Pahami Gejala Penyakit Jantung biar Anda Bebas dari Sakit Jantung

Advertisement

ANDA tahu gejala penyakit jantung? Jika belum, coba mulai sekarang Anda kenali gejala sakit jantung. Ini sangat penting karena penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor 1 di dunia.

Dengan mengenali gejala penyakit jantung, Anda bisa segera mengambil langkah-langkah penyembuhan jika ada tanda-tanda diri Anda atau keluarga Anda atau teman Anda terkena sakit jantung. Misalnya, meniadakan penyebabnya, melakukan pengobatan sejak dini, dsb.

Dengan cara itu, Anda bisa terhindar dari sakit jantung yang berat. Anda tidak perlu melakukan pengobatan dengan biaya yang besar. Apalagi, jika Anda harus melakukan operasi, Anda perlu dana ratusan juta rupiah.

Belum lagi proses pengobatan yang cukup memakan waktu lama. Selain biaya besar, penderitaan yang Anda alami juga tidak ringan.

Maka, mencegah terjadinya sakit jantung yang berat adalah cara yang tepat dan sangat baik untuk dilakukan. Caranya, Anda kenali tanda-tanda sakit jantung.

Gejala Orang Terkena Penyakit Jantung

gejala sakit jantungaduhh.. sakitnya, nyeri di dada.. (sumber:health.detik.com)

Berikut ini gejala penyakit jantung yang perlu kamu kenali atau pahami. Dengan mengenali gejala sakit jantung, Anda bisa mengambil tindakan cepat untuk pengobatan atau penyelamatan jika Anda merasakan ada gejala penyakit jantung.

Bahkan, dengan mengenali gejalanya, Anda bisa segera mengobati sakit jantung Anda dengan cepat dan Anda bisa terhindar dari penyakit yang lebih parah.

Beda jika Anda diketahui menderita sakit jantung ketika sakitnya sudah parah dan harus operasi. Tentu saja, Anda perlu biaya besar dan pengobatannya memakan waktu.

Belum lagi trauma setelah operasi. Teman saya perlu waktu tahunan untuk menghilangkan trauma yang timbul akibat operasi sakit jantung.

Sejak setelah operasi, dia takut pergi ke Jakarta. Ia menjalani operasi di rumah sakit besar di Jakarta. Selain itu, jika malam sulit tidur.

Gejala atau tanda-tanda sakit jantung adalah:

1. Sakit Kepala

Jika kepala Anda terasa sakit saat terkena sinar matahari, Anda perlu curiga. Jangan-jangan ini gejala penyakit jantung dan segera periksa dokter. Wanita juga harus curiga ketika mengalami sakit migrain.

2. Nyeri di Dada

Ketika Anda merasa nyeri di dada, Anda perlu waspada. Walau, tidak semua nyeri di dada adalah akibat sakit jantung. Bisa juga akibat sakit lain. Anda sebaiknya pergi ke dokter sehingga bisa dipastikan apakah Anda menderita sakit jantung atau penyakit lain.

Sakit jantung bisa disebabkan oleh aliran darah yang tidak lancar akibat terhambat oleh penyumbatan arteri. Pada dinding arteri terdapat banyak plak akibat makanan-makanan yang tidak sehat.

3. Sakit di Bagian Tubuh Tertentu

Tanda sakit jantung terkadang berupa sakit di bagian tubuh tertentu. Misalnya, sakit pada tangan, bahu, punggung, siku dan leher. Jika rasa sakit itu berulang-ulang, meski Anda telah mengobati, Anda perlu waspada dan segera periksa dokter.

4. Merasa Mudah Lelah

Jika Anda beberapa kali merasa cepat lelah, coba periksa dokter. Jangan-jangan itu adalah tanda penyakit jantung. Misalnya, Anda belum melakukan banyak aktivitas, tetapi Anda sudah merasa lelah.

Jika hal itu terjadi berulang-ulang, segera konsultasi ke dokter yang ahli. Walau, kondisi itu juga bisa disebabkan oleh penyakit lain.

