbuhan jaringan baru pada si bayi. Memperbaiki jaringan yang rusak dan pembentukan otot serta transportasi oksigen ke janin.

Produk susu yang kaya protein, mineral dan kalsium juga mampu menunjang perkembangan dan pertumbuhan bayi dengan baik. Susu kedelai bisa menjadi pilihan pertama karena kaya vitamin D.

Beberapa produk susu dari pabrik yang cukup baik untuk memenuhi kebutuhan makanan sehat ibu hamil adalah Annum Materna (untuk kehamilan 1 – 3 bulan), susu ibu hamil Lactamil Inisis, dan susu ibu hamil Prenagen.

Demikian pula yogurt dan keju yang rendah lemak atau tanpa lemak, sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil muda.

3. Buah dan Sayur Sehat untuk Hamil Muda

Buah dan sayur juga merupakan makanan sehat yang sangat penting bagi ibu hamil muda. Buah yang mengandung vitamin C sangat diperlukan karena bermanfaat untuk menambah kekebalan tubuh untuk  melawan infeksi.

Sementara, sayuran yang kaya dengan kandungan zat besi bisa mencegah Bunda terkena penyakit anemia atau kekurangan darah. Ini sangat penting karena jika Bunda sehat, si calon bayi juga tumbuh sehat. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan kecacatan pada bayi.

Tanda-tanda Bunda kekurangan zat besi jika Bunda mudah merasa lelah. Bunda perlu cek darah merah. Jangan-jangan Bunda menderita kurang darah atau penyakit anemia akibat kekurangan zat besi.

Contoh konsumsi buah yang baik untuk ibu hamil karena tinggi kandungan vitamin C-nya adalah apel, naga, anggur, cherry, jambu air, stroberi, jeruk, kurma, pisang, semangka, pir, pepaya, mangga, melon, nangka, durian, dan alpukat.

Sayuran yang juga sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil muda antara lain kangkung, kacang-kacangan, kol dan kembang kol, bayam, brokoli, jagung, terong ungu, daun singkong, katuk dan wortel.

Makanan yang tinggi kandungan zat besinya adalah beras merah, biji-bijian, daging sapi, daging unggas hati ayam, kacang merah, tomat, yoghurt, dan makanan laut. Tetapi, konsumsi makanan tinggi zat besi perlu ditunjang dengan konsumsi buah atau vitamin C. Sebab, makanan tinggi zat besi tidak mudah diserap oleh tubuh.

4. Makanan Sehat Mengandung Asam Folat Tinggi

asam folat tinggi

Selain mengonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi, Bunda juga harus mengonsumsi makanan dan buah yang mengandung asam folat. Asam folat sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk mencegah terjadinya keguguran, bayi lahir cacat seperti spina bifida atau lahir prematur.

Asam folat juga Bunda butuhkan biar bayi dalam kandungan nantinya tumbuh menjadi anak pintar. Masalah ini diulas khusus dalam artikel: Makanan Khusus buat Ibu Hamil biar Bayi Anda Jadi Anak Pintar.

Makanan dan buah yang mengandung asam folat tinggi antara lain kacang merah, selada, bayam, sawi, brokoli, wortel, kacang polong, asparagus, jagung, kacang kedelai, buncis, alpukat, jambu biji dan stroberi.

5. Makanan Sehat Berprotein Tinggi

Makanan yang mengandung protein tinggi juga baik dan membuat sehat ibu hamil. Silakan mengonsumsi 2 sampai 3 makanan berprotein tinggi tiap hari seperti daging tanpa lemak, telur, daging unggas, atau ikan.

Tetapi, hindari mengonsumsi ikan tongkol, ikan kakap putih dan ikan makarel. Bagaimana jika ibu ngidam makanan larangan itu? Ya, tetap harus dihindari. Tahan nafsu untuk mengonsumsi makanan larangan dan alihkan perhatian ke makanan sehat lainnya.

Contoh lain makanan berprotein tinggi adalah telur, kacang kedelai (termasuk tahu, tempe, susu kedelai), brokoli, keju, ikan teri, kacang almond, keong mas dan gandum.

Makanan yang Dilarang untuk Dikonsumsi Ibu Hamil

makanan yang dilarang untuk ibu hamil

makanan pantangan (foto idmedis.com)

Selain perlu mengonsumsi makanan yang bisa mendukung kesehatan Bunda dan bayi yang dikandungnya, di sisi lain Bunda harus menghindari makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Yaitu, makanan yang merugikan kesehatan Bunda dan bayi dalam kandungan.

Misalnya, junk food dan aneka gorengan yang dijual di pinggir jalan. Sering minyak yang dipakai menggoreng tidak sehat karena dipakai berulang-ulang.

Bunda sebaiknya juga menghindari makanan olahan (instan), makanan atau minuman dengan banyak gula, dan makanan yang bisa merangsang perncernaan berlebih. Misalnya, makanan terlalu pedas, banyak lemak dan lain-lain.

Makan yang dilarang untuk ibu hamil lainnya adalah konsumsi makanan mentah, setengah matang, dan yang belum dipasteurisasi. Mengapa? Karena daging mentah atau setengah matang mengandung toksoplasmosis dan bakteri E Coli yang bisa mengakibatkan infeksi serius pada janin.

Sayuran yang tidak dicuci bersih juga bisa mengandung bakteri toksoplasmosis. Karena itu, cuci dulu semua sayuran yang akan Bunda konsumsi.

Bakteri toksoplasmosis juga bisa terdapat pada kotoran kucing. Biar terhindar dari dampak buruk dari bakteri toksoplasmosis, Bunda selama hamil sebaiknya hindari bercengkerama dengan kucing.

Konsumsi ikan laut berukuran besar seperti ikan tuna, hiu dan se bass juga perlu Bunda hindari. Dikhawatirkan ikan-ikan besar itu telah tercemari oleh logam berat merkuri di laut dan ini tidak baik untuk kesehatan Bunda dan bayinya.

Larangan lain adalah minum kopi (kafein), minum alkohol, merokok, konsumsi keju lunak, keju dari susu kambing, dan air susu yang tidak dipasterurisasi.

Bagaimana dengan buah? Ya, Bunda sebaiknya juga menghindari buah yang dilarang untuk ibu hamil.  Misalnya, buah durian, pepaya, anggur dan nanas. Sayur juga ada yang Bunda sebaiknya hindari. Antara lain cabai, daun pepaya, kentang, teh herbal, jamur, dan tauge mentah.

Demikian artikel mengenai 5 kelompok makanan sehat untuk ibu hamil muda, termasuk makanan dan buah larangan bagi ibu hamil. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Amin.

 

3 Comments

3 Comments

  1. makanan yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil

    September 19, 2017 at 3:13 pm

    WOW just what I was searching for. Came here by searching for makanan sehat untuk ibu
    hamil muda

    • hidupsehat

      September 21, 2017 at 5:04 am

      Ya, silakan, terima kasih atas kunjungannya.

  2. Maxsehat

    Oktober 10, 2017 at 2:08 am

    Bagi semua ibu hamil memang sangat penting menjaga makanan yang dikonsumsi, dengan ditulisnya artikel ini semoga menambah wawasan khususnya para ibu yang sedang hamil. Selain makanan yang sehat ada baiknya mencoba Cara Melakukan Yoga untuk Ibu Hamil agar lebih afdol, salam sehat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




DISCLAIMER

Semua tips dan cara yang dimuat di blog Sehatfisik.com ini hanya merupakan informasi dan pengetahuan berdasarkan pengalaman penulis atau orang lain. Tidak
memiliki tujuan mengganti saran dan obat dari dokter. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan tips-tips yang dimuat di blog ini.
Terima Kasih.