Mana yang Paling Manjur: Obat Kolesterol, Diet atau Olahraga?

Obat kolesterol – Menurunkan kolesterol tinggi menuju kolesterol normal sebenarnya tidak sulit. Yang perlu Anda lakukan adalah minum obat kolesterol, melakukan diet, dan olahraga sehat.

Kolesterol normal adalah maksimal 200 mg/dL. Lebih dari itu adalah kolesterol tinggi. Kadar kolesterol 201 – 239 mg/dl harus diwaspadai. Kadar kolesterol 240 dan seterusnya adalah kolesterol tinggi. Anda harus segera menurunkannya.

Kolesterol adalah lemak yang ada dalam darah, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sebagian besar kolesterol diproduksi oleh hati, sebagian lagi dari makanan yang Anda konsumsi.

Kolesterol tinggi timbul saat jumlah kolesterol yang ada pada diri Anda melebihi batas normal. Jika Anda tidak menurunkan atau tidak mengobatinya, kolesterol tinggi bisa menyebabkan penyakit stroke, sakit jantung, dsb.

Asal Anda bisa melakukan tiga hal di atas (minum obat, melakukan diet, dan olahraga) dengan intensif, teratur, dan kontinyu, maka Anda bisa menurunkan kolesterol dengan cepat.

Ya, ketiga metode itu harus dilakukan serentak dan bersamaan. Ketiga metode itu saling mendukung dan memperkuat satu dengan lainnya.

Tidak sulit kok melakukan ketiganya. Yang diperlukan adalah komitmen dan pengetahuan tentang apa yang harus Anda lakukan, terutama untuk pelaksanaan diet dan olahraga teratur. Dalam dua metode ini biasanya banyak orang tidak mampu melakukan dengan baik dan kontinyu.

Akibatnya, obat yang diminum tidak mampu menurunkan kolesterol mereka. Ya, minum obat tetapi mereka masih mengonsumsi makanan yang menyebabkan naiknya kolesterol.

Ibarat orang mencuci baju. Anda cuci dengan diterjen terhebat, tetapi bersamaan dengan itu, Anda tuangkan kotoran ke baju yang Anda cuci. Tuangkan diterjen lagi, tetapi setelah itu dikotori lagi. Ya, mana bisa bersih.

Begitulah juga proses penurunan kolesterol, darah tinggi, diabetes, dsb. Hanya mengonsumsi obat penurun kolesterol saja tentu tidak cukup ampuh. Harus disertai diet dan olahraga.

Tak usah olahraga berat. Anda bisa berolahraga dengan senam, aerobik, jalan kaki, naik sepeda atau olahraga ringan lainnya.

Ya, tentu Anda perlu konsultasi dengan dokter untuk menentukan langkah-langkah yang harus Anda jalankan.

Ini sangat penting, terutama jika Anda belum bisa memastikan langkah yang tepat yang harus Anda ambil untuk menurunkan kolesterol Anda.

Jika Anda telah memiliki pengalaman untuk itu, tentu saja Anda bisa membuat langkah prioritas sendiri untuk menurunkan kolesterol Anda.

Yang Anda perlukan terlebih dahulu adalah mengetahui seberapa tinggi kolesterol Anda. Anda bisa cek di klinik atau Anda punya alat cek kolesterol sendiri. Alat cek kolesterol digital bisa Anda dapatkan di toko alat kesehatan.

Beberapa toko online juga menjual alat tes kolesterol digital. Walaupun, ada yang mempertanyakan akurasi dari hasil tes dengan alat itu, tetapi bisa membantu mengetahui posisi kolesterol Anda.

Saya sendiri menggunakan alat tes kolesterol digital saat memeriksa kondisi kolesterol, yang hasilnya menunjukkan kolesterol saya ada pada tingkatan bahaya (kolesterol tinggi 253 mg/dL).

Di bawah ini adalah daftar obat yang biasa diresepkan untuk penurun kolesterol tinggi:

obat kolesterol tinggi

Diet yang Utama, Obat Kolesterol sebagai Pendukung

Dari pengalaman yang pernah saya lakukan selama satu bulan minum obat penurun kolesterol dan diet, sumber utama kolesterol tinggi adalah makanan. Apa yang Anda asup tiap hari itulah yang menentukan naik turunnya kolesterol Anda.

Oleh karena itu, diet bisa menjadi cara utama menurunkan kolesterol Anda. Sementara, obat kolesterol adalah pendukung. Apalagi, setelah kolesterol Anda pada posisi normal.