5. Sesak Napas

Sesak napas juga bisa sebagai tanda-tanda sakit jantung. Itu bisa diakibatkan oleh aliran darah yang tidak normal karena terhalang plak-plak sehingga membuat denyut jantung tidak teratur, penebalan pada otot jantung, katub jantung mengalami kelainan.

6. Mual-mual

Mual juga bisa menjadi tanda-tanda sakit jantung. Tentu aja, mual bisa menyebabkan nafsu makan turun.

7. Merasa Cemas

Anda sebaiknya menghindari situasi yang membuat Anda cemas. Apalagi, bagi Anda yang pernah melakukan operasi jantung. Anda bisa trauma dan ini menyebabkan Anda merasa tegang, takut, cemas. Anda sebaiknya menghindari situasi tidak nyaman itu. Sebab, suasana tegang bisa membuat sakit jantung kembali kambuh.

8. Pembengkakan di Tubuh

Gejala sakit jantung lainnya adalah terjadi pembengkakan di bagian tubuh tertentu. Misalnya di perut. Ini terjadi akibat cairan yang menumpuk dalam tubuh Anda.

9. Mudah Berkeringat

Jika tubuh Anda sering berkeringan, sedang tidak melakukan olahraga atau aktivitas berat lainnya, Anda perlu waspada. Jangan-jangan itu akibat penyakit jantung yang Anda derita.

10. Pingsan Mendadak

Pingsan juga bisa sebagai gejala bahwa Anda menderita sakit jantung. Meskipun, ada juga pingsan karena faktor lain. Jika pingsan lebih dari satu kali, yang terbaik Anda lakukan adalah periksa dokter.

Tetapi, dengan hanya melihat gejala yang timbul, Anda tidak bisa segera menyimpulkan bahwa Anda menderita sakit jantung. Anda harus periksa ke dokter untuk memastikan jenis penyakit yang Anda derita dan penyebabnya.

Mengenali tanda-tanda penyakit jantung ini hanya bertujuan supaya Anda segera periksa dokter ketika segalanya masih pada tahap awal. Ini sangat penting supaya  pengobatan atas sakit Anda bisa lebih mudah dibandingkan dengan sakit Anda yang sudah parah.

Jenis-jenis Penyakit Jantung, Tertinggi Penderita Jantung Koroner

gejala sakit jantunggejala sakit jantung (sumber:mulaisehat.com)

Penyakit jantung sebenarnya terdiri dari beberapa jenis. Tidak hanya penyakit jantung koroner. Hanya saja, yang sangat populer memang penyakit jantung koroner karena ia paling banyak membawa korban.

Artinya, jenis penyakit jantung yang membuat penderitanya paling banyak meninggal dunia adalah penyakit jantung koroner. Bahkan, 35% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung ini.

Oleh karena itu, Anda perlu hati-hati dengan jantung koroner. Anda harus menghindarkan diri dari berbagai penyebab yang bisa membuat Anda menderita sakit jantung koroner.

Apa yang menyebabkan terjadinya penyakit jantung koroner?

Penyebab terjadinya penyakit jantung koroner adalah terhambatnya aliran darah menuju ke jantung akibat banyak lemak di arteri jantung (aterosklerosis). Ada juga penyebab lain, tetapi penumpukan lemak di arteri jantung adalah penyebab utama.

Bahkan, penumpukan lemak di arteri jantung juga bisa menyebabkan terjadinya penggumpalan darah (trombosis). Jika hal ini terjadi, aliran darah menuju ke jantung bisa terhenti akibat terhambat oleh penumpukan lemak. Inilah yang menyebabkan terjadinya serangan jantung.

Apa yang menyebabkan terjadinya penumpukan lemak?

Penyebab terjadinya penumpukan lemak adalah kadar kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, sakit diabetes dan merokok. Tentu saja, Anda sebaiknya mencegah terjadinya penumpukan lemak dengan menurunkan kolesterol tinggi, menurunkan darah tinggi atau hipertensi, mengobati diabetes dan herhenti merokok.

