Yoga untuk Ibu Hamil – Penting agar Bayinya Lahir dengan Lancar

Diposting pada

HAMPIR semua ibu hamil menginginkan bayi yang dikandungnya bisa lahir normal. Tidak perlu operasi. Tentu saja, sangat baik jika keinginan itu ditunjang dengan senam hamil. Misalnya, melakukan yoga untuk ibu hamil.

Mengapa memilih yoga? Ya, karena gerakan yoga aman untuk ibu hamil. Selain itu, yoga punya banyak manfaat untuk ibu hamil. Bisa mengatasi sesak nafas, nyeri pinggang dan berbagai keluhan lainnya.

Yang lebih penting, Bunda bisa mempersiapkan kelahiran si calon bayi dengan baik. Harapannya, proses kelahiran akan berjalan alami dan lancar. Bunda tidak perlu melakukan operasi.

Bunda juga terhindar dari stres. Ini tidak kalah penting karena stres bisa membuat Bunda mengeluarkan banyak hormon kortisol. Kondisi ini bisa mengganggu pertumbuhan janin, yang tentu tidak Bunda inginkan.

6 Jenis Gerakan Yoga untuk Ibu Hamil, Memperlancar Kelahiran Bayi

yoga untuk ibu hamil

sumber:kaltim.prokal.co

Berikut ini 6 gerakan senam yoga untuk ibu hamil. Anda pilih beberapa saja. Tidak harus seluruhnya. Apalagi jika kehamilan sudah menginjak trimester terakhir. Tentu saja, beban Bunda makin berat dan tidak bisa gesit lagi untuk melakukan senam hamil. Baca: Senam untuk Ibu Hamil 8 Bulan.

1. Sukhasana, Yoga Ibu Hamil untuk Menghilangkan Rasa Cemas

Ini adalah gerakan awal sebagai pembukaan ketika mulai senam yoga untuk ibu hamil. Gerakan awal ini dilakukan sekaligus untuk latihan pernapasan yang bisa menyatukan pikiran dan gerakan senam.

Caranya, Bunda duduk bersila dengan kedua telapan tangan ditangkupkan di depan dada. Bersamaan dengan itu, Anda berlatih napas. Gerakan senam hamil ini bisa membuat otot panggul lebih terbuka sehingga memudahkan persalinan nantinya.

2. Balasana (Child Pose), Mirip Orang Sedang Sujud

Gerakan senam ini mirip orang sujud. Duduk di atas kedua telapak kaki, lalu tarik nafas, dan mulailah menurunkan kepala ke depan hingga dalam posisi seperti orang bersujud, tetapi kedua tangan menjulur ke depan.

Anda akan merasa nyaman jika ada orang yang memijit punggung dan pinggang. Dalam posisi ini, Anda bisa melepaskan pikiran dan menenangkan hati sehingga hilanglah semua kecemasan menghadapi persalinan.

3. Baddha Konasana, Mengarahkan Bayi ke Pelvis

Gerakan yoga untuk ibu hamil ini juga sangat penting. Sebab, ia merupakan latihan membuka area panggul sekaligus untuk relaksasi tubuh dan pikiran.

Senam hamil ini dimulai dengan duduk, lalu merapatkan / menghadapkan kedua telapak kaki satu dengan lainnya sehingga posisinya seperti orang bersila.

Lalu, pegang jari kaki, tegakkan tulang belakang dan busungkan dada. Gerakan ini bisa membuat asupan oksigen pada plasenta meningkat, area panggul dan paha terbuka. Selanjutnya, janin pun mulai diarahkan untuk turun ke pelvis sehingga proses kelahiran bisa menjadi lancar.

4. Malasana, Efektif Membuat Panggul Lebih Terbuka

Malasana atau squat pose merupakan senam yoga yang cukup efektif untuk membuat area panggul lebih terbuka. Dan, proses kelahiran bayi pun lebih mudah.

Caranya, Bunda berdiri tegak, lantas turunkan badan hingga ke posisi jongkok. Setelah itu, tangkupkan kedua telapak tangan di depan dada dan sikunya menempel pada lutut.

