Gejala Kolesterol Tinggi, Penting untuk Anda Ketahui Supaya Bebas dari Sakit Jantung

Advertisement

SANGAT penting mengenali gejala kolesterol tinggi. Mengapa? Karena penyakit kolesterol yang tidak segera diobati bisa menyebabkan sakit jantung atau stroke. Tentu saja, Anda tidak ingin kena sakit jantung, apalagi stroke.

Penderitaan akibat kedua penyakit itu sangat berat, terutama jika harus melakukan operasi jantung. Penderitaan akibat sakit stroke juga sama beratnya. Ya, beban yang harus dipikul oleh penderita sakit jantung dan stroke adalah sama; sangat berat.

Oleh karena itu, Anda harus menghindari kedua penyakit itu sejak dini. Ya, sejak dini atau sejak penyakit itu belum muncul ke permukaan.

Salah satu cara menghindari sakit jantung adalah mencegah terjadinya kolesterol tinggi pada diri Anda. Sayangnya, tidak semua kolesterol tinggi memberikan gejala. Artinya, tidak semua orang merasakan adanya tanda atau gejala kolesterol. Ia selalu sehat dan tidak pernah merasakan adanya gejala bahwa ia akan kena sakit kolesterol tinggi.

Tahu-tahu, ia menderita sakit pada leher belakang (tengkuk), punggung atas, dsb. Ketika diperiksakan ke dokter, ternyata ia menderita kolesterol tinggi. Bahkan, ada juga yang sakit kolesterolnya telah menyebabkan ia menderita sakit jantung.

Kenyataan itu dialami oleh adik ipar saya, Trisjani (53). Ia tidak pernah merasakan gejala kolesterol. Tiba-tiba suatu saat ia merasakan sakit di leher belakang (tengkuk). Dipijat tidak sembuh, lalu ia periksa dokter.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata ia menderita kolesterol tinggi. Bahkan, ia juga menderita sakit jantung akibat kolesterol tingginya tidak segera diobati (karena tidak tahu, tidak ada gejala sakit kolesterol).

Berapa kolesterolnya? Kolesterolnya kala itu adalah 285 mg/dL. Jadi, sangat tinggi.

sakit jantungjantungmu ikut sakit nggak, soalnya kolesterolmu tinggi (sumber: sehatalamiku.com)

Periksa Kolesterol, Cara untuk Tahu Kesehatan Anda

Oleh karena itu, Anda sebaiknya memeriksakan kolesterol Anda sejak dini. Misalnya, sejak Anda berusia 35 tahun. Dengan cara itu, Anda bisa mengetahui dengan pasti apakah diri Anda sehat atau tidak. Punya penyakit kolesterol tinggi atau tidak.

Anda bisa datang ke puskesmas, rumah sakit atau klinik untuk memeriksakan kadar kolesterol Anda. Biayanya tidak mahal, kok. Jika dari pemeriksaan itu diketahui kolesterol Anda normal berarti Anda sehat.

Kolesterol normal adalah 150 – 200 mg/dL. Anda bisa tenang. Cek lagi beberapa tahun kemudian. Siapa tahu kolesterol Anda naik menjadi kolesterol tinggi.

Saya pernah periksa kolesterol tiga kali dan selalu dinyatakan normal. Periksa keempat saat usia sudah berkepala 6, ternyata saya menderita kolesterol tinggi, yakni 253 mg/dL

Jika kolesterol Anda adalah 201 – 239 berarti Anda harus waspada (pra-kolesterol tinggi). Kolesterol 240 mg/dl lebih adalah kolesterol tinggi. Anda perlu segera menurunkannya supaya tidak lagi naik. Kadar kolesterol tinggi yang dibiarkan sangat berbahaya. Bisa menyebabkan sakit jantung seperti dialami adik ipar saya.

Banyak cara bisa Anda lakukan untuk menurunkan kolesterol Anda. Salah satunya adalah menghindari makanan dengan lemak dan kolesterol tinggi. Misalnya, daging berlemak, telur burung puyuh, cumi-cumi, kuning telur ayam, otak sapi dan otak babi.

Cara lain, Anda bisa minum obat kolesterol berdasarkan resep dokter, beli di apotek atau obat herbal kolesterol. Atau dengan membuat obat/jamu kolesterol sendiri dari tanaman obat.

