Bisakah Alergi Menyebabkan Kemacetan Dada?

SehatFisik June 19, 2023

Ya, alergi bisa membuat dada terasa sesak dengan menyebabkan peradangan dan penumpukan lendir (lendir) di saluran napas.

Alergi dapat menyebabkan saluran udara membengkak, menyempit dan menghasilkan lendir di paru-paru. Akibatnya, menimbulkan gejala seperti sesak dada.

Alergi juga dapat menyebabkan asma yang merupakan penyakit yang juga dapat menyebabkan sesak dada. Jika Anda mengalami sesak dada bukan karena alergi atau asma, silakan Anda memeriksakan diri ke dokter.

alergi menyebabkan sesak dada

Sesak dada adalah gejala yang bisa disebabkan oleh beberapa alasan dan alergi bisa menjadi salah satunya.

Mengapa Alergi Menyebabkan Kemacetan Dada?

Kemacetan dada seperti gejala alergi lainnya merupakan hasil dari respon tubuh terhadap rangsangan yang merugikan. Ketika alergen memasuki tubuh, itu memicu pelepasan histamin dan mediator inflamasi lainnya ke dalam aliran darah.

Bahan kimia menyebabkan radang saluran udara dan produksi lendir. Ini dapat menyebabkan penyempitan, kesulitan bernapas, dan sesak dada.

Apa itu Kemacetan Dada Karena Alergi?

Kemacetan dada akibat alergi bisa sangat mirip dengan kemacetan normal. Dalam kebanyakan kasus, Anda akan mengalami perasaan sesak dada, kesulitan bernapas, dan sesak napas yang sama terkait dengan gejalanya.

Namun, sesak dada akibat alergi jarang hilang dengan sendirinya.

Sebagai bagian dari respons imun tubuh yang lebih luas, dapat disertai dengan gejala alergi yang lebih umum, termasuk pilek, mata gatal, batuk, dan bersin.

Kemacetan dada biasanya terjadi bersamaan dengan beberapa gejala utama yaitu batuk dengan produksi lendir berwarna kuning hingga abu-abu.

Ini juga dapat menyebabkan mengi dan sesak napas.

Selain itu, sesak dada yang disebabkan oleh alergi dapat menyebabkan gejala alergi lainnya seperti:

  • Hidung meler atau tersumbat
  • Bersin
  • Sakit kepala
  • Kelesuan
  • Ruam
  • Mata gatal
  • Mata menjadi merah

Bagaimana Mengobati Alergi dan Kemacetan Dada?

Pengobatan sesak dada tergantung dari penyebabnya. Dalam kebanyakan kasus, gejalanya hilang tanpa pengobatan.

Jika sesak dada disebabkan oleh alergi, pengobatan terbaik adalah menghindari alergen atau iritan.

Meskipun sebagian besar gejala ringan akan hilang dengan sendirinya, dokter mungkin juga akan meresepkan obat untuk reaksi alergi ringan seperti:

  • Antihistamin
  • Dekongestan
  • Bronkodilator
  • Kortikosteroid oral atau inhalasi

Selain itu, ada juga tips atau pengobatan rumahan yang bisa membantu meredakan sesak dada dan batuk. Diantaranya adalah:

  • Minumlah teh jahe
  • Ambil permen
  • Makan madu

Minum air juga dapat membantu menjaga kelembapan lapisan hidung dan tenggorokan, sehingga memudahkan seseorang untuk membersihkan lendir.

Faktor Lain Yang Dapat Menyebabkan Kemacetan Dada

Selain alergi, ada juga beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan sesak dada.

Karena sesak dada akibat alergi tidak jauh berbeda dengan sesak dada biasa, sulit untuk menentukan penyebabnya.

Namun, beberapa di antaranya bisa serius, jadi penting untuk mengidentifikasi dan menangani masalah Anda sesegera mungkin.

Di antara faktor tersebut adalah:

  • Asma
  • Flu
  • Bronkitis
  • Serangan jantung
  • Kanker paru-paru
  • Emboli paru
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
Referensi
  • Singh A, Avula A, Zahn E. Bronkitis Akut. [Updated 2023 Feb 13]. Di dalam: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): Penerbitan StatPearls; 2023 Jan-. Tersedia dari: NCBI
  • Tee-Melegrito, RA (2023). Bisakah alergi menyebabkan dada sesak? MedicalNewsToday

Leave a Comment

Artikel Terkait