19 Tips Sukses Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Posted on

SAYA ingin membagikan 19 tips menurunkan tekanan darah tinggi sehingga Anda bisa terhindar dari stroke, sakit jantung, atau lainnya. Sakit darah tinggi jangan dibiarkan. Jika Anda sudah terkena stroke, waduhh.. penderitaannya sangat berat.

Saya menderita sakit darah tinggi 26 tahun lebih. Ya, waktu yang sangat panjang. Tetapi, alhamdulillah, saya tetap sehat. Dua tahun lalu telah periksa jantung dan paru-paru di laboratorium. Hasilnya, kedua organ penting itu dinyatakan sehat.

Tidak hanya periksa tekanan darah. Dua pekan lalu saya juga cek kolesterol dan gula darah di laboratorium klinik. Hasilnya, keduanya dinyatakan sehat. Kolesterol saya adalah 188 mg/dL. Ini berarti kolesterol saya normal. Kadar kolesterol normal adalah 150 – 200 mg/dL.

Kadar kolesterol saya adalah ada di antara batasan 150 – 200 mg/dL. Berarti sehat atau normal.

Demikian pula untuk gula darah. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan gula darah puasa saya adalah 92 mg/dL. Batas normal gula darah puasa adalah 70 – 100 mg/dL.

Gula darah 2 jam PP adalah 128. Batas normal adalah 79 – 140 mg/dL. Berarti gula darah saya sehat atau normal. Baik untuk periksa gula darah puasa ataupun gula darah 2 jam PP.

Bagaimana dengan Anda? Berapa tekanan darah Anda? Normal atau darah tinggi? Berapa tingginya? Langkah-langkah apa yang sudah Anda lakukan untuk menormalkan tensi darah?.Obat sakit darah tinggi apa yang telah Anda konsumsi?

Usahakan Tekanan Darah Anda Normal Terus-menerus Tanpa Henti

cek tekanan darahperiksa tensi darah periodik (sumber: wisegeek.com)

Kali ini, saya hanya ingin membagikan tips menurunkan tekanan darah tinggi dengan cepat sehingga Anda bisa selalu sehat dan terhindar dari sakit stroke ataupun sakit jantung.

Tetapi, untuk menjalankan tips ini, Anda perlu tahu dulu kadar tekanan darah Anda. Anda bisa datang ke puskesmas, rumah sakit, atau tempat dokter praktek untuk cek tensi darah. Atau jika punya alat cek darah sendiri, ya bisa cek setiap saat.

Periksa tensi darah sangat penting, terutama bagi Anda yang sudah berusia 35 tahun. Atau setidaknya usia 40 tahun.

Bila tekanan darah Anda normal, Anda perlu periksa lagi 5 tahun mendatang. Tetapi, jika hasilnya menunjukkan tensi darah Anda adalah 140/90 lebih berarti Anda terkena darah tinggi. Anda harus melakukan cara menurunkan darah tinggi terus-menerus.

Ya, terus-menerus sampai tensi Anda kembali dalam posisi normal. Yakni, 90 – 120 untuk darah sistolik dan 60 – 90 darah diastolik.

Tensi 120 – 140 untuk darah sistolik dan 90 – 95 darah diastolik adalah pra-hipertensi atau pra-darah tinggi. Tensi 140/95 mg/dL ke atas adalah darah tinggi atau hipertensi.

Usahakan terus-menerus tekanan darah Anda dalam kondisi normal. Jangan lalai. Misalnya, tensi sudah mendekati normal dan tak ada keluhan sakit, lalu berhenti menurunkan tensi. Ini cara yang tidak tepat. Anda sebaiknya terus berusaha menurunkan darah tinggi hingga ke posisi normal.

Mengapa? Kalau darah tinggi tak diobati hingga tuntas, nanti kalau naik lagi sulit untuk menurunkannya. Apalagi sudah berkali-kali naik. Anda bisa kena stroke. Kalau sudah kena stroke, waduhh… terkadang menurunkannya sangat susah.