Untuk membuat sendiri, Anda bisa memanfaatkan buah mengkudu (pacai), misalnya. Bisa direbus atau dibuat jus. Banyak tanaman obat yang bisa Anda gunakan untuk bahan obat kolesterol.

Satu hal penting yang tidak boleh Anda abaikan adalah olahraga, senam, jalan kaki, bersepeda, dsb. Ini juga sangat penting untuk Anda lakukan. Pilih salah satu dan lakukan setidaknya 30 menit perhari dan setidaknya 4 hari dalam satu minggu.

Kalau Anda belum biasa, ya lakukan senam semampunya. Bisa pagi, siang, sore, malam atau kapan pun Anda punya waktu luang, usahakan untuk melakukan senam. Tujuannya satu: Anda harus sehat dengan bebas dari kolesterol tinggi.

gejala kolesterol tinggiaduhhhh.. tengkukku sakit… (sumber: health.kompas.com)

11 Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Berikut ini adalah beberapa gejala kolesterol yang perlu Anda waspadai. Sebagian gejala kolesterol tinggi hampir sama dengan gejala darah tinggi atau hipertensi.

Di antaranya sakit di leher belakang atau tengkuk. Atau bagian atas punggung dan sakit kepala. Ini yang saya rasakan ketika saya mengalami kolesterol tinggi.

Bagi Anda yang juga punya penyakit darah tinggi, akan sulit membedakan apakah itu gejala darah tinggi atau gejala kolesterol tinggi.

Ketika saya minum obat hipertensi karena menduga sebagai penyakit darah tinggi, eh, ternyata sakitnya tidak turun. Tengkuk saya tetap sakit (nggliyeng).

Akhirnya saya ganti dengan minum obat kolesterol. Barulah rasa kencang di tengkuk itu hilang. Alias kolesterol tinggi saya telah turun.

Berikut ini adalah gejala kolesterol tinggi yang harus Anda waspadai. Segera cek kolesterol dan tekanan darah saat merasakan adanya gejala kolsterol beriut ini.

1.Leher dan kaki sering merasa nyeri
2. Kaki terasa nyeri dan otot kali lemah
3. Muka merah akibat pembuluh darah membesar
4. Nyeri di dada akibat pasokan darah ke jantung tak lancar
5. Sulit bernafas sat banyak kolesterol menumpuk di arter
6. Kram kaki
7. Mual dan muntah akibat tubuh tak bisa menerima makanan dengan baik
8. Sakit kepala akibat aliran di arteri terlalu kencang
9. Kesemutan. Ini sering terjadi saat Anda duduk bersila
10. Emosi tidak stabil atau mudah marah
11. Mudah lelah akibat tubuh tak mendapatkan pasokan darah sehat yang cukup

Cara akurat untuk mengetahui kadar kolesterol Anda adalah periksa dengan alat ukur kolesterol. Anda bisa memiliki alat sendiri untuk cek kolesterol atau alat cek darah tinggi dan kolesterol.

Ya, Anda bisa pilih alat tes kolesterol mana yang Anda suka. Jika Anda punya sakit kolesterol tinggi dan darah tinggi, yang efektif ya beli satu peralatan yang bisa untuk mengukur kolesterol dan mengukur kadar darah tinggi.

Terbanyak adalah alat cek kolesterol digital dengan tiga fungsi, yaitu cek kolesterol, asam urat dan gula darah.

Baca Juga: 12 Buah Penurun Kolesterol Terbaik untuk Anda

Gejala kolesterol lainnya adalah mual, muntah, muka merah, kram kaki, kesemutan, dsb. Tetapi, untuk memastikan apakah mual, muntah, dsb itu sebagai tanda sakit kolesterol tinggi atau sakit lain, Anda perlu cek dengan menggunakan alat pengukur kolesterol.

Saya sendiri tidak merasakan gejala atau ciri-ciri kolesterol kelompok kedua. Saya hanya merasakan gejala kolesterol tinggi dengan sakit di tengkuk, bahu, dan punggung atas. Saya berharap semoga Anda bisa mengobati atau menurunkan sendiri kolesterol Anda sehingga cepat sehat.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Advertisement