Manfaat gerakan yoga untuk ibu hamil ini bisa mengurangi ketegangan pada tulang punggung, bahu dan leher. Selain itu bisa meningkatkan asupan oksigen ke plasenta, mengurangi rasa sakit pinggang dan membantu pembukaan ketika telah terjadi kontraksi.

5. Gerakan Merangkak untuk Meringankan Beban Perut

Gerakan merangkak ini bermanfaat untuk melepaskan ketegangan, menguatkan rahim, meringankan beban perut, dan menghilangkan pegal-pegal di tubuh.

Dalam posisi merangkak, kedua tangan tegak lurus menyangga badan, pandangan lurus ke depan dengan posisi kepala sejajar dengan punggung.

Tarik napas dalam-dalam dan tarik bagian punggung ke arah bawah. Setelah beberapa saat, punggung kembali angkat ke atas rata dengan kepala.

Lakukan gerakan ini beberapa kali sehingga nantinya bisa membantu kelancaran proses kelahiran bayi Anda.

6. Gerakan Telentang dan Berbaring, Mencegah Varises

Senam yoga ini bermanfaat untuk mencegah varises dan menghilangkan kelelahan atau rasa pegal di kaki akibat membawa beban berat kehamilan. Gerakan ini dilakukan dalam posisi telentang atau berbaring.

Setelah berbaring, kedua kaki diangkat dan ditempelkan pada dinding. Sementara, kedua tangan lurus di samping dengan telapak tangan terbuka. Sambil menarik napas, angkatlah panggul Anda

Setelah beberapa detik, panggul dan kedua kaki bisa diturunkan. Ulangi gerakan yang sama sampai beberapa kali. Lakukan dengan rileks tetapi sungguh-sungguh sehingga hasilnya Anda dan bayi yang dikandungnya tetap sehat, serta proses kelahiran bayi berjalan lancar. .

Sesungguhnya masih ada beberapa gerakan yoga yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan kelahiran si bayi. Tetapi, dengan 6 gerakan yoga untuk ibu hamil ini sudah cukup untuk menghadapi hari-hari bahagia.

Ya, saya sebuah hari bahagia karena kelahiran bayi selalu diharapkan orang tua. Kecuali dalam kasus-kasus tertentu, kelahiran bayi justru menakutkan seperti gadis hamil karena kecelakaan.

Sementara, si lelaki yang menyebabkan hamil tidak bertanggung jawab.
Seyoginya para gais lebih hati-hati. Jangan menjalin hubungan lebih jauh sebelum menjadi pasangan suami istri yang sah. Biar tidak terjadi kehemilan yang tidak diharapkan.

Gerakan Yoga/Olahraga yang Harus Bunda Hindari

Beberapa olahraga adalah sangat baik untuk ibu hamil. Bahkan, ibu hamil harus menjalankan olahraga atau senam untuk kesehatan Bunda dan bayi yang dikandunga, selain untuk kelncaran proses kelahiran.

Tetapi, ada juga olahraga yang harus Bunda hindari karena membahayakan kandungan dalam perut Bunda. Misalnya:

1. Hot yoga. Gerakan yoga yang ini justru berpoyensi membuat bayi dalam kandungan bisa keguguran atau lahir cacat. Penyebabnya, gerakan dalam yoga ini berat dan bisa membuat temperatur tubuh Bunda tinggi. Apalagi, gerakan yoga harus disertai menahan nafas cukup lama. Ini bisa membahayakan kandungan Bunda.

2. Sit up. Olahraga ini juga berbahaya untuk dilakukan oleh ibu hamil. Sit up dikenal sebagai olahraga atau seam untuk kesehatan dan mengecilkan perut buncit. Ketika menjalankan sit up, maka terjadi ketegangan pada otot perut. Ini bisa membahayakan kehamilan Bunda.

3. HIIT. Teknik HIIT ini bisa dijalanpada pada olahraga/sedan kardio, aerobik, workoit, dsb. HIIT merupakan latihan berat yang bertujuan untuk meningkatkan metabolisme. Tujuannya supaya bisa membakar banyak lemak. Karena gerakannya berat, ibu hamil sebaiknya tidak melakukan senam ini.

Demikian artikel mengenai gerakan yoga untuk ibu hamil. Penting untuk diperhatikan supaya kelahiran bayi yang Bunda kandung bisa berjalan lancar. Bunda tidak perlu melakukan operasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *