Serangan Jantung Mendadak pada Anak Muda dan Cara Mencegahnya

Posted on

PERISTIWA serangan jantung mendadak selalu mengejutkan. Apalagi, yang meninggal akibat serangan jantung adalah orang terkenal seperti pejabat, tokoh masyarakat, artis, dsb. Segera, berita meninggalnya tokoh tersebut menjadi perbincangan khalayak.

Pertanyaannya, apa penyebab serangan jantung mendadak dan mengapa peristiwa itu terjadi? Adakah cara untuk mencegahnya dan bagaimana cara mencegahnya?

Tentu saja, yang terbaik adalah kita harus berusaha mencegah terjadinya serangan jantung mendadak. Banyak cara bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit jantung, termasuk penyakit jantung koroner.

Yang penting adalah Anda bersedia untuk melakukan berbagai aktivitas yang bisa mencegah serangan jantung mendadak. Apalagi, bagi Anda yang masih muda. Usaha mencegah serangan jantung harus menjadi prioritas hidup Anda.

Serangan Jantung Mendadak pada Usia Muda

Serangan jantung mendadak tidak hanya dialami orang usia lanjut. Serangan jantung mendadak juga bisa terjadi pada orang usia muda. Penyanyi Mike Mohede baru usia 32 tahun ketika terkena serangan jantung tahun 2016 lalu.

serangan jantungartis yang terkena serangan jantung mendadak (sumber:wowkeren.com)

Pada awalnya, saat itu dia tidur siang. Tetapi, sewaktu akan dibangunkan, dia sudah tidak sadarkan diri. Bahkan, akhirnya dinyatakan sudah meninggal dunia di tempat tidur. Dokter menduga ia meninggal akibat sindrom brugada.

Apakah sindrom brugada? Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Yoga Yuniadi menjelaskan bahwa sindrom brugada adalah terjadinya kelainan irama jantung akibat sistem listrik jantung tidak normal.

Jadi, kata dr Yoga, sindrom brugada terjadi akibat kelainan pertukaran ion dalam sel jantung. Listrik di jantung aktif ketika ada pertukaran ion. Kalau pertukaran ion mengalami gangguan, maka terjadilah kelainan brugada.

Sindrom brugada ini bisa berakibat fatal dengan terjadinya ventrikel fibrilasi. Jika gangguan irama jantung ventrikel fribilasi ini berlangsung sampai 30 detik, maka bisa terjadi kematian mendadak.

Ketika itu, irama jantung tidak teratur. Ini bisa dilihat dari rekaman EKG. Umumnya kasus kematian akibat serangan jantung mendadak seperti ini terjadi saat penderita sedang tidur.

Oleh karena itu, saran dr Yoga, jika Anda punya riwayat keluarga yang menderita sakit jantung dengan kematian pada usia muda, maka berhati-hatilah. Anda perlu sering cek kesehatan, khususnya kesehatan jantung.

Selain itu, juga selalu menjalani pola makan sehat, rajin olahraga, tidak merokok dan tidak minum alkohol serta tidak sering stres.

Kematian pada usia muda akibat serangan jantung mendadak juga dialami oleh Panji Hilmansyah (31 tahun), putra dari Menteri Kelautan Susi Pujiastuti. Panji meninggal di Florida, Amerika Serikat ketika masih menempuh pendidikan pilot di sana.

Sama dengan Mike Mohede, maka Panji Hilmansyah juga mengalami serangan jantung ketika sedang tidur. Tentu saja, kematian Panji sangat mengejutkan pihak keluarga dan semua kerabat atau orang dekatnya.

Menurut dokter spesialis paru Agus Dwi Susanto, kematian mendadak orang muda ketika tidur bisa diakibatkan oleh banyak hal. Salah satunya akibat penyakit sleep apnea atau henti nafas saat tidur.

Nafas bisa berhenti ketika tidur akibat adanya penyempitan saluran nafas atas. Waktu berhentinya nafas adalah sekitar 10 detik. Meskipun hanya sekejap, tetapi itu bisa berakibat fatal dengan terjadinya kematian.

Sebab, peristiwa itu bisa terjadi berulang-ulang. Bahkan, bisa terjadi sampai 5 kali dalam satu jam.

Akibat dari kondisi itu, pengiriman udara ke paru-paru dan oksigen ke seluruh organ tubuh, termasuk ke jantung dan otak, bisa berhenti. Inilah yang akhirnya menyebabkan penderita mengalami kematian.

Mereka yang bisa terkena risiko nafas berhenti sejenak adalah mereka yang memiliki kelebihan berat badan (kegemukan, obesitas), lingkar leher terlalu besar, terdapat kelainan saluran nafas atas, radang saluran nafas, suka merokok atau punya penyakit paru kronis seperti asma.

Kebetulan, dua kasus kematian muda akibat serangan jantung mendadak di atas semua berbadan gemuk atau obesitas. Karena itu, jika Anda memiliki berat badan yang tinggi, harus segera menurunkannya. Kegemukan berisiko terkena serangan jantung.

Penyebab dan Gejala Serangan Jantung Mendadak

Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan terjadi serangan jantung mendadak, khususnya pada penderita usia muda. Dengan mengetahui penyebab serangan jantung mendadak, Anda bisa menghindari terjadinya penyebab sakit jantung sehingga Anda bisa terhindar dari serangan jantung mendadak.

1. Penebalan Abnormal Otot Kantung

Kondisi ini terjadi akibat penyakit hypertrophic cardiomyopathy (HCM). Ini adalah kejadian paling umum berkaitan dengan serangan jantung mendadak pada penderita usia muda yang akhirnya berakibat kematian.

Kebanyakan atlet yang meninggal mendadak umumnya akibat serangan jantung jenis ini.

2. Arteri Jantung Tidak Normal

Arteri jantung tidak normal juga merupakan penyebab serangan jantung mendadak yang sulit dihindari. Sebab, kondisi arteri jantung tidak normal ini merupakan bawaan sejak lahir. Kelainan pada arteri jantung ini membuat aliran darah ke jantung bisa terganggu.

3. Peradangan Jantung, Detak Jantung Kacau

Adanya peradangan pada jantung bisa membuat detak jantung kacau. Kondisi peradangan ini sering disebut miokarditis akut. Peradangan ini diakibatkan oleh gangguan irama jantung bawaan.

Terkadang perubahan detak jantung yang kacau ini juga bisa menyebabkan penderitanya jatuh pingsan, bahkan meninggal dunia. Radang otot jantung juga bisa diakibatkan oleh virus atau penyakit lain.

Tentu saja, yang harus Anda waspadai adalah gejala serangan jantung mendadak. Apa saja gejalanya? Antara lain:

1. Jatuh Pingsan Tanpa Sebab

Jika Anda suatu saat jatuh pingsan tanpa sebab yang jelas ketika melakukan suatu aktivitas, segera periksa dokter untuk cek kesehatan jantung Anda. Bisa jadi, itu gejala Anda terkena sakit jantung. Biar tidak berkembang menjadi penyakit jantung yang lebih parah, Anda harus memastikan pengobatannya. Cek kondisi jantung Anda di klinik atau periksa dokter.

2. Mengalami Sesak Nafas atau Nyeri di Dada

Sesak nafas atau nyeri di dada juga harus Anda waspadai sebagai gejala serangan jantung mendadak. Meskipun tidak semua kasus sesak nafas akibat sakit jantung. Bisa jadi, itu akibat Anda terkena penyakit asma atau sebab lain. Tetapi, Anda harus memastikan diri apa penyebab Anda sesak nafas dengan periksa ke dokter.

Cara Mencegah Serangan Jantung Mendadak Usia Muda

olahraga jantung

olahraga jantung (sumber:ohayo.co.id)

Yang jauh lebih penting sekarang adalah bagaimana mencegah terjadinya serangan jantung mendadak. Pencegahan adalah memegang peranan yang vital bagi kesehatan Anda, termasuk kesehatan jantung Anda.

Biarpun sekarang Anda sehat, tetapi jika cara hidup Anda tidak memperhatikan kesehatan, termasuk kesehatan jantung, ya Anda bisa terkena sakit jantung. Bahkan, menderita serangan jantung mendadak.

Berikut ini cara mencegah biar Anda terhindari dari sakit jantung ataupun serangan jantung mendadak. Umumnya mereka yang terkena serangan jantung mendadak juga sudah punya permasalahan jantung, tetapi terkadang penderita tidak menyadari bahwa dirinya menderita sakit jantung.

Apalagi, pihak keluarga. Tentu tidak mengetahui bahwa Anda punya sakit jantung. Jika Anda punya sakit jantung, sebaiknya keluarga tahu sehingga bisa ikut menjaga agar Anda selalu menyehatkan jantung Anda.

Misalnya, menyediakan makanan dan minuman yang menghindari sakit jantung meningkat. Atau, makanan minuman yang justru menurunkan sakit jantung Anda. Ya, ini yang namanya pola makan sehat. Yakni, Anda hanya mengonsumsi makanan yang menyehatkan jantung Anda dan menghindari makanan minuman yang membuat sakit jantung Anda meningkat.

Jadi, cara mencegah serangan jantung mendadak antara lain:

  1. Menjalankan cara atau pola hidup sehat seperti dijelaskan di atas.
  2. Cek jantung di laboratorium kesehatan secara periodik/teratur.
  3. Rajin melakukan olahraga. Pilih olahraga yang mudah, ringan dilakukan dan Anda menyukainya. Tetapi, jangan olahraga berat, termasuk pertandingan olahraga.
  4. Tidak merokok dan tidak minum alkohol.
  5. Menghindari stres, emosi dan selalu berpikir serta bersikap tenang.
  6. Rajin beribadah dan berdoa kepada Tuhan supaya diberi kesehatan, dijauhkan dari serangan jantung mendadak.
  7. Minum obat sakit jantung. Bisa obat jantung resep dokter, obat herbal jantung, obat jantung alami atau obat tradisional jantung.

Demikian artikel mengenai Serangan Jantung Mendadak pada Anak Muda dan Cara Mencegahnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *