Obat Hipertensi Apa yang Bisa Cepat Menurunkan Darah Tinggi Anda

Advertisement

OBAT hipertensi apa yang bisa cepat menurunkan darah tinggi? Tiap penderita penyakit darah tinggi atau hipertensi pasti akan bertanya seperti itu. Lebih-lebih mereka yang sudah lama mengidap sakit hipertensi, tetapi belum juga bisa menyembuhkannya.

Apa yang saya sampaikan di sini adalah berdasarkan pengalaman 26 tahun lebih menderita sakit darah tinggi. Saya pernah jatuh bangun mengobati penyakit ini. Pernah juga tensi mencapai 200/100 mmHg.

Dokter langganan sejak satu tahun terakhir bertanya, “Tensi Bapak paling tinggi berapa?”

“Dua ratus,” jawab saya.

“Wah, untung Bapak tidak stroke,” sahut dokter.

“Ya, alhamdulillah dok. Saya tetap diberi kekuatan sehingga tetap sehat sampai sekarang,” jawaban saya.

Tensi 200/110 mmHg pernah saya alami saat saya naik haji. Mungkin akibat stres saat menyiapkan segala keperluan untuk menjalankan rukun Islam kelima, terutama penyiapan dana.

Tetapi, alhamdulillah, semua bisa teratasi dengan baik. Setelah pulang ke Tanah Air, saya mampu menurunkan tensi hingga kembali normal. Saya sangat bersyukur, saya punya kemampuan untuk mengelola atau mengatasi hipertensi hingga tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan tanpa harus bergantung pada obat hipertensi.

Waktu 26 tahun tentu bukan tempo yang pendek. Banyak suka duka aku alami berkaitan dengan sakit hipertensi atau darah tinggi.

Kini, beban makin ringan akibat pengalaman yang cukup panjang. Tetapi, saya harus melawan penurunan daya tahan akibat bertambahnya usia. Doa saya, semoga Tuhan memberi kekuatan pada saya.

Cara Menghindari Efek Samping dari Konsumsi Obat Hipertensi

obat darah tinggiminum obat hipertensi (sumber:health.kompas.com)

Lalu, apa andalan saya untuk bisa bertahan menghadapi deraan hipertensi sampai begitu lama? Obat hipertensi apa yang saya konsumsi sehingga tetap bisa sehat?

Ya, andalan utama saya tetap obat resep dokter. Meskipun saya jarang periksa dokter, tetapi saya selalu sedia obat berdasarkan resep dokter.

Saya memang tidak mengonsumsi obat darah tinggi tiap hari seperti anjuran dokter. Ada dua alasan mengapa saya berbuat seperti itu.

Kata teman saya yang bekerja di bagian obat-obatan, minum obat terus-menerus untuk jangka lama bisa menimbulkan efek samping yang tidak jarang memunculkan penyakit lain. Banyak dokter yang juga menjelaskan seperti itu.

Teman saya menyarankan agar minum obat tidak terus-menerus sehingga efek samping bisa dihindari. Ya, seperti orang sakit biasa. Saat sakit minum obat. Setelah sakit sembuh, berhenti minum obat. Ini bisa menetralisir efek samping dari konsumsi obat.

Saya menganggap saran teman itu sangat baik dan saya ikuti. Tiap kali minum obat dan saya cek tensi darah sudah normal, saya tidak lagi minum obat.

Sebagai gantinya saya minum obat herbal hipertensi yang bisa mencegah dan menurunkan tensi darah. Obat herbal hipertensi umumnya tanpa efek samping sehingga tidak perlu khawatir tentang kemungkinan terjadinya sakit baru.

Efek samping dari minum obat resep dokter pernah saya alami. Yakni, tenggorokan gatal sehingga timbul batuk-batuk yang sangat mengganggu dan menjengkelkan. Saya telah belasan tahun mengonsumsi obat ini dengan dosis sedang.

Begitu obat hipertensi atau darah tinggi saya ganti setelah konsultasi dengan dokter, batuk akibat tenggorokan gatal kontan hilang.

Tetapi, bekas radang tampaknya tidak bisa hilang 100%. Sekarang, rasa gatal di tenggorokan yang kemudian menyebabkan batuk masih timbul juga. Tetapi, intensitasnya tidak tinggi seperti dulu. Hanya kadang-kadang saja dan cepat bisa disembuhkan.

Diet Hipertensi Bisa Menjadi Cara Ampuh Menurunkan Darah Tinggi

diet hipertensimenu untuk diet hipertensi (sumber:diethipertensi.com)

Walaupun obat saya jadikan cara pertama untuk menurunkan tensi ketika darah tinggi naik lebih dari 140/90 mmHg, tetapi itu bukan yang utama.

Prioritas utama yang saya lakukan untuk menurunkan tensi tinggi adalah diet hipertensi. Caranya, menghindari makanan atau minuman yang bisa menyebabkan penyakit hipertensi saya kembali kambuh. Bersamaan dengan itu, saya memperbanyak konsumsi buah penurun tensi.

Pada tahap awal, saya berkali-kali menderita darah tinggi ketika saya mengonsumsi makanan pantangan. Yakni, makanan penyebab darah tinggi. Ya, bermacam-macam tingkatannya. Ada yang membuat saya harus berbaring di tempat tidur hingga dua pekan. Tetapi, ada yang hanya satu dua hari bisa kembali sehat.

Setelah sekian tahun melakukan diet hipertensi dengan menghindari makanan penyebab darah tinggi, saya makin paham mana makanan yang harus saya tinggalkan dan mana yang boleh dimakan tetapi sedikit jumlahnya. Tujuannya supaya tensi tidak naik.

Ya, ada makanan pantangan darah tinggi yang benar-benar harus Anda hindari. Tetapi, ada juga yang masih bisa Anda konsumsi namun sedikit saja.

Kuning telur, udang, jeroan, telur puyuh, garam, gula, daging kambing, santan kelapa, minuman kopi, dan aneka gorengan adalah contoh makanan yang harus Anda hindari supaya tensi darah turun menjadi tensi normal.

Selain faktor makanan, daya tahan seseorang juga perlu dipertimbangkan. Jika daya tahannya bagus, ya tidak seluruhnya menyebabkan tensi darah naik tinggi. Mungkin naik tetapi hanya beberapa angka. Tidak sampai drastis hingga 170/95 mmHg atau lebih, misalnya.

Diet hipertensi ternyata memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan. Jika Anda bisa melakukan diet hipertensi dengan menghindari semua makanan yang bisa menyebabkan tekanan darah Anda naik (darah tinggi), insya Allah Anda akan tetap sehat.

Jika toh suatu saat tensi Anda naik tinggi akibat mengonsumsi makanan terlarang, Anda bisa segera menurunkannya dengan cepat. Tensi Anda kembali normal. Tentu saja, ini memerlukan kesabaran dan ketekunan. Tidak bisa dicapai sehari dua hari.

Anda sebaiknya menulis nama-nama makanan pantangan darah tinggi yang harus Anda hindari. Tempel lembaran daftar makanan pantangan hipertensi di atas meja makan atau di mana saja yang mudah Anda lihat. Dengan cara ini, Anda diingatkan bahwa Anda harus mencegah tensi Anda naik tinggi. Anda harus membuat tensi darah selalu normal.

Setelah dua minggu melakukan diet, coba cek tekanan darah Anda. Datang ke Puskesmas, klinik atau dokter Anda. Atau, Anda punya alat cek tensi digital sehingga bisa cek tensi sendiri.

Cek tensi Anda. Sudah berada pada posisi normal atau masih tinggi. Posisi tensi darah normal adalah 120/80. Bagi orang tua, darah normal adalah 140/90 mmHg.

Jika tensi Anda masih belum turun sampai ke posisi normal, diet hipertensi dan minum obat harus diteruskan. Anda harus benar-benar menurunkan tensi darah Anda sampai normal.

Banyak penderita darah tinggi tidak menurunkan tensinya sampai ke tingkat normal. Asal merasa kepala tidak pusing, tengkuk tidak kencang, mereka tidak meneruskan pengobatannya. Mereka tidak lagi minum obat hipertensi.

Apalagi tidak diet. Wuhh..

