Obat Darah Tinggi Generik yang Murah dan Manjur

Posted on

ANDA mengalami darah tinggi? Tidak perlu khawatir. Anda bisa mengonsumsi obat darah tinggi generik yang sangat murah dan mudah untuk mendapatkannya, tetapi khasiatnya sangat bagus.

Ya, saya menyatakan seperti ini karena saya sudah memakainya. Saya sudah 26 tahun menderita darah tinggi (hipertensi). Banyak suka duka yang saya alami dan akhirnya membuat saya bisa mengonsumsi obat penurun darah tinggi dengan aman dan sehat.

Dikatakan darah tinggi jika tekanan darah Anda mencapai 140/90 mmHg atau lebih. Anda bisa cek tekanan darah di puskesmas, rumah sakit atau dokter tempat Anda periksa.

Tetapi, Anda juga bisa memiliki alat pengukuran darah tinggi atau tensimeter sendiri. Anda bisa beli alat pengukur darah di toko alat kesehatan atau di toko-toko online yang melayani penjualan alat kesehatan.

Harganya tidak mahal. Anda bisa memilih harga sesuai dengan keinginan. Jika ingin yang terbaik, ya agak mahal. Harga antara Rp 100 ribu hingga Rp 900 ribuan. Yang agak mahal karena alat pengukur tensi itu juga bisa dibuat untuk mengecek kadar kolesterol.

Banyak orang mengalami darah tinggi hingga stroke karena tak pernah cek kadar darah tingginya. Ia mengira dirinya selalu sehat. Padahal, sesungguhnya ia menderita darah tinggi.

Ia baru tahu dirinya terkena darah tinggi setelah jatuh sakit dan periksa dokter. Dokter mencek tekanan darahnya dan ternyata sangat tinggi dan harus dirawat di rumah sakit.

Tidak hanya kena darah tinggi, ada juga yang sekaligus terkena stroke. Darah tinggi yang tidak segera diobati memang bisa menyebabkan stroke.

Tiga Metode Pengobatan Darah Tinggi Harus Dilakukan Bersamaan

obat captoprilobat darah tinggi generik yang sangat mujrah (sumber:mahasiswafarmasibicara.blogspot.com)

Darah tinggi memang ada dua macam. Pertama, darah tinggi tanpa gejala. Ini yang paling banyak terjadi.

Orang tidak pernah merasa adanya gangguan kesehatan, seperti kepala pusing, tengkuk kencang, dsb. Ia merasa selalu sehat.

Seseorang tahu dirinya sakit darah tinggi saat periksa dokter. Tetapi, ia terlambat. Darah tingginya sudah bertengger di atas sejak lama dan baru ketahuan saat ia sakit dan periksa dokter.

Kedua adalah darah tinggi yang disertai dengan gejala. Tetapi, ini biasanya jarang terjadi.
Oleh karena itu, Anda sebaiknya cek tekanan darah tinggi ketika Anda telah berusia 40 tahun. Ini hanya ukuran umum.

Ada juga orang berusia 18 tahun sudah kena darah tinggi, tetapi jarang. Dengan periksa tensi darah, Anda bisa mengetahui dengan nyata apakah diri Anda sehat atau sakit. Bukan kira-kira.

Biaya cek tensi darah tidak mahal kok. Bahkan, ada juga rumah sakit atau klinik yang memberikan layanan cek tensi darah secara gratis.

Jika dari cek tekanan darah diketahui tensi tinggi, Anda bisa segera menurunkannya. Jika ternyata sehat karena hasil tes tensi hanya sekitar 120/90 mmHg, Anda perlu periksa lagi setidaknya 5 tahun mendatang.

Saya dulu juga periksa tensi dan dinyatakan tensi darah saya normal. Sampai tiga kali cek selalu dinyatakan normal.

Tetapi, cek yang keempat, dokter menyatakan saya punya potensi kena darah tinggi dan diminta hati-hati. Satu tahun kemudian, saya benar-benar kena darah tinggi atau hipertensi.

Banyak usaha yang harus dilakukan jika Anda terkena darah tinggi. Dinyatakan kena tekanan darah tinggi jika hasil pemeriksaan ternyata tensi 140/90 mmHg arau lebih. Jika 120/80 – 139/85 mmHg adalah pra-hipertensi.

Anda harus segera menurunkan tensi jika ternyata dari hasil pemeriksaan diketahui tensi Anda adalah lebih dari 120/80 mmHg. Apalagi, jika ternyata Anda telah menderita sakit darah tinggi.

Cara menurunkan darah tinggi bukan hanya minum obat. Itu tidak cukup. Anda juga harus melakukan diet hipertensi.

Diet hipertensi adalah membatasi atau menghindari makanan minuman yang bisa menjadi penyebab darah tinggi atau hipertensi.

Ini adalah hal yang sangat penting untuk Anda lakukan. Meskipun Anda tiap hari minum obat darah tinggi, tetapi jika di sisi lain Anda juga selalu mengonsumsi makanan penyebab darah tinggi, obat yang Anda konsumsi hampir tidak ada pengaruhnya.

Bahkan, fungsi obat darah tinggi bisa tidak mampu menurunkan tekanan darah tinggi jika Anda tiap hari mengonsumsi banyak makanan penyebab darah tinggi.

Ya, ini berdasarkan pengalaman teman yang sering periksa dokter, tetapi suka makan makanan penyebab darah tinggi. Ia pun beberapa kali harus masuk rumah sakit karena tensi tingginya.

Satu lagi yang harus Anda lakukan untuk membuat tensi darah Anda selalu normal. Anda harus rajin melakukan olahraga tiap hari. Atau setidaknya 4 hari dalam satu minggu. Bisa juga dengan jalan kaki cepat, joging, senam, bersepeda, dsb.

Tiga hal itu sangat penting untuk Anda lakukan jika Anda ingin sukses menurunkan darah tinggi. Yakni, minum obat darah tinggi generik, menghindari makanan penyebab darah tinggi dan melakukan olahraga.

Obat Darah Tinggi Generik: Antara Captopril dan Amlodipine

amlodipineobat darah tinggi generik lainnya, amlodipine (sumber:tajaccura.com)

Ada beberapa obat hipertensi murah yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan darah tinggi. Tetapi, Anda akan lebih sehat jika mengutamakan diet untuk menurunkan tekanan darah tinggi Anda.

Pertama: Obat untuk Darah Tinggi Captopril

Ini adalah obat hipertensi pertama yang saya konsumsi untuk menurunkan darah tinggi. Saya mengonsumsi obat ini atas petunjuk dokter. Obat yang sangat murah karena ini adalah obat darah tinggi generik.

Captopril adalah obat penghambat enzim pengubah angiotensin. Fungsi utamanya untuk mengobati hipertensi dan gagal jantung.

Namun, obat hipertensi ini juga berkhasiat melindungi jantung jika sebelumnya Anda pernah mengalami serangan jantung.

Selain itu, juga untuk mengobati penyakit ginjal akibat diabetes atau nefropati diabetes.

Menurut alodokter.com, tugas obat hipertensi ini adalah menghambat produksi hormon angiotensin 2. Ini akan menjadikan dinding pembuluh darah Anda bisa lebih rileks dan tekanan darah pun akan turun.

Selain itu, obat tekanan darah tinggi generik ini juga akan meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung.

Saya minum obat tekanan darah tinggi generik ini hingga belasan tahun. Cuma, saya tidak minum obat ini secara terus-menerus.

Pertimbangannya, saya khawatir efek sampingnya. Mungkin, cara saya ini juga tidak baik karena minum obat terputus-putus. Sebab, ancaman penyakit darah tinggi atau hipertensi itu bisa sepanjang hidup.
Begitu kita mengonsumsi makanan penyebab hipertensi, tensi langsung naik. Ini saya alami beberapa kali.

Misalnya, ketika saya mengonsumsi minuman kopi, menyantap masakan daging kambing yang agak banyak, menikmati lontong opor dengan kuah santan kelapa, dsb.

Saya kemudian minta dokter untuk mengganti dengan obat lain ketika obat captropil telah membuat tenggorokan sering terasa gatal atau telah terjadi radangĀ  tenggorokan dan efeknya saya batuk. Apalagi, jika saya berada di ruangan ber-AC atau dekat kipas angin, batuk langsung datang bertubi-tubi.

Begitu obat darah tinggi generik ini diganti, rasa gatal di tenggorokan langsung hilang. Tanpa menunggu jeda. Tentu saja, otomatis saya tidak pernah batuk. Saya merasa sangat nyaman.

Oh ya, efek samping dari konsumsi captopril menurut dokter adalah pusing atau limbung terutama saat akan berdiri, batuk kering, mual dan muntah, gangguan pencernaan, diare, rambut rontok, sulit tidur dan mulut kering.

Saya mengonsumsi captopril dosis paling rendah sesuai rekomendasi dokter.

Kedua: Obat Darah Tinggi Amlodipin

Obat darah tinggi kedua yang pernah saya konsumsi hingga sekarang adalah amlodipine (norvasc). Selain untuk menurunkan darah tinggi, obat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi serangan sakit jantung angina atau angin duduk.

Dengan tensi darah tinggi yang turun, tentu Anda bisa terhindar dari sakit stroke, jantung ataupun penyakit ginjal.

Oh ya, saya mengonsumsi obat tekanan darah tinggi ini dengan dosis terendah, yakni 5 mg. Pernah, suatu kali dokter memberikan resep untuk dosis 10 mg.

Apa yang terjadi? Aduh, setelah berhari-hari minum obat ini, saya tak kunjung sehat. Saya masih merasa berat untuk bangun dari tempat tidur.

Sebelum dokter menulis resep, saya sudah memberitahu biasanya saya minum amlodipine 5 mg. Dokter menulis 10 mg. Jawab dokter, tidak apa-apa. Biar cepat sembuh.

Merasakan tidak segera sehat, akhirnya saya berkesimpulan bahwa penyebabnya dosis obat terlalu tinggi. Lalu, saya putuskan untuk minum separohnya.

Begitu saya hanya minum separohnya, esok hari saya langsung bisa bangkit dari tempat tidur. Tubuh merasa sehat, tengkuk tidak kencang dan kepala tidak berat.

Pengurangan dosis saya lakukan setelah mendapat saran dari teman dokter yang lain. Sampai sekarang, saya masih mengonsumsi amlodipine. Walau tidak tiap hari.

Saya perkuat dengan diet hipertensi, olahraga dan minum air putih. Saya berharap dan berdoa kepada Tuhan semoga cara saya mengendalikan sakit hipertensi ini bisa berhasil.

Oh ya, dua tahun lalu saya pernah periksa (rontgen) jantung dan patu-paru di klinik. Hasilnya, jantung dan paru-paru saya dinyatakan sehat.

Dengan meningkatnya usia, saya berusaha meningkatkan pemeliharaan tekanan darah dan kolesterol untuk selalu dalam posisi normal. Alhamdulillah, saya sekarang jarang periksa ke dokter dan selalu sehat.

Yang saya sangat suka, maag saya sudah empat tahun juga tidak pernah kambuh. Walapun, pada awalnya sampai bertahun-tahun jatuh bangun mengobati sakit maag. Periksa dokter sampai jenuh tak kunjung sembuh.

Obat Darah Tinggi Generik yang Lain

Obat tekanan darah tinggi generik lain yang tersedia dan bisa Anda pilih, seperti dijelaskan oleh alodokter.com, adalah:

1. Accupril

Obat hipertensi generik ini biasa digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi dan gagal jantung.

2. Capoten

Tidak hanya untuk mengobati sakit darah tinggi dan gagal jantung. Obat darah tinggi generik ini juga bisa digunakan untuk mengobati masalah ginjal dan jenis diabetes.

3. Lasinopril

Obat darah tinggi ini bekerja dengan merelaksasi pembuluh darah. Bukan obat penyembuhan. Obat lasinopril dapat membantu jantung untuk memompa darah sehingga bisa lebih optimal

4. Zebeta

Obat hipertensi ini bisa digunakan sendiri atau dikonsumsi bersamaan dengan obat lain sesuai dengan resep dokter.

Bisa Memilih Obat Herbal Darah Tinggi Tanpa Efek Samping

Jika Anda ingin mengonsumsi obat darah tinggi tanpa efek samping, ya Anda bisa pilih obat darah tinggi herbal. Banyak orang bisa sehat setelah mengonsumsi obat herbal yang dibuat dari bahan tanaman yang punya khasiat menyembuhkan penyakit.

Misalnya, Hipertency, Ekstrak Daun Sirsak dan Kulit Manggis; Teh Tianshi (Tiens), Teh Hijau Bahan Utama; Sea-Quill, Obat Darah Tinggi dan Kolesterol dari Bawang Putih; Borobudur Herbal Seleri, Terbuat dari Daun Seledri, dsb.

Pilih obat herbal darah tinggi yang Anda suka. Banyak orang menyatakan sangat nyaman mengonsumsi obat herbal darah tinggi. Saya pun sekarang minum obat herbal. Tidak hanya untuk menstabilkan darah tinggi, tetapi juga untuk kesehatan organ lainnya.

Kini, saya merasa lebih sehat dan lebih semangat. Saya lebih mampu mengelola kesehatan diri. Saya terus berusaha, makin tambah usia harus makin sehat. Bukan sebaliknya, semakin mudah sakit, seperti dialami oleh kebanyakan orang.

Anda juga bisa membuat sendiri obat darah tinggi alami dari tanaman obat. Misalnya, membuat obat darah tinggi dari bahan buah mengkudu, mentimun, daun seledri, bawang putih, dsb.

Ya, semua terserah Anda. Bisa minum obat farmasi dengan resep dokter, obat herbal darah tinggi atau obat darah tinggi alami.

Tetapi, yang paling baik adalah Anda berusaha mencegah penyakit darah tinggi. Caranya, ya lakukan pola makan sehat, tidak mengonsumsi makanan tinggi garam dan makanan – minuman penyebab darah tinggi, rajin olahraga, tidak minum alkohol, cek tensi darah, dsb.

Demikian artikel mengenai obat darah tinggi generik yang bisa Anda pilih untuk menurunkan tekanan darah tinggi Anda. Obat generik tentu harganya murah, namun berkhasiat tinggi. Anda sebaiknya juga memperhatikan efek sampingnya.

Selain itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat tekanan darah tinggi generik. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kesembuhan sakit Anda.

****

Bagikan artikel Obat Tekanan Darah Tinggi ke teman dan relasi Anda biar manfaatnya lebih luas. Tetapi, isi artikel ini bukan sebagai saran dokter, melainkan berdasarkan pengalaman penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *