Keinginan Unik: Punya Pinggul Terbesar Dunia, Walau Membahayakan Kesehatan

Posted on

INGIN memiliki pinggul terbesar dunia? Itulah keinginan unik dari Bobbi-Jo Westley, wanita usia 42 tahun seperti diberitakan metro.uk. Umumnya, kaum wanita ingin pinggul, bokong, dan perut ramping. Eh, wanita ini justru ingin yang sebaliknya.

Untuk apa? Ya, dia ingin sekali bisa menjuarai kontes pinggul terbesar pada kontes mendatang. Pemegang rekor pinggul terbesar sekarang adalah Mikel Ruffinelli.

Ukuran pinggul Bobbi-Jo Westley sekarang adalah 95 inci atau 241,3 cm. Ini terpaut 4 inci atau 10,16 inci dibandingkan dengan pinggul Ruffinelli

Jadi, terpautnya sangat sedikit sehingga Westley yakin bisa memenangi kontes pinggul terbesar mendatang.

Masalahnya, sehatkah pilihan hidup yang dijalani Westley? Tentu saja tidak. Bahkan, cara itu sangat berbahaya bagi kesehatannya di masa mendatang seperti dikatakan seorang ahli gizi yang berkunjung ke kediamannya, Nadia Sharifi.

Tetapi, Westley tetap bersikukuh untuk mengikuti kontes terbesar dunia. Meskipun ia tahu risiko punya pinggul besar. Ia berjanji ingin menurunkan pinggulnya setelah selesai mengikuti kontes pinggul terbesar.

Ia ingin hidupnya bisa diingat sebagai pemilik pinggul terbesar. Ya, diingat karena sesuatu yang istimewa dan lain dari yang lain.

WHO: Kegemukan sebagai Epidemik Global

cara mengecilkan pinggul

Bobbi-Jo Westley (sumber:bd.tk)

Mengapa seseorang bisa mengalami kegemukan seperti punya perut buncit, pinggul besar, bokong besar, berat badan tinggi, dsb? Menurut ahli gizi Nadia Sharifi, faktor dominan yang menyebabkan seseorang mengalami kegemukan adalah makanan yang dikonsumsinya.

Memang ada juga faktor lain yang menyebabkan seseorang mengalami kegemukan atau obesitas. Misalnya akibat hormon, masalah tiroid, golongan darah, atau keturunan.

Tetapi, menurutnya, semua itu adalah hal kecil. Faktor terbesar yang mempengaruhi berat badan seseorang adalah apa yang dikonsumsinya. Lantas, makanan apa saja yang bisa membuat seseorang mengalami kegemukan?

Kini, masalah kegemukan dialami oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Banyak orang mengalami kegemukan sehingga perlu ada upaya khusus untuk mencegahnya.

WHO (Organisasi Kesehatan Sedunia) juga sudah menyatakan bahwa kegemukan merupakan epidemi global. Prevalensi atau persentasenya terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk itu, Anda perlu mencegah terjadinya kegemukan, termasuk pinggul besar dan perut buncit.

Halosehat.com melansir ada 21 makanan yang bisa menyebabkan seseorang menderita kegemukan. Sayangnya, banyak orang yang tidak mengetahui dan tidak menyadari bahwa makanan yang mereka konsumsi adalah sumber perut buncit, badan besar, atau pinggul besar.

Tetangga saya, Fikar (9) memiliki berat badan 60-an kg. Sukanya makan nasi goreng dan sekali makan bisa tiga piring. Ayahnya tidak tahu bahwa nasi goreng bisa menyebabkan kegemukan sehingga ia selalu membiarkan anaknya makan nasi goreng sampai 3 piring sekali makan hampir tiap hari.

Ke-21 makanan yang bisa menyebabkan kegemukan adalah:

1. Nugget Ayam

Umumnya anak-anak menyukai nugget ayam. Tetapi, bagaimana kandungannya? Ternyata, 50% kandungannya adalah lemak. Selain itu, nugget mengandung protein tinggi.

Apalagi, nugget harus digoreng sebelum dikonsumsi. Ya, jelas akan bikin orang mengalami kegemukan, terutama jika konsumsinya terus-menerus tiap hari.

2. Burger, mengandung banyak garam dan lemak jenuh.

3. Minuman soda, mengandung banyak gula (terlalu manis).

4. Kentang goreng. Sama dengan burger, kentang goreng mengandung banyak garam dan lemak jenuh.

5. Es krim. Dibuat dari makanan olahan susu ini mengandung banyak gula dan lemak.

6. Aneka gorengan. Minyak yang digunakan menggoreng biasanya telah dipakai beberapa kali. Ini menjadi sumber lemak berbahaya dan menyebabkan kegemukan.

7. Kuah daging. Ya, rasanya memang gurih. Tetapi, kandungan lemak dan karbohidratnya tinggi sehingga membuat seseorang mengalami kegemukan.

8. Sosis sapi dan sosis ayam. Makanan ini sama dengan nugget, mengandung banyak lemak. Hati-hati Bunda saat menyiapkan makanan untuk buah hati. Jangan terus-menerus tiap hari karena konsumsi sosis bisa menyebabkan kegemukan.

9. Sereal manis. Banyak disukai untuk sarapan pagi. Tetapi, makanan ini mengandung gula tinggi sehingga bisa menyebabkan kegemukan.

10. Kopi instan. Banyak pria menyukai minuman ini. Tetapi, kandungan lemaknya tinggi. Bisa menyebabkan kegemukan jika Anda minum tiap hari.

11. Keju. Makanan olahan yang bisa menyebabkan Anda gemuk. Sebab, kandungan lemaknya tinggi. Keju 100 gram keju mengandung 20,3 gram lemak. Bisa memperlambat metabolisme tubuh dan menyumbat arteri.

Makanan lain yang sebagaiknya Anda hindari dengan cara tidak sering mengonsumsinya karena bisa menyebabkan kegemukan adalah nasi putih, susu whole milk, daging merah, kacang-kacangan, alpukat, kentang, salad dressing, roti gandum, mentega, aneka krim, dan mayones.

Nasi putih bisa Anda ganti dengan nasi merah. Rasa nasi merah juga hampir sama. Banyak orang sukses menurunkan berat badan, perut buncit atau pinggul besar dengan mengonsumsi beras merah.

Jadi, jangan hanya mengonsumsi nasi putih. Jika diperlukan untuk kesehatan, ya konsumsi nasi berat juga tk apa. Hanya, harga beras merah lebih mahal dibandingkan dengan berat putih.

Kegemukan atau obesitas biasanya terjadi karena kelebihan dalam konsumsi kalori. Ada 16 makanan yang mengandung kalori tinggi dan perlu Anda waspadai atau hindari. Makanan apa saja itu, silakan baca “16 Makanan Berkalori Tinggi Bisa Menyebabkan Kegemukan“.

Selamat untuk hidup sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *