Connect with us

Berita Kesehatan

Ubah Gaya Hidup dan Lakukan Diet Sehat untuk Mencegah Sakit Jantung

Published

on

DIET SEHAT merupakan cara yang sangat dianjurkan untuk mencegah terjadinya penyakit jantung. Diet sehat bisa dilakukan dengan menjaga asupan protein, garam, lemak dan memperbanyak konsumsi buah serta sayur,” kata ahli gizi, Toto Sudargo, dalam talkshow Kesehatan Jantung dan Gaya Hidup Masyarakat Modern di Perpustakaan Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta, belum lama ini.

Berapa asupan protein yang harus Anda lakukan perhari untuk mencegah sakit jantung?

Menurut Toto, anjuran konsumsi protein per orang per hari adalah 0,8 gram/kg berat badan. Sementara, konsumsi garam lima gram per hari. Bagi penderita hipertensi sekitar 2-3 gram per hari.

“Anjuran konsumsi buah dan sayur sebanyak lima porsi per hari,” jelas Toto. Menurut dia, ada sejumlah bahan makanan yang sangat baik untuk dikonsumsi karena bisa meningkatkan kesehatan jantung sekaligus mencegah sakit jantung. Misalnya, mengonsumsi ikan salmon, ikan tuna, sarden, dan ikan kembung.

“Bahan lain seperti minyak zaitun, gandum, apel, anggur merah, tomat, kedelai, coklat, dan kacang hijau juga bagus untuk dikonsumsi. Sebab, makanan-makanan itu bisa menurunkan kolesterol LDL, anti inflamasi, mencegah penyempitan pembuluh jantung, dan antioksidan,” kata dia.

Bagaimana dengan Anda? Sudah melakukan diet sehat dan mengubah gaya hidup? Kalau belum, coba mulai lakukan diet untuk mencegah Anda dari ancaman sakit jantung. Apalagi, bagi Anda yang menderita darah tinggi atau hipertensi, kolesterol tinggi, asam urat, dsb.

Ya, tak usah melakukan diet sehat secara total. Dikit-dikit dulu. Mulai apa yang bisa Anda lakukan untuk melakukan diet sesuai dengan problem kesehatan Anda.

Penderita darah tinggi atau hipertensi, fokus diet sehat Anda tentu beda dengan penderita asam urat. Bagi penderita hipertensi, diet garam, gula, lemak adalah perlu prioritas.

Pada tahap tahap awal, diet memang tidak nyaman. Tetapi, lama-lama juga nyaman kok. Yang terpenting kan Anda bisa hidup sehat. Bukan makan enak sekarang, tetapi besok stroke. Nggak mau kan Anda seperti itu?

Saya punya teman yang sekarang sakit stroke. Padahal, dua bulan sebelumnya saya sarankan dia untuk diet. Sebab, dia sering mengeluhkan darah tingginya.

Dia masih keberatan untuk menjalani diet hipertensi dengan berbagai alasan. Yah, kini nasi sudah jadi bubur. Ia menderita stroke. Yang bisa dilakukan adalah terapi untuk mendapatkan kesehatan.

Diet Sehat: Jangan Merokok dan Perbanyak Aktivitas Fisik

Pakar kesehatan masyarakat FK UGM, Yayi Suryo Prabandari dalam acara yang sama menyatakan salah satu tips penting untuk menghindari penyakit jantung adalah tidak merokok.

diet sehat

berkebun sehat (sumber:youtube.com)

Dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 diketahui bahwa prevalensi penyakit jantung koroner yang lebih tinggi ada pada kelompok orang yang pernah atau rutin merokok dibanding dengan yang sama sekali tidak merokok.

“Penyakit juga bisa dihindari dengan rajin melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya. Selain itu, menjaga pola makan sehat dan menghindari stres. Atau, kelola stres dengan baik,” kata Yayi.

Dari sumber lain ahli nutrisi dari New York University, Lisa Young, juga menyatakan bahwa sayuran hijau sangat baik untuk konsumsi diet sehat. Antara lain kale, bayam, salada, buncis, dan sebagainya. Sayuran hijau sangat baik dikonsumsi karena tinggi serat, folat dan vitamin C.

8,8 Juta Anak Bertubuh Pendek akibat Kurang Gizi

Data menarik disampaikan oleh ahli lain yang juga dari UGM, Hamam Hadi. Dia menyatakan bahwa 8,8 juta anak Indonesia menderita stunting atau bertubuh pendek akibat kekurangan gizi. Jumlah ini meningkat 37,2 persen dalam waktu tiga tahun terakhir.

Menurut dia, angka kejadian stunting di sejumlah daerah terutama wilayah Timur Indonesia seperti NTT lebih tinggi dibanding angka nasional. Di, NTT lebih dari 50 persen anak yang menderita stunting.

Menurut dia, persoalan stunting patut menjadi perhatian. Pasalnya, tingginya prevalensi anak stunting telah memosisikan Indonesia ke dalam lima besar dunia masalah stunting.

“Indonesia menjadi kontributor besar dunia untuk stunting ini,” jelasnya. Wuhhh, sangat menyedihkan dan memprihatinkan. Mengapa? Sebab, seorang menteri kesehatan pernah dijabat oleh tokoh dari NTT, Nafsiah Mboi.

Semoga artikel tentang diet sehat ini bermanfaat untuk Anda semua.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




DISCLAIMER

Semua tips dan cara yang dimuat di blog Sehatfisik.com ini hanya merupakan informasi dan pengetahuan berdasarkan pengalaman penulis atau orang lain. Tidak
memiliki tujuan mengganti saran dan obat dari dokter. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan tips-tips yang dimuat di blog ini.
Terima Kasih.