Dokter pun sering menyarankan bahwa Anda perlu mengubah pola makan sebelum minum obat kolesterol.

Lebih-lebih jika kolesterol Anda belum mencapai level kolesterol tinggi. Saran pertama adalah memperbaiki pola makan.

Mengapa demikian?

Sebab, makanan penyebab kolesterol cukup banyak. Berbeda dengan obat, khususnya obat kimiawi, jumlah yang diresepkan dokter hanya beberapa.

Bahkan, saat saya menderita kolesterol tinggi, dokter hanya meresepkan satu tablet tiap hari. Itu pun obat kolesterol harga murah.

Lalu, saya berpikir yang perlu saya perkuat untuk menurunkan kolesterol adalah diet. Baik jumlah makanan yang harus saya hindari maupun intensitas diet.

Intensitas diet maksudnya adalah Anda harus benar-benar tidak mengonsumsi makanan penyebab kolesterol. Setidaknya ada 17 jenis makanan penyebab kolesterol yang harus Anda hindari.

Jika Anda bisa menghindari semua makanan penyebab kolesterol dengan baik, Anda bisa menurunkan angka kolesterol jahat Anda dengan cepat dan efektif.

Anda akan kembali sehat. Tidak hanya saat kolesterol Anda tinggi, saat kolesterol Anda sudah normal pun Anda perlu diet. Tujuannya supaya kolesterol Anda tidak kembali naik menjadi kolesterol tinggi lagi.

Tentu saja, ini menurut saya, diet yang Anda lakukan tidak perlu ketat seperti sebelumnya. Yakni, saat kolesterol Anda masih tinggi.

Misalnya, diet terhadap makanan gorengan. Anda bisa makan aneka gorengan tetapi dalam jumlah terbatas.

Dengan cara itu, makanan gorengan yang Anda konsumsi tidak akan memicu naiknya kolesterol Anda.

Selain itu, Anda perlu memperbaiki pola hidup Anda. Ya, jalankan pola hidup sehat. Bukan sebaliknya, yaitu cara hidup yang tidak sehat.

Diet sangat penting tidak hanya untuk mengobati atau menurunkan kolesterol Anda. Tetapi, diet juga bisa bermanfaat untuk penyakit lain yang sekarang belum tampak atau belum Anda rasakan. Misalnya, asam urat, diabetes, dsb.

Intinya, Anda boleh mengonsumi makanan apa pun, sepanjang tidak berlebihan. Apalagi, saat Anda masih sehat. Banyak lo orang yang tadinya merasa sehat. Makan sesuka hatinya. Eh, beberapa tahun kemudian, diabetesnya sudah tinggi, kolesterolnya tinggi, tensi darahnya tinggi.

Ini terjadi karena tidak pernah melakukan diet, tidak pernah cek kesehatan, tidak pernah olahraga, dan makan hanya didasarkan pada keinginan dan rasa enak. Tahu-tahu, kolesterolnya sudah tinggi.

Bahkan, jantungnya juga sudah sakit seperti dialami adik ipar saya.

udang lobsterudang, sumber kolesterol tinggi (sumber:vemale.com)

Makanan-makanan Penyebab Kolesterol Tinggi

Dalam melaksanakan diet, yang pertama Anda harus lakukan adalah menghindari makanan penyebab kolesterol tinggi. Tujuannya, ya, supaya kolesterol Anda tidak naik lagi. Kolesterol Anda secara bertahap bisa kembali ke posisi normal.

Ada beberapa makanan penyebab kolesterol tinggi. Karena itu, selama diet Anda harus menghindari makanan pantangan yang bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi.

Apalagi, Anda sudah berusia 50 tahun lebih. Anda harus selalu melakukan pola makan yang sehat, sekaligus menghindari makanan penyebab tidak sehat, seperli lemak jenuh atau lemak yang ada pada daging merah.

Berikut ini beberapa makanan yang harus Anda hindari:

1. Makanan tinggi lemak jenuh seperti mentega, biskuit, dan fastfood. Makanan-makanan itu adalah penyebab kolesterol tinggi.

2. Daging kambing. Anda bisa mengonsumsi dengan lebih dulu membuang lemaknya.

3. Ikan laut

4. Seafood seperti cumi, kepiting, udang, kerang, siput

5. Makanan yang menggunakan santan kelapa

6. Jeroan sapi dan kambing

7. Keju

8. Susu sapi

9. Mentega

10. Coklat

11. Kuning telur

12. Kulit ayam, kulit bebek

13. Telur burung puyuh

Anda bisa menambah jumlah makanan penyebab kolesterol tinggi yang belum tertulis di sini melalui kolom komentar. Penyumbang terbesar untuk kolesterol tinggi adalah makanan yang diolah dengan menggunakan bahan daging, susu dan telur.

Roti, misalnya, dalam proses pembuatannya menggunakan banyak kuning telur dan garam. Jadi, Anda harus membatasi makan roti jika tak ingin kena kelosterol tinggi dan darah tinggi.

senam lansia  senam lansia: melawan ancaman sakit tua, seperti kolesterol (sumber:rumahsehatterpadu.or.id

Pola Hidup Tidak Sehat Pemicu Kolesterol Tinggi

Pola hidup sehat adalah selalu mengonsumsi makanan sehat. Selain itu, juga selalu berolahraga dan menghindari makanan tidak sehat. Juga jangan merokok dan minum alkohol.

Beberapa contoh pola hidup tidak sehat adalah:

1. Suka makanan cepat saji (fast food) seperti donat, hot dog, bacon, keripik kentang, es krim, burger, nugget ikan, dan setick keju.

2. Kegemukan (obesitas). Berat badan melebihi ukuran normal.

3. Kurang olahraga. Ya, olahraga sangat penting bagi kesehatan Anda. Bisa olahraga ringan seperti senam, jalan kaki, bersepeda, atau apa pun yang Anda pilih. Saya sangat suka melakukan senam tiap pagi. Terkadang saya tambah senam di sore hari.

4. Merokok dan mengonsumsi minuman keras.

5. Stres. Anda sebaiknya selalu menghindari stres. Sering stres tentu tidak sehat. Anda perlu berlatih cara mengatasi stres. Olahraga, berdoa, yoga, rekreasi, berkebun, suka bersih-bersih di rumah adalah sarana untuk menghilangkan stres.

Olahraga tidak perlu yang berat-berat seperti sepakbola, bulutangkis, tenis lapangan, golf, dsb. Apalagi, jika Anda tidak biasa berolahraga atau dalam usia sudah lanjut. Cukup olahraga ringan yang tidak memerlukan banyak energi.

Anda bisa melakukan olahraga dengan senam di depan rumah atau di mana saja di ruang terbuka biar Anda bisa menghirup udara segar. Terutama di pagi hari. Atau dengan jalan kaki, bersepeda, atau berkebun.

Atau, Anda membentuk klub bersama warga di kampung Anda atau di tempat kerja. Saya kira, ini adalah cara terbaik untuk sehat yang bisa Anda lakukan. Dengan klub akan menambah semangat.

Tidak punya waktu? Ya, harus disediakan waktu. Tidak perlu lama. Yang penting memenuhi syarat untuk hidup sehat. Banyak orang sering beralasan tak punya waktu untuk senam, untuk berkebun, berolahraga, dsb.

Ya, Anda harus menyisihkan waktu sedikit saja. Sebenarnya bukan Anda tidak punya waktu, tetapi belum sungguh-sungguh menyisihkan sedikit waktu untuk membangun hidup sehat.

Berkebun bisa Anda lakukan tiap hari Minggu, hari libur. Tujuannya bukan supaya produk pertaniannya meningkat, tetapi tujuan utamanya adalah biar badan sehat.

Berkebun cukup di depan atau samping rumah, seperti menananam pisang, jeruk, dsb. Ya, cari tanaman yang cepat berbuah tanpa memakan tempat. Atau, cukup dengan menanam atau merawat bunga di depan rumah.

Atau menanam bunga dan tanaman hortikultura dalam pot.

Ya, sekali lagi, yang terpenting dari kegiatan berkebun, senam, jalan kaki, bersepeda, dsb, adalah menyehatkan tubuh. Atau melakukan aktivitas fisik yang menyehatkan tubuh. Tidak perlu tiap hari. Dua atau tiga hari sekali sudah memadai.

Bahkan, satu minggu sekali tidak apa. Yang penting Anda harus berusaha untuk menjalankan cara hidup sehat. Jika hal itu sudah berjalan satu bulan misalnya, Anda akan merasa nyaman dan suka.

Anda pun bisa bebas dari kolesterol tinggi. Tak perlu lagi obat kolesterol tinggi.

Obat Kolesterol yang Biasa Diresepkan oleh Dokter

periksa kolesterolpasien kolesterol periksa kolesterol ke dokter (sumber:jantungberdebar.com)

Tetapi, jika kolesterol Anda telah dalam klasifikasi kolesterol tinggi, Anda harus minum obat. Dokter akan memilihkan obat kolesterol sesuai dengan kondisi fisik Anda.

Ya, Anda sebaiknya periksa dokter untuk menentukan obat yang harus dikonsumsi sehingga bisa mempercepat penurunan kolesterol Anda.

Apalagi, selain menderita penyakit kolesterol, Anda juga mengidap darah tinggi. Dokter akan memilihkan obat kolesterol tinggi yang bisa menurunkan keduanya: kolesterol dan darah tinggi.

Beberapa obat penurun kadar kolesterol dalam darah yang bisa diresepkan oleh dokter adalah statin, aspirin, dan ezetimibe.

Seorang dokter dalam artikelnya di alodokter.com menyatakan bahwa Statin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol.

Caranya, tablet itu akan memblokir enzim dalam hati yang bertugas memproduksi kolesterol.

Jika obat penurun kolesterol itu yang dipilih dokter berarti Anda harus mengonsumsi obat ini seumur hidup. Mengapa? Karena kadar kolesterol Anda bisa kembali naik.

Bahkan, kolesterolnya lebih tinggi dari sebelumnya. Ini bisa meningkatkan risiko penyakit lain, seperti serangan jantung.

Ada beberapa jenis obat statin ini. Yaitu, simvastatin, atorvastatin, dan rosuvastatin. Bagi sebagian orang, obat statin kadangkala menimbulkan efek samping, yaitu gangguan pada perut dan nyeri otot.

Jika akhirnya gangguan itu makin meningkat, dokter biasanya akan mengganti dengan ezetimibe.

Tetapi, jika statin yang Anda konsumsi belum mampu menurunkan kolesterol Anda, dokter akan meresepkan statin dan ezetimibe.

Ezetimibe berfungsi untuk mencegah terjadinya penyerapan kolesterol di dalam usus yang berasal dari makanan. Ya, obat ini tidak seefektif statin. Tetapi, efek sampingnya lebih kecil.

Supaya ketergantungan Anda kepada obat penurun kolesterol tidak terlalu tinggi, Anda harus melakukan diet dan olahraga. Dengan demikian, sumber kesehatan yang utama bukan dari obat kolesterol. Tetapi, dari pola pengaturan makan dan pola hidup sehat.

Termasuk diet adalah mengonsumsi buah penurun kolesterol. Banyak buah yang sangat bagus untuk menurunkan kolesterol. Selain rasanya lezat dan segar, harga kebanyakan buah juga murah. Saya sangat suka dengan buah-buah penurun kolesterol ini.

Penurunan Kolesterol dengan Obat Herbal

obat herbal kolesterolobat herbal kolesterol dari kulit manggis dan daun sirsak (sumber:redaksikesehatan.com)

Anda juga bisa menurunkan kolesterol dengan mengonsumsi obat herbal atau obat kolesterol alami. Banyak obat herbal penurun kolesterol dijual di toko obat atau melalui toko online. Harganya pun tidak mahal.

Anda bisa pilih mana yang cocok. Obat herbal memang lebih aman karena obat alami. Tidak menimbulkan efek samping. Tetapi, proses penurunannya memerlukan waktu lebih lama dibandingkan dengan obat kimiawi atau obat farmasi.

Atau, Anda membuat sendiri. Salah satu obat herbal kolesterol terbuat dari kunyit. Tetapi, jika Anda tak ingin repot, ya beli obat kolesterol yang sudah jadi.

Singkat kata, Anda sebaiknya berusaha sedini mungkin mencegah kolesterol Anda melebihi standar kolesterol normal.

Sebab, kolesterol juga bisa menyebabkan Anda terkena penyakit jantung atau stroke jika Anda tidak berusaha menurunkannya untuk jangka waktu cukup lama.

Baca Juga: 10 Obat Herbal Penurun Kolesterol yang Manjur

Anda bisa menurunkannya dengan diet atau mengonsumsi obat kolesterol, baik dengan obat farmasi atau obat herbal.

Anda siap untuk melakukan diet guna menghindari kolesterol Anda naik? Ya, Anda harus siap. Betapapun beratnya melakukan diet, Anda tidak boleh menolaknya. Diet harus Anda lakukan dengan sungguh-sungguh.

Insya Allah, Anda akan selalu sehat, khususnya sehat dari ancaman sakit stroke, jantung, asam urat, dsb. Terima kasih atas kunjungannya untuk membaca artikel ini. Semoga artikel ini bermanfaat.