Bagaimana Pengobatan Stroke dengan Tepat dan Sukses

Pengobatan stroke bukan hal mudah. Ia memerlukan ketekunan, kesabaran, dan disiplin yang tinggi, terutama dari pasien. Banyak orang gagal sembuh karena kurang sabar dan tekun.

Ya, di sini saya sebut bahwa kesuksesan pengobatan stroke yang pertama dan utama ditentukan oleh sikap pasien. Jika pasien dan keluarganya mudah merasa jenuh, tidak disiplin, apalagi menyangkut faktor biaya, ya kegagalan yang akan ditemui.

Tetapi, dengan asuransi yang diselenggarakan pemerintah sekarang ini, seharusnya pasien tidak mudah menyerah untuk kesembuhan sakitnya.

Ya, penyembuhan stroke memang memerlukan waktu yang panjang. Apalagi, jika strokenya sudah tergolong stroke berat.

Pengobatannya perlu bertahun-tahun, bahkan sepanjang hidup. Dibutuhkan serangkaian fisioterapi oleh dokter ahli rehabilitasi medik. Selain itu juga berbagai latihan ADL di rumah.

Terapi stroke secara kejiwaan juga diperlukan. Mereka harus bisa menerima kenyataan yang terjadi. Tidak stres kehilangan pekerjaan dan hubungan sosial dengan tetangga, komunitas, tempat kerja, dsb.

Penderita Stroke Harus Secepatnya Dilarikan ke RS

Tentu saja, tindakan cepat dari dokter bisa menyelamatkan penderita stroke dari akibat yang lebih berat untuk sakitnya.

Oleh karena itu, jika Anda mengetahui tanda-tanda stroke pada seseorang atau anggota keluarga, mereka harus secepatnya dilarikan ke rumah sakit.

Pasien harus secepatnya mendapat pertolongan awal sehingga penyakitnya tidak bertambah berat.

Mengapa? Karena pertolongan awal yang cepat akan mampu menyelamatkan nyawa pasien. Selain itu, juga dapat mencegah cacat jangka panjang.

Oleh karena itu, beberapa petunjuk tentang bagaimana menangani orang yang terkena stroke di bawah ini sangat penting.

Beberapa petunjuk ini dibuat oleh para ahli dan dokter spesialis.

1. Cari mobil ambulans untuk membawa penderita ke rumah sakit secepatnya. Tetapi, Anda bisa membawa penderita menggunakan mobil Anda sendiri untuk segera mendapatkan pertolongan dokter dengan cepat.

2. Segera pasien dibawa ke rumah sakit yang menyediakan penanganan stroke dengan dokter spesialis.

3. Rumah sakit segera melakukan pemindaian seperti CT scan atau MRI scan.

4. Pasien harus ditempatkan di unit penanganan khusus stroke.

5. Dokter akan memeriksa dampak kerusakan akibat stroke. Di antaranya dengan meminta pasien untuk menelan sesuatu.

6. Pasien harus menjalani rehabilitasi stroke.

7. Siapa pun, khususnya keluarga, harus selalu memberikan dukungan kepada pasien agar dapat kembali sembuh dari sakitnya. Pasien bisa kembali sehat. Ya, sehat fisik maupun sehat psikis.

Ibu mertua saya, sepuluh tahun lalu pernah terkena stroke ringan. Bagian dari mulut mencos (perot).

Dengan rajin terapi ke rumah sakit, akhirnya ia bisa sembuh dari sakitnya. Setelah belasan kali ia melakukan terapi, akhirnya dia dinyatakan sembuh.

Beliau memang menderita darah tinggi. Bahkan, di akhir hidupnya, darah tingginya telah menyebabkan sakit jantung.

