16 Tips Puasa Nyaman bagi Penderita Sakit Maag

Posted on

KITA kembali memasuki bulan Ramadhan. Tiap muslim dewasa diwajibkan berpuasa satu bulan penuh pada bulan Ramadhan. Bagaimana dengan Anda yang menderita sakit maag (dispepsia)? Haruskah mereka tetap berpuasa atau boleh tidak berpuasa?

Pertanyaan semacam ini selalu menjadi perbincangan setiap menjelang bulan Ramadhan atau selama Ramadhan. Lambung penderita sering terasa perih jika tidak segera dimasuki makanan. Rasa perih di lambung sering muncul jika Anda tidak segera mengonsumsi sesuatu makanan.

Oleh karena itu, dokter selalu menganjurkan kepada penderita sakit maag untuk siap membawa makanan apa pun ketika bepergian. Dengan membawa bekal makanan, Anda bisa makan kapan saja untuk menghindari sakit maag kambuh.

Bahkan, dua jam selesai makan pun terkadang lambung kembali terasa perih. Saat rasa perih muncul, Anda merasa seperti orang yang lapar dan perlu segera makan. Kondisi seperti ini sering terulang tiap hari. Tentu saja, itu sangat merepotkan dan menjengkelkan.

Bagaimana dengan Anda yang menderita sakit maag? Bolehkah penderita sakit maag tidak berpuasa? Atau Anda tetap harus berpuasa dengan risiko penyakit maag makin berat? Adakah tips puasa khusus bagi penderita sakit maag?

Makan Petang Hari Membuat Maag Saya Sembuh Total

tips puasa ramadhan

penyakit maag sedang kambuh (sumber:spesialislambung.com)

Saya menderita sakit maag sampai belasan tahun. Pada tahun-tahun awal terkena sakit maag, saya berulangkali periksa dokter. Tidak hanya satu dokter. Saya sampai periksa tiga dokter. Tetapi, maag masih sering kambuh.

Biasanya, maag reda saat minum obat dari resep dokter. Tetapi, rasa perih di lambung menghilang hanya saat minum obat maag. Setelah obat habis, dua atau tiga minggu kemudian, maag kembali muncul. Itu berlangsung hingga beberapa tahun. Mungkin 6 tahunan.

Maag saya mulai reda saat saya berkenalan dengan seseorang yang kemudian memberi tahu saya untuk minum ekstrak kunyit (kunir). Ambil beberapa rimpang, tergantung besar kecilnya kunyit. Setelah dikupas, lalu kunyit saya parut.

Parutan kunyit disaring atau diperas sambil diberi air hingga menghasilkan jamu kunyit. Anda sebaiknya menggunakan air matang untuk membuat jamu kunyit. Terkadang saya tambahkan satu butir telur ayam dan madu.

Woowww.. rasanya segar dan menyehatkan. Biasanya, saya minum jamu kunyit satu gelas tiap pagi berturut-turut hingga 7 hari (satu pekan). Lambung saya pun terasa nyaman. Tidak ada lagi rasa perih seperti sebelumnya.

Saya sangat senang dengan kondisi itu. Saya tak lagi harus bangun tengah malam mencari makanan karena lambung terasa perih. Atau, kemana-mana harus selalu bawa makanan kecil supaya bisa mengisi perut setiap saat lambung terasa melilit.

Meski setelah beberapa bulan terkadang sakit maag kembali kambuh, saya tak merasa kesulitan untuk meredamnya. Pergi ke pasar tradisional membeli kunyit dan tiap pagi membuat jamu kunyit untuk menyembuhkan maag yang kambuh.

Sejak mengonsumsi ekstrak kunyit, saya tak lagi periksa dokter. Saya hanya mengandalkan obat tradisional maag untuk menyembuhkan penyakit lambung saya.

Saya pernah beberapa kali membeli obat maag yang dijual di apotek atau warung kelontong saat maag kambuh. Inginnya maag bisa sembuh tanpa harus ke pasar tradisional untuk membeli kunyit. Tetapi, obat itu tidak mampu menyembuhkan maag saya. Rasa perih tetap muncul, meskipun telah minum obat maag yang saya beli di apotek selama satu pekan.

Tetapi, maag saya sembuh total sejak tiga tahun lalu. Yaitu, saat saya mulai makan petan hari sebelum pukul 18.00. Ini terjadi ketika saya berangkat ke masjid untuk berjamaah shalat magrib sekaligus berjamaah shalat isya. Maksudnya, saya berada di masjid sejak pukul 17.30 hingga pukul 20.00.

