Connect with us

Berita Kesehatan

Sereal, Menu Sarapan Pagi yang Tidak Sehat?

Published

on

ANDA suka sarapan pagi dengan mengonsumsi sereal? Jika ya, Anda perlu hati-hati. Mengapa? Seorang pakar diet dan ahli olahraga terakreditasi dari Australia, Ali Patterson, mengatakan makanan ini tidak ideal untuk makanan tiap hari. Produk ini memang bukan menu sarapan pagi yang sehat.

Lalu, apa alasannya? Kata dia, sereal mengandung gula cukup tinggi. Maka, makanan itu tidak layak untuk menu sarapan pagi ataupun makan siang. Ia menyarankan kita semua harus teliti sebelum mengonsumsinya. Jika ingin mengonsumsi, pilih jenis yang rendah gula.

Apakah sereal itu? Wikipedia mengartikan sebagai makanan yang umumnya dikonsumsi untuk sarapan. Umumnya dimakan dalam kondisi dingin, dimakan bersama susu, air, yoghurt atau dimakan langsung.

Beberapa jenis sereal, misalnya havermut, bisa dipanaskan sehingga menjadi seperti bubur. Umumnya makanan ini dipromosikan sebagai makanan penunjang kesehatan karena berserat tinggi. Selain itu, juga mengandung vitamin dan mineral.

Hanya saja, ada beberapa jenis produk yang mengandung gula cukup tinggi. Tentu saja ini bukan makanan yang sehat. Produk yang sangat terkenal adalah corn flakes.

Mengonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi antara lain bisa menyebabkan diabetes. Ada 19 gejala diabetes yang perlu Anda kenali. Antara lain penyebabnya sering mengonsumsi makanan yang banyak kandungan gulanya.

Produsen Tak Memberikan Fakta Lengkap tentang Sereal Hasil Produksinya

Yang disoroti oleh pakar gizi dari Australia seperti disinggung pada awal artikel ini adalah kandungan gulanya yang cukup tinggi. Jadi, bukan semua produk, tetapi khusus sereal dengan kandungan gula cukup tinggi.

Sarapan dengan makanan yang kandungan gulanya tinggi semacam itu justru akan meningkatkan kadar glukosa darah dan insulin. Dalam beberapa jam setelah makan, glukosa darah bisa meningkat tajam. Anda pun akan terangsang untuk mengonsumsi makanan karbohidrat olahan dengan glukosa tinggi.

Mengonsumsi makanan dengan kandungan gula tinggi bisa mengakibatkan terjangkitnya penyakit diabetes (kencing manis), resistensi insulin, gigi mudah rusak, kegemukan, kanker pangkreas, kegagalan sistem kerja hati, penyakit ginjal, jantung, darah tinggi, dsb.

sereal

foto:food.detik.com

Kata Ali, sayangnya produsen umumnya mengemas produknya sedemikian rupa tanpa memberikan fakta tentang adanya tambahan banyak gula dan rendah serat.

Selain itu, produk mereka juga mengandung karbohidrat olahan yang bisa membuat tubuh Anda gemuk.

Ali menyarankan kita hendaknya mengabaikan label dalam kemasan supaya kita tidak salah memilih menu sarapan pagi. Atau Anda lebih teliti dengan label suatu produk sereal. Anda sebaiknya memilih produk dengan rendah gula.

“Idealnya, pilih sereal dengan bahan baku kaya serat. Misalnya dari bahan gandum dan buah kering,” jelas Ali.

Ali juga menyarankan agar Anda memilih jenis makanan ini yang sehat, yaitu:

– sereal jagung dengan 15 gram gula

– sereal yang mengandung sodium tinggi

– sereal dari gandum utuh

– weet-bix atau biskuit dengan secangkir susu dengan gula hanya 13 gram.

Sereal dari gandum itu sangat murah. Selain itu tinggi serat dan tidak mengandung tambahan gula. Produk ini bisa dibuat menjadi bubur, muesli, atau direndam semalaman sehingga bisa berubah menjadi oatmeal.

Saran lain adalah Anda sarapan pagi dengan makanan yang mengandung protein tinggi. Misalnya, telur dan sayuran. Apabila Anda ingin sarapan dengan sereal, pilihlah produk yang tidak mengandung gula atau kandungan gulanya sangat rendah.

Atau sereal yang kandungan gandumnya tinggi.

Manfaat Konsumsi Sereal untuk Meningkatkan Kesehatan

Pada awalnya, sereal menu sarapan pagi disiapkan untuk pasien yang mengalami gangguan pencernaan di Battle Creek Sanatorium USA. Dengan begitu, pasien bisa meningkatkan konsumsi serat. Pengembang sereal adalah John H Kellogg tahun 1895.

Kini, jenis sereal sangat beragam. Ciri khas dari makanan ini adalah teksturnya yang renyah dan rendah kadar airnya. Perbedaan teknik pengolahan membuat bentuk produk sangat bervariasi.

Banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi makanan ini untuk menu sarapan. Banyak penelitian yang mengungkapkan adanya manfaat dari konsumsi sereal untuk kesehatan. Antara lain:

1. Lebih Energik dan Aktif

Anda yang biasa sarapan dengan mengonsumsi sereal akan merasa lebih energik dan aktif. Sebab, makanan itu mengandung karbohidrat kompleks yang tinggi. Ini memberi Anda banyak energi untuk melakukan berbagai aktivitas sepanjang hari.

Selain itu, konsumsi makanan ini akan membuat Anda tidak mudah lapar. Justru sebaliknya, Anda akan merasa kenyang lebih lama. Dampaknya, Anda tidak mudah mengalami kegemukan atau obesitas.

2. Mengandung Protein Tinggi

Sereal mengandung protein dengan kadar yang tinggi. Ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh, terutama pada anak-anak. Anda perlu mengonsumsinya rutin biar kebutuhan akan protein tercukupi.

3. Menghindari Kegemukan

Mengonsumsi sereal juga bisa mencegah terjadinya kegemukan. Sebab, sereal termasuk makanan rendah lemak. Apalagi, sereal juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga nafsu makan menurun. Jelas, ini akan menghindarkan Anda dari kegemukan.

4. Terhindar dari Penyakit Kanker

Anda akan terhindar dari penyakit kanker dengan mengonsumsi sereal, khususnya kanker payudara dan kanker usus besar. Sebab, sereal mengandung fitosterol, yaitu lemak baik yang mencegah kanker.

5. Mencegah Sakit Diabetes

Mengonsumsi sereal bisa mencegah kadar gula darah menjadi tinggi dalam tubuh. Ini berarti Anda akan terhindar dari sakit diabetes. Serat dalam makanan ini bisa mengurangi kecepatan sekresi glukosa dari makanan yang Anda konsumsi.

Tentu saja, sereal yang Anda konsumsi harus rendah kadar gula atau glukosanya. Bukan produk yang tinggi kadar gulanya seperti disinyalir oleh pakar gizi dari Australia di atas.

Anda Bisa Membuat dari Jagung dan Kacang Hijau

Untuk menyediakan sereal buat menu sarapan, Anda tidak harus membeli produk buatan pabrik. Anda juga bisa membuat sendiri dengan bahan lain. Misalnya, dibuat dari bahan jagung, kacang hijau, singkong, beras merah, dsb.

Jika Anda ingin membuat sendiri dari bahan utama jagung, berikut ini tata caranya:

Sereal jagung dibuat dari bahan utama jagung. Jagung pipilan 10 gram dihaluskan dengan blender. Anda bisa tambahkan bahan lain seperti susu bubuk Kim 10 gram, gula halus 1,5 gram, garam secukupnya, dan vanilla.

Semua bahan dicampur dengan tepung jagung. Tambahkan Na CMC 1% sebagai pengikat. Sesudah campuran menyatu dan membentuk adonan, maka adonan digiling menggunakan roller dan membentuk seperti pellet.

Setelah terbentuk serpihan yang cukup pipih dengan ukuran 1 X 1 cm (massa lembab), maka serpihan dikeringkan dalam oven suhu 100 derajat Celcius selama 1 jam.

Setelah kering, maka sereal dihancurkan menjadi serpihan-serpihan yang bentuknya lebih kecil. Lalu dikemas dalam kemasan plastik atau aluminium oil.

Sereal dari Kacang Hijau

Bagaimana cara membuat sereal dari kacang hijau? Caranya: siapkan kacang hijau 250 gram atau sesuai dengan keinginan Anda. Rendam dalam air selama 24 jam atau sehari semalam.

Setelah itu, buang airnya dan kacang hijau dicuci dengan membersihkan kulitnya. Caranya, cuci dengan air mengalir dan diremas-remas supaya kulitnya terkelupas semua.

Setelah disangrai sampai kering dan dingin, lalu kacang hijau dihaluskan dengan blender. Atau ditumbuk jika Anda menghaluskannya dengan cara manual.

Saring tepung kacang hijau hasil blender. Kacang hijau yang belum menjadi tepung, Anda masukkan ke blender lagi sehingga nantinya semua bisa menjadi tepung yang halus atau lembut.

Sebelum digunakan untuk sarapan, simpan sereal kacang hijau di dalam toples atau tempat lain yang kedap udara. Atau disimpan dalam kantung plastik.

Demikian mengenai cara menyiapkan menu sarapan dengan sereal, baik produk buatan pabrik atau buatan sendiri. Jika buatan pabrik, Anda perlu hati-hati supaya terhindar dari konsumsi produk yang tidak sehat. Misalnya, produk dengan kandungan gula tinggi.

Tetapi, Anda juga bisa membuat sendiri sereal dari bahan ubi, jagung, kacang hijau, atau lainnya. Semoa artikel ini bermanfaat untuk Anda semua.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




DISCLAIMER

Semua tips dan cara yang dimuat di blog Sehatfisik.com ini hanya merupakan informasi dan pengetahuan berdasarkan pengalaman penulis atau orang lain. Tidak
memiliki tujuan mengganti saran dan obat dari dokter. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan tips-tips yang dimuat di blog ini.
Terima Kasih.