Selain itu, stroke membawa kecacatan. Penyembuhannya memakan waktu, tenaga, dan biaya. Tenaga tidak hanya diri Anda, penderita stroke, tetapi juga keluarganya.

Oleh karena itu, ikuti penjelasan tentang tips menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini.  Anda harus sukses menurunkan darah tinggi.

Daftar 19 Tips untuk Menurunkan Darah Tinggi hingga Anda Sehat

obat herbal darah tinggiobat herbal darah tinggi (sumber: hepatsureherbal.blogspot.co.id)

Bagaimana cara menurunkan tekanan darah tinggi ke posisi normal sehingga Anda selalu sehat dan terhindar dari ancaman stroke?

Dari pengalaman saya mengatasi darah tinggi selama 26 tahun lebih, berikut ini adalah 19 tips menurunkan tekanan darah tinggi yang bisa Anda coba lakukan biar terhindar dari stroke, sakit jantung atau sakit berat lainnya.

1. Hindari Makanan Penyebab Darah Tinggi

Banyak makanan penyebab darah tinggi yang harus Anda hindari. Ada yang menyebut sampai 30-an jenis makanan. Misalnya, makanan dengan kandungan garam tinggi, daging merah, kulit ayam, jeroan, sayur dan buah dalam kaleng, mi instan, hot dog, pizza, dsb.

Buat catatan lengkap nama makanan penyebab darah tinggi dan letakkan di ruang makan atau meja makan. Biar Anda selalu membacanya dan akhirnya mendorong Anda untuk menghindari makanan penyebab darah tinggi.

2. Lakukan Olahraga, Senam, Jalan Kaki atau…

Tips menurunkan tekan darah lainnya adalah berolahraga. Banyak jenis olahraga yang bisa Anda lakukan. Seperti jalan kaki, jalan cepat, senam, jogging, bersepeda, push up, dsb. Setidaknya lakukan olahraga rutin selama 4 hari tiap minggu. Anda akan merasakan manfaatnya.

Anda bisa lakukan senam di halaman rumah. Sebaiknya lakukan pagi hari setelah matahari terbit. Anda akan merasakan hangatnya sinar matahari pagi sekaligus mendapatkan vitamin D. Lakukan secara rutin atau setidaknya 4 hari dalam satu minggu biar tensi turun dan Anda selalu sehat.

Jika tak bisa pagi hari, Anda bisa melakukan sore hari atau malam hari. Ya, kapan pun Anda punya waktu, lakukan senam setiap hari biar kamu sehat. Ingat, sehat adalah mahal harganya. Dengan fisik sehat, Anda juga menjadi produktif.

3. Banyak Makan Buah Penurun Darah Tinggi

Makan buah juga merupakan cara menurunkan darah tinggi. Pilih buah dengan kadar natrium yang sangat rendah, tetapi kaya mineral. Antara lain buah semangka, tomat, berry, jeruk, apel, melon, alpukat, buah kiwi, pisang, anggur, aprikot, dsb. Sediakan buah di kulkas sehingga bisa mengonsumsi kapan saja.

4. Perbanyak Minum Air Putih

air putihsegarr… sehat…(sumber: pewartayogya.com)

Anda sebaiknya minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Kekurangan air putih (dehidrasi) bisa membuat pembuluh darah mengkerut dan aliran darah pembawa oksigen ke otak, jantung dan jaringan tubuh yang membutuhkan bisa terganggu. Jadi, konsumsi banyak air putih bisa memperlancar aliran darah sehingga bisa menurunkan darah tinggi.

5. Konsumsi Banyak Sayuran

Mengonsumsi banyak sayuran juga sangat baik untuk Anda pilih sebagai salah satu cara menurunkan darah tinggi. Misalnya seledri. Sayuran ini mengandung kalium dan senyawa phithalide yang sangat baik untuk melemaskan dinding pembuluh darah sehingg aliran darah pembawa oksigen lancar.

Selain seledri, sayur yang baik dikonsumsi untuk mencegah atau menurunkan darah tinggi adalah wortel, bayam, mentimun, bawang putih, buncis, kentang, kedelai, dsb.

Dr.Khancit Limpakarnjanarat, Perwakilan WHO di Indonesia:

“Kesadaran masyarakat terhadap darah tinggi masih rendah dan perlu ditingkatkan. Antara lain dengan periksa tensi darah secara periodik dan kurangi konsumsi garam.”

6. Mengonsumsi Obat Darah Tinggi Alami/Tradisional

Banyak tanaman berkhasiat obat, di antaranya bisa Anda konsumsi sebagai cara menurunkan darah tinggi. Baik dari buahnya, daunnya, batangnya, dsb. Misalnya, buah mengkudu, buah kesemek, daun meniran, daun pepaya, daun alpukat, semangka, belimbing wuluh, kelopak bunga rosella kering, buah kersen, dsb.

Rasa buah segar sekaligus sebagai obat. Ya, pilih buah yang harganya sesuai dengan isi kantung Anda.

7. Mengonsumsi Obat Herbal Hipertensi

Anda bisa membeli obat herbal darah tinggi di berbagai toko obat herbal atau di toko online. Obat herbal buatan pabrik atau industri rumahan ini juga menggunakan tanaman obat atau bahan alami lain yang berkhasiat obat.

Antara lain Obat Herbal Herba HipertenObat Herbal Darah Tinggi / Hipertensi – Hipertency, De Nature, SidoMuncul Nature’s Blessing Celery 30’s, Klink Omega Squa Plus 30’s, dsb. Silakan memilih jenis obat darah tinggi yang Anda inginkan.

Obat herbal darah tinggi umumnya bebas risiko efek samping. Tetapi, jika ada aturan pakai, ya ikuti saja aturan pakai yang dianjurkan.

8. Hindari Makan di Rumah Makan atau Restoran

Saya punya pengalaman beberapa kali darah tinggi naik usai makan di restoran atau rumah makan. Bahkan, pernah setelah makan masakan barat di sebuah restoran dalam hotel bintang tiga, darah tinggi naik sampai dua minggu baru bisa turun. Walau sudah minum obat darah tinggi.

Ini tidak lain karena makanan di restoran atau rumah makan disiapkan untuk orang sehat. Bahkan bumbunya dibuat sedemikian rupa dengan tujuan masakan yang disajikan bisa memuaskan para tamu. Restoran ingin memberi pengalaman spesial kepada tamu biar lain kali kembali dengan mengajak keluarga atau temannya.

Tetapi di sisi lain, cara itu bisa membuat penderita darah tinggi langsung jatuh sakit. Tekanan darah tinggi kian meningkat. Ya, seperti apa yang saya pernah alami.

Jika terpaksa makan di rumah atau restoran, ya hati-hati saja. Sebab, tidak mudah mengenali bahan-bahan masakan yang disajikan.

9. Konsumsi Makanan Sehat

Anda sebaiknya selalu mengonsumsi makanan sehat bagi penderita darah tinggi. Kegagalan menurunkan darah tinggi karena masih mengonsumsi makanan tidak sehat. Makanan sehat yang bisa membantu menurunkan darah tinggi adalah susu skim, gandum, wortel, cokelat murni, kubis, dsb. Saya sendiri sangat menyukai buah sebagai cara menurunkan darah tinggi.

10. Hindari Semua Makanan dengan Garam Tinggi

makanan kalenghati-hati… (sumber: mahasiswi4l.blogspot.co.id)

Ya, Anda perlu mengenali semua makanan dengan kandungan garam tinggi. Banyak makanan menggunakan garam tinggi tetapi Anda tidak memperhatikan. Contohnya roti, kandungan garamnya juga tinggi. Tidak hanya mengandung gula tinggi, tetapi juga garam tinggi.

Jika membeli makanan kaleng, ya baca label bahan baku pembuatan masakan yang ingin Anda konsumsi. Umumnya makanan kaleng menggunakan garam sebagai bahan pangawet biar makanan di dalamnya tahan lama.