Begitu mengonsumsi makanan larangan, tensi kontan naik tinggi. Ini harus Anda hindari. Jika Anda tidak menurunkan tensi darah hingga normal, Anda bisa kena stroke atau sakit jantung.

Lawan Godaan untuk Makan Enak

makanan pantangan darah tinggimakanan instan. enak, tapi pantangan untuk darah tinggi (sumber:bersosial.com)

Godaan terberat bagi penderita darah tinggi atau hipertensi adalah makan enak. Baik di rumah, di restoran atau di tempat pesta. Anda harus berani melawan nafsu ingin menikmati makanan enak.

Enak atau rasa lezat yang Anda nikmati sesungguhnya hanya sebentar, yakni saat Anda makan. Tetapi, rasa sakitnya bisa berhari-hari dan efek buruknya bisa panjang.

Makanan harus Anda perhatikan. Menurut saya, paling aman memang makan di rumah hasil masakan istri. Tentu masakan yang aman untuk penderita darah tinggi. Misalnya, makanan rendah garam, tidak mengandung banyak gula, menghindari kuning telur, telur puyuh, santan kelapa, dsb.

Yang paling repot adalah Anda yang sering bepergian jauh dan harus makan di restoran atau rumah makan. Biasanya Anda kesulitan untuk mendapatkan makanan yang aman. Lalu, Anda konsumsi makanan yang seharusnya Anda hindari. Ya, akhirnya tensi darah selalu tinggi.

Jika Anda biarkan kondisi seperti itu berlangsung terus-menerus tanpa kendali, stroke mudah mendera Anda. Saya punya beberapa teman yang sakit stroke akibat tidak melakukan diet. Mereka makan seperti layaknya orang sehat. Mereka hanya mengandalkan obat hipertensi atau obat darah tinggi.

Jika ada dokter yang mengatakan 90% penurunan darah tinggi melalui diet dan 10% melalui media lain seperti obat dan olahraga, saya setuju sekali dengan pendapat itu. Ya, saya berpendapat seperti itu dasarkan pada pengalaman panjang.

Pada awal-awal saya belum memiliki pengetahuan cukup untuk mencegah hipertensi, saya berkali-kali mengalami darah tinggi. Hampir semuanya terjadi setelah saya mengonsumsi makanan terlarang.

Tidak ada penyebab lain yang membuat tensi darah saya naik tinggi. Semuanya akibat mengonsumsi makanan penyebab darah tinggi.

Rutin Melakukan Olahraga dan Minum Air Putih

Dukungan lain untuk bisa menstabilkan tekanan darah adalah melakukan olahraga, senam, lari, jalan kaki, bersepeda atau lainnya. Ya, mana saja yang bisa Anda lakukan.

Selain itu, perbanyak minum air putih, hindari stres dan sering mengonsumsi buah. Hindari juga makan gorengan dan cemilan. Aneka gorengan dan cemilan juga menjadi sumber darah tinggi yang harus Anda perhatikan.

Jangan bilang, wahh.. sulit untuk melakukan diet. Ini jawaban yang bisa membuat tetangga saya kena stroke. Saya sarankan dia untuk mulai diet. Tetapi, dia memberi alasan bahwa belum bisa melakukan diet. Dua bulan kemudian ia pun terkena stroke.

DIET BERTAHAP:

Lakukan diet secara bertahap. Tidak secara drastis. Dulu, saya juga sulit menghindari makanan gorengan. Sebab, itu lauk setiap hari. Dengan tekad untuk bebas dari stroke, saya akhirnya bisa menghindari aneka gorengan.

Ya, itu saya lakukan secara bertahap. Tetapi, terus-menerus kobarkan tekad untuk diet. Sebab, diet adalah kunci utama untuk menghindari sakit hipertensi dan stroke.

Diet juga menjadi obat hipertensi yang ampuh. Lebih manjur daripada obat mana pun. Obat resep dokter, obat herbal darah tinggi, obat tradisional atau obat darah tinggi alami. Kunci utamanya adalah diet hipertensi.

Semoga Anda sukses mengobati hipertensi atau darah tinggi Anda.

Advertisement