Connect with us

Hipertensi

Minuman Kopi bagi Penderita Darah Tinggi: Aman atau Tidak?

Published

on

Minuman kopi bagi penderita darah tinggi aman atau tidak? Dengan kata lain, bolehkah penderita hipertensi atau darah tinggi minum minuman kopi?

Untuk menjawab pertanyaan ini saya tak ingin berandai-andai. Saya ingin bercerita tentang pengalaman saya dan pengalaman kenalan saya yang kini terbaring di tempat tidur karena stroke.

Pernah suatu pagi setelah mengantar anak masuk sekolah, saya mampir di rumah adik ipar. Pagi itu sekitar pukul 08.00.

Sesampai di tempat adik ipar, saya diberi minuman kopi. Tentu saja, itu minuman yang menyegarkan di pagi hari.

Tetapi, apa yang terjadi kemudian? Kepala saya pusing dan tengkuk kencang. Pertanda bahwa tensi darah tinggi saya naik. Saya lupa berapa ukuran tensi saya saat itu.

Peristiwa ini sudah sangat lama. Tetapi, ia merupakan pengalaman yang tak terlupakan karena fenomenal bagi saya. Yaitu, saya benar-benar menderita darah tinggi atau hipertensi yang sangat menyiksa.

Ya, tentu saja saya harus periksa dokter di rumah sakit langganan untuk mendapatkan pengobatan yang bisa membuat fisik saya kembali sehat. Saya pun diharuskan minum obat darah tinggi.

Dua Kenalan Penderita Stroke adalah Penggemar Minuman Kopi

minuman kopi

kopi susu yang sangat kental berisiko (sumber:gosocio.com)

Saya punya kenalan seorang pegawai bank pemerintah. Sebagai pegawai perbankan, ia sering pulang malam. Ia sangat suka minum kopi. Ya, akhirnya ia menjadi penggemar minum kopi berat.

Mulanya, minum kopi sebagai penghangat tubuh saat bekerja. Tetapi, kian lama ia menjadi kecanduan. Tak bisa bekerja dengan baik tanpa ditemani oleh minuman kopi.

Di akhir kariernya, ia menderita darah tinggi atau hipertensi. Puncaknya terjadi saat ia pergi haji bersama istri beberapa tahun lalu. Ia pergi haji satu tahun setelah pensiun.

Sepulang dari haji, ia jatuh sakit akibat darah tingginya kambuh. Ia pun segera dibawa ke rumah sakit. Ternyata, ia menderita stroke.

Sejak saat itu, ia tidak bisa beraktivitas lagi sebagaimana saat belum terkena penyakit stroke. Tiap pagi, ia berlatih jalan kaki di sekitar rumah dengan ditemani istri.

Sangat sulit Menyembuhkan Sakit Stroke

Sudah enam tahun ini dia menderita stroke. Tetapi, tak ada perkembangan signifikan berkaitan dengan kesehatannya. Ia lebih banyak menghabiskan hari-harinya di tempat tidur atau berlatih jalan-jalan di sekitar rumah.

Dulu, terkadang ia datang ke tempat pengajian dua bulan sekali di depan gedung TPQ dekat rumahnya.

Tetapi, sudah beberapa kali pengajian ia tak pernah hadir. Saya belum tahu persis, apakah karena kesehatannya menurun atau karena ia jenuh dengan kondisi kesehatannya yang tidak kunjung berubah.

Jika ternyata kejenuhan yang menjadi penyebabnya, saya bisa memahami hal itu. Saya membandingkan dengan Bapak Kusno, tetangga dekat saya.

Waktu awal dia dinyatakan terkena stroke oleh dokter, ia mencoba berlatih naik sepeda. Tujuannya supaya lebih sehat dan ia bisa sembuh dari stroke.

Setelah latihan bersepeda berlangsung berbulan-bulan, ia akhirnya menyerah. Ia tidak lagi berlatih naik sepeda.

Tampaknya ia merasa jenuh karena latihan tak membawa hasil. Ia tetap tak bisa melawan stroke yang dideritanya.

Sementara, bersepeda dirasakan makin berat. Ia harus jatuh bangun karena sebagian organ tubuhnya tak berfungsi normal akibat sakit stroke, terutama ketika sepeda harus belok.

Ia tak bisa mengayuh sepeda dengan benar. Gerakan tangan yang mengendalikan stang (kemudi) tak sejalan (singkron) dengan gerakan kaki yang mengayuh pedal untuk membuat roda sepeda terus berjalan.

Akibatnya, saat sepeda harus dibelokkan, ia pun terjatuh. Akhirnya ia merasa jenuh dengan kondisi seperti itu. Ia tak lagi berlatih untuk bisa sehat. Ia hanya tiduran sepanjang hari.

minum kopi amancara minum minuman kopi yang aman (sumber:kaltim.tribunnews.com)

Bagaimana Cara Mengonsumsi Minuman Kopi dengan Aman

Sebenarnya, saya masih punya beberapa kisah tentang pecinta minum kopi yang akhirnya terkena penyakit stroke. Tetapi, dengan dua penggalan kisah di atas, saya rasa sudah cukup untuk menjadi pelajaran bagaimana efek dari minum kopi.

Jika Anda ingin tetap minum kopi, Anda harus berusaha bagaimana minum kopi yang aman. Minum kopi yang tidak menimbulkan dampak buruk dengan munculnya tensi tinggi seperti kehidupan dua penderita hipertensi di atas yang kini menderita stroke.

Artinya, Anda harus memastikan dulu kesehatan Anda. Walaupun, Anda sekarang belum terkena penyakit darah tinggi. Tetapi, siapa tahu Anda berpotensi untuk terserang penyakit darah tinggi.

Bagaimana caranya?

Ya, Anda periksa dokter. Anda bisa tanya, apakah Anda berpotensi terkena tekanan darah tinggi. Biasanya dokter bisa memberikan diagnosanya setelah memeriksa kesehatan Anda.

Saya pun demikian. Dulu, saat saya berusia 40 tahun, dokter langganan yang memeriksa saya menyatakan bahwa saya berpotensi kena tekanan darah tinggi.

Saya diminta hati-hati. Walaupun, saya saat itu belum pernah merasakan tengkuk kencang dan kepala pusing karena darah tinggi.

Tetapi, jika dokter menyatakan Anda berpotensi kena darah tinggi atau sudah terkena darah tinggi, ya jangan minum kopi. Sebab, minuman kopi mengandung kafein.

Tidak hanya kopi. Anda juga harus menghindari makanan lain yang mengandung kafein.

Kafein bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah tinggi. Jika Anda tetap minum kopi terus-menerus, sementara Anda penderita darah tinggi, ya darah tinggi akan makin tinggi.

Anda harus ingat dampak lanjut dari darah tinggi. Yaitu, sakit jantung, gagal ginjal, stroke, dsb. Semuanya merupakan penyakit berat yang bisa menjadi penyebab kematian.

Bagi Anda yang Sehat, Minuman Kopi Bisa Mencegah Beberapa Penyakit

Tetapi, bagi Anda yang sehat dan tak punya potensi terkena tekanan darah tinggi, ya silakan tetap minum kopi. Minuman kopi juga punya manfaat kesehatan. Bisa mencegah diabetes, mencegah depresi, mencegah penyakit parkinson, dsb.

Tentu saja, minum minuman kopi jangan berlebihan. Cukup minum minuman kopi 4 kali sehari. Sesuatu yang berlebihan bisa berefek negatif.

Apa efek negatifnya?

Ya, ada beberapa efek negatif, yaitu:

  1. berpotensi kena stroke
  2. kerusakan pada dinding pembuluh darah
  3. kandungan kafein bisa menyebabkan insomnia, mudah gugup, sakit kepala, mudah tegang, dan mudah marah.
  4. mengganggu janin bagi wanita hamil.

Anda sebaiknya cek tensi darah tiap bulan. Biaya cek tensi sangat murah. Bahkan, ada beberapa rumah sakit atau poliklinik yang memberikan layanan cek tekanan darah tinggi secara gratis.

Tips Minum Minuman Kopi Tetap Sehat

Bagaimana supaya minuman kopi memberikan kenikmatan sekaligus membuat Anda terhindar dari pengaruh negatif, khususnya untuk kesehatan?

Intinya, Anda suka minum kopi namun tetap sehat. Ya, petunjuk berikut ini akan membuat minuman kopi tidak berefek negatif pada kesehatan Anda.

  1. cukup minum kopi secangkir sehari. Atau setara dengan 200 – 300 mg per hari. Akan membuat tubuh Anda berenergi dan mudah konsentrasi.
  2. Jangan minum kopi sebelum makan. Mengapa? Ini membuat gula darahmu turun tajam sebelum makan. Efeknya tidak baik untuk kesehatan.
  3. Jangan gunakan gula atau pemanis lainnya. Sebaiknya Anda tambahkan madu. Ini bisa mencegah obesitas (kegemukan) dan diabetes (kencing manis).

Demikian informasi mengenai minuman kopi bagi penderita darah tinggi. Kini, Anda bisa memastikan diri sebagai orang yang aman untuk minum kopi atau tidak aman untuk minum kopi.

Jika tidak aman, ya jangan minum kopi. Nanti darah tinggi Anda bisa naik lagi hingga melampaui batas. Jika sudah demikian, bisa timbul akibat serius seperti stroke, gagal ginjal atau sakit jantung.

Tentu saja, Anda tidak ingin seperti itu, kan?? Ya, hati-hatilah.

Tetapi, jika ingin menurunkan berat badan, Anda bisa mengonsumsi minuman kopi hijau. Banyak obat herbal yang dibuat dari kopi hijau. Anda bisa mencobanya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




DISCLAIMER

Semua tips dan cara yang dimuat di blog Sehatfisik.com ini hanya merupakan informasi dan pengetahuan berdasarkan pengalaman penulis atau orang lain. Tidak
memiliki tujuan mengganti saran dan obat dari dokter. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan tips-tips yang dimuat di blog ini.
Terima Kasih.