Jika makanan dalam kaleng berupa daging atau ikan, Anda sebaiknya memanaskan dulu selama 10 menit. Atau Anda cuci biar kadar garamnya berkurang.

Tetapi, bagi Anda yang sudah berusia 60 tahun lebih sebaiknya menghindari makanan kaleng. Mengapa? Karena daya tahan Anda sudah menurun. Ini pengalaman saya pribadi.

Pada saat usia 50-an, saya makan masakan dengan kuah bersantan tak apa-apa. Tetapi setelah usia 60-an, tekanan darah saya langsung naik.

11. Hindari Makanan Minuman dengan Kandungan Gula Tinggi

Gula termasuk makanan penyebab darah tinggi. Anda sebaiknya menghindari semua makanan dengan kandungan gula tinggi. Roti, misalnya. Apalagi roti yang lezat dan manis. Pasti kandungan gulanya tinggi. Ya, Anda sebaiknya menghindari.

Kalau toh ingin makan, ya sedikit saja. Atau Anda bisa tes diri Anda sendiri. Setelah mengonsumsi makanan penyebab darah tinggi, apakah tekanan darah Anda naik atau tidak. Jika tidak berarti daya tahan Anda masih baik. Anda masih bisa mengonsumsi makanan itu.

Ya, di sini Anda sebaiknya memiliki alat ukur tensi darah sendiri. Anda bisa beli alat ukur tekanan darah digital. Pilih saja harga yang agak murah. Atau beli yang bagus juga tak apa jika Anda punya dana cukup.

Sebab, alat pengukur tensi akan sangat membantu untuk selalu bisa mengendalikan tensi. Nantinya Anda bisa tetap sehat dan terhindar dari stroke atau sakit jantung.

12. Hindari Makanan dengan Santan Kelapa

santan kelapaaduhhh.. santanny itu lho… (sumber: farlys.com)

Dari pengalaman saya, makanan dengan santan kelapa juga besar pengaruhnya terhadap tensi darah. Beberapa kali tensi darah saya naik gara-gara mengonsumsi lontong opor ayam dengan kuah santan kelapa. Ini terjadi pada hari Raya Idul Fitri. Banyak keluarga menyajikan lontong opor pada hari bahagia itu.

Setelah saya menghindari masakan dengan santan kelapa, saya tidak pernah lagi mengalami darah tinggi usai lebaran Idul Fitri di tempat orang tua.

Tetapi, pengaruh santan kelapa juga berkaitan dengan daya tahan Anda. Ya, jalan terbaik selalu cek tensi. Kalau tensi naik tinggi setelah mengonsumsi makanan tertentu, ya hindari seterusnya. Atau cari cara lain untuk menurunkan darah tinggi.

13. Hindari Makanan Camilan yang Gurih

Camilan gurih umumnya banyak kandungan garam atau gula. Jika Anda ingin sehat dan tensi darah selalu normal, ya hindari camilan manis dan gurih. Lebih baik sediakan camilan rebus atau panggang.

Hindari camilan tempe kripik karena kandungan garamnya tinggi.

Hindari pula mengonsumsi permen atau kembang gula. Mengapa? Ya, jelas kandungan gula dalam permen tinggi. Namanya saja kembang gula. Selain bisa menyebabkan darah tinggi, juga bisa membuay Anda berisiko kena penyakit diabetes.

14. Hindari Stres

Berlatih menghindari stres juga tips menurunkan tekanan darah tinggi yang bisa Anda coba. Biar menghadapi banyak masalah di tempat kerja atau dengan urusan usaha atau urusan keluarga, hendaknya Anda tetap tenang alias tidak stres. Jika sedang stres, alihkan perhatian Anda ke aktivitas lain yang sehat.

Selain itu, turunkan emosi Anda. Jika dalam Islam, cara mengurangi emosi dengan wudlu. Jika belum bisa turun, lakukan shalat sunah. Masih belum bisa, baca Al-Qur’an dan berdoa kepada Allah biar masalah yang Anda hadapi bisa terselesaikan.