Tetapi, di hari tuanya, beliau kurang disiplin dalam menjaga kesehatannya. Ia suka mengonsumsi makanan yang seharusnya dihindari oleh penderita hipertensi.

pengobatan penyakit strokepengobatan stroke dengan media air (sumber:cloversportclub.com)

Cara Memastikan Penyebab Stroke yang Anda Derita

Sebelum melakukan tindakan medis, dokter tentu akan melakukan pemeriksaan atau diagnosa. Pemeriksaan dilakukan melalui tes fisik, melalui foto atau pencitraan otak.

Pengambilan foto otak diperlukan untuk memastikan apakah stroke terjadi akibat penyumbatan darah di arteri, pembuluh darah pecah, otak bagian mana yang terserang, apakah ada risiko serangan stroke iskemik, dan seberapa parah sakitnya.

Hal-hal lain yang dilakukan dokter di sini adalah:

1. memeriksa detak jantung

2. mengukur tekanan darah

3. tes darah untuk memastikan tingkat kolesterol dan glukosa penderita.

Setiap jenis stroke membutuhkan penanganan berbeda. Misalnya, antara stroke ringan dan stroke berat. Pengobatan stroke akan lebih mudah jika ditunjang dengan diagnosis yang cepat dan tepat.

Selain itu, dokter juga akan mengambil gambar otak untuk mengetahui apa penyebab stroke.

Ada dua metode atau cara pengambilan gambar (scan) otak:

Pertama: CT scan atau pemindaian tomografi komputer. Cara ini sama seperti sinar X. Tetapi, ini menggunakan beberapa gambar untuk membentuk gambar tiga dimensi yang lebih rinci.

Metode ini dilakukan untuk mengetahui apakah stroke terjadi diakibatkan oleh pendarahan atau pembekuan.

Metode ini cocok untuk stroke besar atau berat. Selain itu, ia bisa lebih cepat sehingga bisa membuat pemberian obat dengan segera dan tepat.

Kedua: MRI scan atau pemindaian pencitraan resonansi magnetik.
Cara ini dilakukan dengan memakai medan magnet dan gelombang radio yang kuat. Ya, tujuannya supaya mendapatkan gambar bagian tubuh dengan rinci.

Metode ini memang bisa mendapatkan gambar lebih rinci. Ini cocok unruk stroke dengan gejala lebih kompleks tetapi tidak diketahui di lokasi mana dan kerusakannya seperti apa.

Metode ini akan menghasilkan gambar jaringan otak lebih rinci, sehingga bisa mengidentifikasi serangan stroke di bagian yang tidak biasa.

terapi lintahmenjalani terapi lintah untuk mengobati stroke (foto:azzatyk.org)

Pengobatan Alternatif Juga Bisa Ditempuh

Selain pengobatan stroke secara medis, ada juga penderita yang melakukan pengobatan alternatif. Atau, menggabungkan keduanya.

Teman saya, Bapak Joko Waluyo, kini menjalani pengobatan seperti itu. Dia masih periksa ke rumah sakit, tetapi juga menggunakan pengobatan alternatif.

Dokter menyatakan teman saya ini kena stroke 20%. Setelah kembali dari opname dua minggu di rumah sakit, ia menjalani obat jalan.

Sambil berobat ke rumah sakit, ia juga menjalani pengobatan alternafif, yakni dengan “sedot darah menggunakan lintah”.

Satu bulan kemudian, ia bisa mulai berjalan. Walau perlahan-lahan. Bahkan, ia juga bisa datang ke masjid untuk shalat berjamaah.

Walaupun, ia harus ditemani putranya, tetapi ini perkembangan yang sangat bagus. Cara shalatnya pun dengan berdiri seperti layaknya orang sehat. Tidak menggunakan kursi roda.

Insya Allah, pada kesempatan lain akan saya ceritakan lebih lengkap mengenai perkembangan pengobatan stroke yang dilakukan oleh teman saya yang satu ini. Sangat menarik untuk diikuti.

HIDUP SEHAT: Selalu Cek tensi Anda. Kurangi makanan pemicu hipertensi.

Terima kasih atas kunjungannya ke halaman ini. Semoga bermanfaat.

Save

Save