Jadi, selesai berjamaah shalat magrib, saya tidak pulang. Saya tetap di masjid menunggu shalat isya. Saya baru pulang setelah jamaah shalat isya selesai. Saya selalu makan sebelum berangkat ke masjid pukul 17.300. Saya khawatir, jika tidak makan dulu, maag saya akan kambuh lagi.

Eh, ternyata cara makan seperti itu membuat penyakit maag saya sembuh total. Saya tidak pernah merasakan lambung perih atau kurang nyaman jika mengonsumsi buah dengan rasa asam.

Dulu, tiap selesai makan mangga, sakit maag saya kambuh. Apalagi sampai makan beberapa irisan mangga. Makan sedikit saja, maag saya kambuh.

Tetapi, kini tidak. Saya makan mangga beberapa iris tidak membuat maag saya kambuh. Kini, saya kembali berani mengonsumsi makanan rasa asam ataupun pedas. Tentu saja, saya tidak boleh ceroboh. Misalnya, makan buah mangga sampai habis banyak.

Saya tetap hati-hati. Keledai saja tidak ingin jatuh dua kali di lubang yang sama. Apalagi manusia, tentu tidak ingin melakukan kesalahan yang sama dengan akibat yang lebih fatal.

Bagaimana dengan menjalan puasa Ramadan? Ternyata, maag saya tidak kambuh selama bulan Ramadan. Sejak menderita sakit maag tahun 1984, saya tidak pernah membatalkan puasa karena maag. Selama menjalankan puasa, justru maag saya sehat. Tidak pernah merasa melilit ataupun perih karena maag kambuh.

Sakit maag kembali setelah dua atau tiga minggu selesai Lebaran Idul Fitri. Saya tidak tahu persis penyebabnya. Tetapi itu pengalaman saya mengobati maag. Obat herbal kunyit saya manjur (efektif) mengobati maag saya.

makanan pantangan puasa

makanan pantangan untuk penderita asam urat (sumber:hariansehat.com)

Daftar 11 Tips Puasa Nyaman bagi Penderita Sakit Maag

Berdasarkan pengalaman saya menderita sakit maag selama belasan tahun, saya berani menyatakan Anda yang menderita sakit maag tidak perlu takut untuk berpuasa. Puasa justru akan membuat lambung Anda sehat dan tidak menderita maag. Setidaknya, maag Anda tidak kambuh lagi.

Dr. H. Ari Fahrial Syam justru menyatakan mereka yang tidak berpuasa dengan alasan khawatir maagnya kambuh adalah alasan yang dicari-cari. Sebab, puasa justru akan menyembuhkan penyakit maag.

1. Rasa Tak Nyaman Hanya Dirasakan di Minggu Pertama

Penderita maag jangan takut berpuasa. Rasa tidak nyaman pada lambung saat puasa, menurut dr H Ari Fahrial Syam, hanya terjadi pada minggu pertama. Kondisi itu akibat peningkatan asam lambung. Tetapi, kodisi itu tidak perlu dikhawatir. Ini hanya proses penyesuaian. Peningkatan asam lambung tidak akan merusak dinding lambung. Pada minggu kedua, rasa lambung tak nyaman hilang dengan sendirinya.

2. Puasa Justru Membuat Lambung Anda Sehat

Umumnya penderita maag mengidap maag fungional. Hanya sedikit orang yang menderita maag organik. Penyakit maag fungsional bisa diketahui dari pemeriksaan endoskopi. Yakni, dari pemeriksaan itu tidak ditemukan adanya kelainan yang bermakna pada saluran cerna atas.

Penyakit maag fungsional terjadi antara lain akibat makan tidak teratur. Puasa mengajarkan makan tepat pada waktunya, yaitu waktu berbuka dan waktu sahur. Itulah sebabnya, puasa membuat lambung Anda sehat dan maag tak muncul. Saya juga merasakan ketika menjalani puasa Ramadhan, maag tak pernah kambuh.

3. Hindari Konsumsi Camilan yang Tidak Sehat

Jangan mengonsumsi camilan yang tidak sehat. Misalnya, makanan yang mengandung keju, minyak. Juga jangan minum kopi, makanan yang mengandung cokelat, mengonsumsi kopi, merokok, dan sering stres.