Jangankan hanya menghadapi masalah kecil. Jika Anda sudah terlatih, menghadapi problem besar pun tetap tenang, tidak stres dan tetap sehat.

15. Hindari Merokok dan Minum Alkohol

Merokok dan minum alkohol merupakan perbuatan yang tidak sehat. Keduanya bisa menyebabkan banyak penyakit menghinggapi Anda. Anda tidak perlu ikut-ikutan merokok dan minum alkohol biarpun Anda dianggap sebagai penakut, bukan pemberani. banci, dsb. Itu bujukan yang menyesatkan, terutama untuk ajakan mengonsumsi alkohol.

Ya, utamakan kesehatan karena kesehatan mahal harganya biar tidak terkena darah tinggi, stroke, dsb.

16. Istirahat cukup

Ya, Anda perlu istirahat yang cukup. Di antaranya dengan tidur yang cukup. Jika Anda pekerja keras, ya Anda harus tetap memperhatikan kesehatan. Kesehatan lebih penting daripada apa pun, termasuk pekerjaan Anda.

Tetapi, jika Anda suka begadang, kurangi aktivitas begadang. Banyak pekerja dan orang yang suka begadang lupa waktu. Begadang sampai pagi hari tanpa melakukan perbuatan bermanfaat. Ya, kurangi cara hidup seperti itu. Itu cara hidup yang tidak sehat dan tidak produktif.

17. Tingkatkan Pengetahuan tentang Kesehatan

Anda sebaiknya selalu meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan, khususnya yang menyangkut darah tinggi dan yang berkaitan. Kesehatan yang berkaitan dengan darah tinggi adalah stroke, kolesterol tinggi, sakit jantung, dsb.

Yang utama tentu pengetahuan mengenai penyakit darah tinggi dan segala sesuatu yang berkaitan, termasuk bagaimana cara menurunkan darah tinggi. Ini akan membuat Anda mampu menstabilkan tekanan darah dan selalu sehat.

Anda bisa baca buku, membaca artikel-artikel kesehatan di internet seperti artikel yang sedang Anda baca sekarang, menyaksikan tayangan di TV tentang rubrik kesehatan, dsb.

senam hipertensiikuti klub hipertensi atau kesehatan pada umumnya (sumber:youtube.com)

18. Ikuti Klub Kesehatan

Tips menurunkan tekanan darah tinggi lainnya adalah mengikuti klub atau kumpulan untuk kesehatan. Misalnya, klub senam jantung, klub hipertensi, atau klub kesehatan lainnya. Selain Anda akan mendapatkan pengetahuan dari sesama anggota, Anda juga akan mendapatkan ceramah-ceramah dari ahli kesehatan seperti dokter.

Anda juga akan mendapatkan pelatihan untuk sehat seperti bagaimana senam untuk penderita hipertensi, dsb.

19. Hindari Stroke, Hindari Stroke, Hindari Stroke…

Slogan “hindari stroke” harus selalu tertanam dalam pikiran Anda. Berbagai upaya perlu Anda lakukan bukan sekadar menurunkan darah tinggi, tetapi yang utama adalah menghindari stroke atau sakit jantung.

Mengapa? Karena sakit stroke adalah penyakit yang sangat berat dan bisa membuat Anda cacat. Tidak hanya Anda, anggota keluarga juga ikut repot. Penderita stroke umumnya terjadi akibat kurang serius mengobati darah tinggi mereka.

Mereka tidak mengobati darah tingginya hingga sembuh atau mencapai tensi darah normal. Ya, darah tinggi harus diturunkan menjadi tekanan darah normal. Tiap kali naik, kembalikan sampai ke posisi tensi darah normal.

Demikian artikel mengenai 19 tips menurunkan tekanan darah tinggi hingga Anda selain sehat, juga terhindar dari ancaman penyakit berat seperti stroke dan sakit jantung. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *