Hati-hati Konsumsi Obat Tradisional dengan Tambahan Bahan Kimia

Advertisement

 

HATI-HATI mengonsumsi obat tradisional. Baca dulu penjelasan di kemasannya. Mengandung bahan kimia atau tidak. Jika ya, jangan diminum. Itu justru berbahaya untuk kesehatan Anda. Bukan menyembuhkan sakit Anda. Tetapi justru merusak kesehatan Anda.

Itu penjelasan Drs Ondri Dwi Sampurno, MSi, Apt, selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) belum lama ini.

Selama satu tahun terakhir, instansinya telah menemukan 43 obat tradisional yang dicampuri dengan bahan kimia obat. Konsumen yang minum obat tradisional dicampuri bahan kimia segera merasa sakitnya sembuh.

Tetapi, itu hanya bersifat sementara. Untuk jangka panjang, mengonsumsi obat tradisional dengan campuran bahan kimia obat justru akan merusak kesehatan Anda. Akan merusak organ tertentu Anda. Apalagi jika dosis obat tradisional itu tidak tepat.

Cara Mengenali Obat Tradisional yang Dicampuri Bahan Kimia Obat

obat tradisionalfoto:BPOM

Bagi orang awam, mengenali obat-obat tradisional yang mengandung bahan kimia dan ilegal tentu tidak mudah. Kecuali mereka telah diberi informasi khusus bagaimana mengenali obat-obat tradisional yang dicampuri bahan kimia.

Berikut ini tips untuk mengenali obat-obat tradisional ilegal yang dicampuri bahan kimia. Umumnya konsumen sangat senang dengan obat ini. Sebab, mereka akan merasa nyaman akibat rasa sakitnya menghilang seolah sembuh dari sakitnya dalam waktu cepat.

Padahal, itu hanya bersifat sementara. Di balik itu, obat memberikan efek negatif karena adanya campuran bahan kimia obat. Lebih-lebih jika cara mengonsumsinya tidak tepat. Misalnya dosis obat terlalu tinggi, frekuensi minumnya melebihi aturan yang benar.

Menurut Ondri Dwi Sampurno, ada beberapa tips untuk mengenali obat tradisional yang dicampuri bahan kimia, yaitu:

1. Efeknya caspleng atau tidak. Jika ada obat yang menawarkan obat sekali pakai langsung penyakitnya hilang atau sembuh, itu patut dicurigai. Anda perlu cek kemasan, izin edar, dan informasi kedaluwarsa. Demikian pula izin edarnya, ada nggak.

“Jika itu ada potensi dan mengandung bahan kimia obat, jangan lupa cek KIK. Lihat kemasan, nomor registrasi Badan POM, izin edar dan masa kedaluwarsa. Obat tradisional yang tidak berizin biasanya dalam kemasan yang tidak rapi,” jelas Ondri.

2. Cek legalitas dan kandungan obat sangat penting supaya Anda semua selamat dari perbuatan tidak bertanggungjawab. Bukan sebaliknya, berobat untuk sembuh dari sakit tetapi justru kedangan penyakit lain sebagai efeknya.

Sesungguhnya obat tradisional adalah warisan leluhur yang turun temurun yang sangat bermanfaat untuk membangun kesehatan masyarakat. Tetapi, di balik perkembangan obat tradisional, ada juga kelompok yang membuat obat-obat tradisional menggunakan campuran bahan kimia.

Penggunaan dosis dan aturan konsumsi obat tradisional yang kurang tepat bisa menjadi pemicu penyakit tertentu. Ya, inginnya supaya daya sembuh obat bisa berlangsung cepat.

“Tetapi, apabila kandungan bahan kimia tidak tepat dengan dosis yang juga tidak tepat, maka akan menimbulkan efek yang tidak diinginkan,” tambah Drs Ondri Dwi Sampurno.

Contohnya adalah kandungan obat tradisional Viagra berupa sildenafil yang bisa menyebabkan terjadinya stroke atau penyakit jantung. Kedua penyakit itu bisa timbul jika penggunaan obat tidak sesuai dengan dosis yang seharusnya (tepat).

Berikut ini adalah daftar obat tradisional yang dicampuri bahan kimia obat yang telah disita oleh BPOM dalam berbagai operasinya.

No Nama Obat No Nama Obat
01 Wei Yi Wang 22 Ricasamlang
02 Truman 23 X-Hot Extra Strong
03 Vigpower Capsule 24 Ginseng Kianpi Capsule
04 Pasama 25 Than Nio Pao
05 Baluse 26 Pendekar
06 Czar 27 Sam Shi Asam Urat
07 Japasa 28 Lagirisa Herbal 44
08 Rica Linu 29 Mahko Herbal Suplemen for man
09 Tongkat 30 Jamu Stamina Sepia
10 Ko Pel 31 Jamu Jawa Asli Cap Akar Lempah
11 Es Be 32 SBM Extra Strong
12 Ricasamlang Asam Urat 33 KBM Kapsul Asam Urat
13 Linusend 34 Seven Leave Gingseng
14 Samrenu 35 Longplay Herbal for Men kapsul
15 Simplus 36 Power-Fit kapsul
16 Penafit 37 Seven Leave Gingseng pit
17 Ailos 38 Tian Ma Tu Chung Seven Leave Ging Seng pil
18 Tawib 39 Jamu Jawa Dwipa Cap Mahkota Dewa cairan obat dalam
19 Daun Mujarab 40 Raja Tawon cairan ibat dalam
20 Natural Herbal Penggemuk Badan 41 Asam Urat + Gingseng Corea serbuk
21 Tolak Linu 42  Naga Api Cairan Obat Dalam

Jamu Pegel Linu yang Bisa Memicu Kerusakan Hati

Kasus lain adalah penggunaan obat tradisional dengan kandungan parasetamol. Ini bisa memicu kerusakan pada organ hati. Misalnya, obat penyakit asam urat dengan parasetamol.

Demikian pula penggunaan fenilbutazon. Jika pemakaiannya tidak tepat bisa menimbulkan kerusakan di sel-sel darah. Bahkan, bisa pula terjadi sakit tukak lambung.

Ya, Anda perlu selalu waspada ketika memilih obat tradisional. Paling tidak, Anda harus memastikan adanya nomor registrasi dari BPOM. Nomor regristrasi tercantum dalam kemasan.

Selain itu, cek kemasannya masih bagus atau sudah rusak. dan memeriksa apakah kemasan obat tersebut sudah rusak atau tidak. Biasanya, kemasan yang rusak mengindikasikan adanya penambahan bahan kimia obat.

Umumnya obat tradisional yang dicampur dengan bahan kimia obat adalah jamu penghilang rasa sakit (pegel linu, rematik) dan herbal penambah stamina (obat kuat).

Adapun bahan kimia yang sering digunakan untuk menambah daya efek konsumsi jamu atau obat tradisional adalah parasetamol, fenilbutason, deksametason, antalgin, sildenafil dan tadalafil sitrat.

Apakah parasetamol itu

Parasetamol, tulis Prof Dr Zullies Ikawati, guru besar farmasi di UGM Yogyakarta, bahan kimia obat yang digunakan sebagai campuran obat tradisional adalah obat penghilang sakit (analgesik). Bahan itu aman apabila digunakan sesuai dengan aturan. Bahan kimia ini bisa Anda temukan pada obat flu dan sakit kepala.

Jika bahan itu dicampur dengan jamu pegel linu atau jamu rematik, tentu kedua jamu itu akan lebih manjur. Jika Anda hanya mengonsumsi sekali dua kali tak apa-apa. Jika seringkali, woww… bisa berakibat fatal. Obat itu bisa membuat gangguan atau sakit liver atau hati.

Begitu pula dengan campuran bahan kimia lainnya. Anda harus hati-hati ketika minum obat tradisional seperti jamu. Baca labelnya, ada campuran kimia atau tidak. Jangan hanya karena kemanjurannya. Manjur tetapi tidak aman untuk kesehatan dalam jangka panjang, gimana?

Demikian informasi mengenai obat tradisional yang disita oleh BPOM dalam berbagai operasi karena obat tradisional itu mengandung bahan kimia obat. Obat itu bukan membuat Anda bertambah sehat, tetapi juga akan terkena efeknya yang tidak sehat. Bahkan, bisa terkena sakit berat seperti stroke, sakit jantung, dsb.

Walaupun, dalam waktu singkat setelah mengonsumsi obat ini Anda merasa sehat. Tetapi, sehat semu.  Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda untuk menjaga agar tubuh Anda tetap sehat.

Advertisement