4. Penderita Maag Organik Juga Boleh Berpuasa

Bagi Anda yang menderita sakit maag organik, Anda tetap boleh berpuasa. Tetapi, selalu minum obat yang dianjurkan dokter. Yang penting, seperti pin 3, Anda juga harus membiasakan makan tepat pada waktunya, menghindari camilan, makanan yang mengandung cokelat, keju, gula-gula, dan lemak.

5. Sebaiknya Mengonsumsi Obat Penekan Asam Lambung

Anda sebaiknya mengonsumsi obat penekan asam lambung selama berpuasa Ramadan. Misalnya, obat antagonis reseptor H2 (ranitidine,famotidine, simetidine,nizatidine) atau penghambat pompa proton (omeprazole,lansoprazole, rabeprazole, esomeprazole,pantoprazole). Tujuannya supaya Anda merasa nyaman.

6. Penderita Mengalami Pendarahan Lambung

Bagi penderita sakit maag yang mengalami pendarahan lambung, sebaiknya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatn intensif biar terhindar dari akibat yang lebih fatal. Demikian pula penderita yang muntah darah, buang air besar warna hitam,  atau setiap makan muntah. Mereka sebaiknya tidak berpuasa karena sakit. Pasien yang menderita kanker saluran cerna juga perawatan dan dianjurkan tidak berpuasa.

7. Perbanyak Makan Sayur dan Buah

Anda perlu memperbanyak makan sayur dan buah selama berpuasa Ramadan.

8. Perbanyak Minum Air Putih & Kurangi Minum Kopi

Anda perlu memperbanyak minum air putih. Ya, sering-seringlah minum air putih, baik saat berbuka atau sahur. Jangan minum kopi. Minuman kopi, soda, alkohol, anggur putih, sari buah citrus, dan susu full cream justru merangsang pengeluaran asam lambung yang bisa membuat sakit maag kambuh.

9. Hindari Makanan yang Merusak Dinding Lambung

Anda harus menghindari makanan yang dapat merusak dinding lambung. Misalnya, makanan yang mengandung cuka, pedas, merica dan bumbu lain yang merangsang.

10. Makanan yang Melemahkan Klep Kerongkongan

Anda sebaiknya menghindari makanan yang bisa melemahkan klep kerongkongan bawah. Misalnya, alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak dan gorengan.

11. Hindari Beberapa Sayur dan Makanan Berikut Ini

Anda perlu menghindari beberapa makanan yang mengandung banyak karbohidrat. Misalnya, beras ketan, mi, bihun, jagung, ubi singkong, tales, dan dodol. Demikian pula beberapa makanan yang mengandung banyak gas, Anda juga harus menghindarinya.

Misalnya, makanan berlemak, sawi dan kol, buah nangka, pisang ambon, makanan berserang (kedondong), dan buah yang dikeringkan.

12. Jangan Langsung Tidur Setelah Makan Sahur

Tidur setelah makan sahur bisa membuat asam lambung meningkat sehingga maag kambuh. Setelah makan sahur sebaiknya langsung pergi ke masjid atau mushola untuk menjalan shalat subuh berjamaah.

13. Jangan Berbuka dengan Makanan Porsi Besar

Ketika berbuka jangan makan dengan porsi besar. Sebaiknya makan sedikit tetapi beberapa kali. Ketika berbuka, sebaiknya Anda mulai mengonsumsi makanan ringan. Tidak langsung makan nasi (makanan berat).

14. Hindari Minuman yang Terlalu Manis

Anda sebaiknya tidak minum minuman yang sangat manis. Ini akan membuat Anda selalu merasa haus sehingga terlalu banyak minum.  Demikian pula minuman yang mengandung kopi dan soda, harus Anda hindari.

15. Perbanyakan Konsumsi Karbohidrat Saat Sahur

Ketika sahur, Anda sebaiknya memperbanyak konsumsi karbohidrat. Misalnya, semangka, jeruk, kedelai atau makanan yang dibuat dari kedelai seperti tahu, tempe. Nanas, jeruk mangga, apel, kentang, ubi, dsb.

16. Minum Jus Buah-buahan yang Rasanya Asam

Minuman jus juga sangat bagus Anda konsumsi ketika berbuka. Tetapi, jangan membuat jus dari buah yang rasanya asam seperti jeruk, mangga, tomat, dan nanas. Jus dari buah yang rasanya asam justru merangsam asam lambung yang membuat Anda menderiuta sakit maag.

Demikian tentang 11 tips berpuasa nyaman bagi penderita penyakit maag. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda untuk menjalankan perintah puasa selama satu bulan penuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *