Cara Menjaga Tensi Ibu Hamil Biar Selalu Normal dan Bayinya Lahir Sehat

Advertisement

IBU hamil harus selalu menjaga tekanan darahnya jangan sampai naik tinggi atau turun banyak (drop). Tensi mereka harus selalu normal. Mereka harus tetap sehat. Sebab, kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh besar pada kesehatan bayi yang dikandungnya. Berapa tensi normal ibu hamil?

Selain menjaga agar tensi darahnya selalu dalam kondisi normal atau stabil, ibu hamil juga harus menjaga agar dirinya tidak mengalami kurang darah.

Mengapa? Kurang darah juga bisa membuat bayi yang dikandungnya tidak sehat, bahkan bayi Anda bisa mengalami kecatatan.

Tentu saja, Anda tidak ingin mengalami kondisi seperti itu. Bayi Anda lahir tidak sehat atau bahkan lahir cacat.

Oleh karena itu, ibu hamil harus selalu mengonsumsi makanan dan buah yang mengandung zat besi dalam jumlah cukup. Jika perlu bisa ditambah dengan suplemen yang bisa mengatasi masalah kurang darah.

Mengapa ibu hamil memerlukan makanan dengan kandungan zat besi yang cukup? Ya, ini tidak lain karena ibu hamil harus menyediakan zat besi untuk kebutuhan bayinya yang masih dalam proses membentuk berbagai organ tubuhnya.

Selain zat besi, ibu hamil juga memerlukan vitamin B12 dan asam folat. Selengkapnya baca masalah makanan penambah darah bagi penderita sakit anemia di sini.

darah tinggi pada ibu hamil ibu hamil cek tensi (foto:pengobatanhipertensi.info)

Akibat Buruk dari Tensi Darah Naik atau Turun bagi Ibu Hamil

Untuk menjaga kesehatan dirinya selama dalam proses kehamilan, calon ibu harus memeriksakan diri ke dokter secara periodik. Jika diketahui seorang ibu hamil kekurangan zat besi, ia perlu menambahnya dengan mengonsumsi makanan dan buah yang mengandung banyak zat besi.

Jika tensi darahnya rendah, ia harus meningkatkannya hingga menjadi tekanan darah normal. Sebaliknya, jika tensi darahnya tinggi, ibu hamil juga harus menurunkannya hingga ke posisi darah normal.

Semua itu dimaksudkan agar janin yang dikandungnya bisa tumbuh sehat. Bahkan, tidak hanya sehat, tetapi juga bisa menjadi anak yang cerdas. Itu harus dilakukan ibu hamil untuk membuat dirinya selalu sehat, tersuk tekanan darahnya.

Berapa ukuran tekanan darah untuk ibu hamil?

Ya, cek tensi darah adalah wajib bagi ibu hamil. Lebih-lebih pada trismester akhir, yaitu usia bayi 6 – 9 bulan. Ia harus cek kesehatan, tekanan darah, kurang darah dan kesehatan bayi, termasuk kesehatan calon ibunya.

Untuk mengetahui kondisi tekanan darah Anda sehat atau tidak, Anda bisa lihat tabel di bawah ini. Pada trismester pertama, umumnya terjadi kenaikan tensi darah pada ibu hamil. Maksimal kenaikan pada posisi 120/80 mmHg.

No Usia Kehamilan Maksimal Tensi Penyebab Perubahan
1 Trisemester I Naik: Maksimal 120/80 mmHg Penyempurnaan pembuluh janin dan plasenta
2 Trismester II Turun: Maksimal 90/60 mmHg Penyempurnaan fungsi organ tubuh janin
3 Trismester III Naik: Maksimal 120/80 mmHg Efek hormon kehamilan

Pada trisemester kedua, tensi maksimal turun adalah pada 90/60 mmHg. Jika ternyata tensi Anda saat diukur berada di bawah 90/60, tentu saja Anda perlu menaikkan biar Anda dan calon bayi Anda selalu sehat dan bisa tumbuh dengan baik.

Berbeda dari trismesteri kedua, tekanan darah normal untuk ibu hamil pada trismester tiga sama dengan trismester pertama. Mengapa? Sebab, pada trismester ketiga, tensi Anda kembali naik.

Setelah membaca tabel di atas, Anda tahu apa yang kemungkinan terjadi pada tiap trismester. Yaitu, naik, turun, dan naik. Anda pun telah mengetahui sebab-sebab terjadinya tensi yang naik turun. Anda bisa mengusahakan agar teksnsn darah selalu normal sehingga bayi yang Anda kandung juga selalu dalam kondisi sehat.

Cara menghindari darah rendah

Supaya tensi darah tidak terlalu rendah, Anda perlu melakukan diet sehat, banyak minum air putih, senam ringan, dan banyak asupan cairan. Jangan terlalu lama berdiri atau terlalu cepat saat bangkit dari duduk atau tidur. Anda bisa pingsan.

Cara menghindari darah naik tinggi

jelly gamatobat herbal untuk kesehatan apa saja (sumber:obatinsakit.com)

Anda perlu lebih aktif periksa dokter untuk menjaga kesehatan Anda dan bayi Anda. Konsumsi obat mungkin diperlukan, tetapi harus sepengetahuan dokter. Selain itu, Anda perlu istirahat yang cukup.

Apalagi buat Anda yang mengalami kegemukan, diabetes, penyakit ginjal, dsb. Selama kehamilan, Anda harus aktif periksa ke dokter.

Obat herbal darah tinggi untuk ibu hamil seperti QnC Jelly Gamat juga bisa membantu untuk membuat Anda selalu sehat. Obat herbal ini terbuat dari ekstrak teripang emas atau gamat emas. Tidak hanya obat darah tinggi ibu hamil. QnC Gamat juga bisa digunakan untuk melawan maag, kanker, sakit ginjal, jantung, asam urat, dsb.

Anda bisa juga memilih obat herbal darah tinggi lainnya yang cocok untuk Anda.

Selain itu, Anda perlu melakukan pola makan yang sehat. Hindari rokok dan minuman alkohol.

Lengkapi dengan melakukan senam hamil. Yaitu, gerakan senam yang sangat baik dilakukan untuk ibu hamil.

Dengan cara itu, Anda bisa membuat bayi Anda dan diri Anda tetap sehat. Hamil tidak lagi menjadi beban yang sangat memberatkan. Sebab, bayi yang Anda kandung adalah anugerah dari Tuhan yang harus Anda perlihara dengan baik.

Selamat untuk kehamilan Anda. Semoga selalu sehat.

Advertisement