Selain itu, Anda harus rutin melakukan olahraga, senam, jalan kaki, bersepeda atau lainnya. Anda bisa pilih mana yang Anda suka. Yang terpenting, Anda harus menjalankan pola hidup sehat dan makan sehat.

Penyakit jantung tergolong penyakit berat yang mematikan. Anda sejak sekarang harus mencegahnya.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui gejala penyakit jantung dengan baik. Tujuannya, jika terjadinya tanda-tanda sakit jantung, Anda bisa segera mengatasinya sehingga akan terhindar dari sakit jantung yang parah atau dari kematian.

Jenis penyakit jantung lainnya adalah katup jantung bocor, gagal jantung kongestif,  kardiomiopati, arritmatia, rematik, infark miokard akut, dsb.

Cara Mencegah Penyakit Jantung

bersepeda olahragabersepeda mencegah sakit jantung (foto:obattradisionaljantungkoroner.web.id)

Yang jauh lebih penting lagi adalah bagaimana Anda bisa mencegah terjadinya penyakit jantung. Kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Mencegah lebih murah biayanya daripada mengobati.

Berikut ini adalah langkah-langkah terbaik untuk mencegah penyakit jantung. Artinya, Anda sejak dini berusaha menghindari penyakit jantung sehingga Anda tetap sehat.

Langkah-langkah mencegah atau menghindari penyakit jantung adalah:

1. Melakukan olahraga teratur. Bagi Anda yang tidak biasa berolahraga, bisa menggantinya dengan senam, jalan kaki, bersepeda, dsb. Ya, pokoknya melakukan aktivitas fisik yang bisa membuat tubuh Anda tetap sehat.

2. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Anda harus selalu melengkapi makanan Anda yang benar-benar mampu membuat diri Anda sehat. Jadi, memilih makanan haruslah makanan sehat untuk jantung, bukan makanan yang lezat dan enak.

Oleh karena itu, hindari makanan berlemak tinggi karena makanan itu berisiko kena sakit stroke atau sakit jantung. Makanan berlemak tinggi akan menyebabkan terjadinya plak-plak di pembuluh darah yang bisa menghambat aliran darah menuju otak dan jantung.

Akibatnya bisa terjadi sakit stroke atau sakit jantung.

3. Menjalankan pola hidup sehat. Jalani hidup dengan cara-cara yang membuat diri Anda sehat. Berolahraga, tidak suka mengonsumsi minuman keras dan istirahat yang cukup.

4. Cek kesehatan secara rutin. Ya, cek darah tinggi atau hipertensi, kolesterol, asam urat, gula darah, dsb. Dengan demikian, Anda bisa segera mengambil tindakan pengobatan jika ada tanda-tanda gangguan kesehatan.

5. Bebas dari sakit darah tinggi atau hipertensi. Jika Anda menderita sakit darah tinggi, kolesterol atau lainnya, normalkan semuanya itu sehingga Anda bisa bebas dari ancaman sakit jantung. Hipertensi dan kolesterol bisa diturunkan dengan melakukan diet darah tinggi ataupun diet kolesterol.

5. Hindari rokok dan minuman keras.  Merokok adalah salah satu penyebab meningkatnya risiko serangan jantung dan meningkatkan tekanan darah. Tidak hanya itu. Merokok juga bisa menyebabkan aterosklerosis atau penumpukan lemak pada pembuluh darah.

6. Perbanyak konsumsi air putih. Ya, air putih adalah air kesehatan. Anda boleh minum ini itu yang lezat dan nikmat, tetapi jangan lupa perbanyak minum air putih. Apalagi, Anda sudah berusia 55 tahun ke atas.

Demikian artikel mengenai gejala penyakit jantung dan cara pencegahannya sehingga Anda bisa bebas dari ancaman sakit jantung. Ya, Anda harus berusaha sungguh-sungguh untuk mencegah sakit jantung dan stroke. Sakit jantung merupakan penyebab pertama kematian di banyak negara, termasuk Indonesia.

Advertisement